Lewati ke konten
Antiinflamasi (NSAID)Resep dokter

Kalium Diklofenak

Termasuk **OAINS (obat antiinflamasi nonsteroid)** yang **bekerja cepat** untuk meredakan **nyeri dan peradangan**. Bentuk **kalium** diserap lebih cepat, sehingga cocok untuk nyeri akut seperti **sakit gigi, nyeri haid, dan nyeri otot-sendi**.

Nama generik
Diclofenac potassium (Kalium diklofenak)
Nama dagang
Cataflam, Kaflam, Flamar
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Meredakan nyeri akut: sakit gigi dan nyeri setelah cabut gigi
  • Meredakan nyeri haid (dismenore)
  • Meredakan nyeri otot dan sendi serta nyeri pascacedera ringan
  • Mengurangi peradangan pada keseleo dan terkilir

Dosis

Dewasa
Umumnya 50 mg, 2-3 kali sehari, sebaiknya sesudah makan. Gunakan dosis terendah dengan jangka sependek mungkin. Dosis pasti mengikuti anjuran dokter/apoteker.
Anak
Tidak dianjurkan tanpa anjuran dokter; bila perlu, dosis disesuaikan dengan berat badan.
Lansia
Mulai dari dosis lebih rendah dan pantau ketat, karena lansia lebih rentan terhadap efek samping lambung, jantung, dan ginjal.

Efek Samping

  • Gangguan lambung: nyeri ulu hati, mual, kembung
  • Pada sebagian orang dapat memicu tukak (luka) lambung hingga perdarahan saluran cerna
  • Pemakaian dosis tinggi atau jangka panjang dapat menambah risiko pada jantung, menaikkan tekanan darah, dan membebani ginjal
  • Pusing atau ruam kulit pada sebagian orang

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi diklofenak atau OAINS lain (termasuk reaksi asma/biduran setelah minum obat sejenis)
  • Tukak lambung aktif atau riwayat perdarahan saluran cerna
  • Gangguan ginjal, hati, atau jantung berat, termasuk gagal jantung dan riwayat serangan jantung/stroke
  • Kehamilan trimester ketiga (semua OAINS dapat membahayakan janin)

Interaksi dengan Obat Lain

  • Bersama OAINS lain, kortikosteroid, atau pengencer darah meningkatkan risiko perdarahan lambung
  • Dapat mengurangi efek obat darah tinggi tertentu dan menambah beban ginjal bila digabung diuretik

Peringatan Penting

  • Hati-hati pada riwayat maag/tukak, gangguan ginjal, jantung, hipertensi, asma, dan pada lansia.
  • Sebaiknya diminum sesudah makan untuk membantu melindungi lambung.
  • Gunakan dosis terendah dengan jangka sependek mungkin.
  • Hindari pada kehamilan trimester ketiga karena dapat menyebabkan penutupan dini pembuluh darah janin (duktus arteriosus) dan gangguan ginjal janin. Bila sedang hamil atau menyusui, konsultasikan dulu dengan dokter.
  • PENTING: untuk sakit gigi, obat ini hanya meredakan sementara — penyebabnya tetap perlu diperiksakan ke dokter gigi.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Estimasi Harga

Bervariasi antarmerek; tanyakan apotek.

Pertanyaan Umum

Kalium diklofenak untuk apa?

Untuk meredakan nyeri akut dan peradangan, misalnya sakit gigi, nyeri setelah cabut gigi, nyeri haid, serta nyeri otot dan sendi. Bentuk kalium diserap lebih cepat sehingga cocok untuk nyeri yang datang mendadak.

Kenapa harus diminum sesudah makan?

Karena obat ini dapat mengiritasi lambung. Diminum sesudah makan membantu mengurangi risiko nyeri ulu hati, tukak, dan perdarahan lambung. Tetap gunakan dosis terendah selama waktu sesingkat mungkin.

Apakah obat ini menyembuhkan sakit gigi?

Tidak. Obat ini hanya meredakan rasa nyeri sementara, bukan menghilangkan penyebabnya seperti lubang gigi atau infeksi. Penyebabnya tetap perlu diperiksakan dan ditangani oleh dokter gigi.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. BPOM RI - Cek Produk Obat
  2. 2. Kemenkes RI
  3. 3. PDGI - Persatuan Dokter Gigi Indonesia

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.