Lewati ke konten
Stimulan SSP (ADHD)Resep dokter

Piracetam

**Piracetam** adalah obat golongan **nootropik** (agen serebral, derivat siklik **GABA**) dengan zat aktif **piracetam** murni. Obat keras ini digunakan sebagai **terapi tambahan pada mioklonus kortikal** dan juga dilaporkan membantu gangguan fungsi kognitif, vertigo, serta disleksia.

Nama generik
Piracetam
Nama dagang
Piracetam
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 3 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Terapi tambahan (adjuvan) pada mioklonus kortikal, umumnya dikombinasikan dengan obat lain
  • Membantu perbaikan gangguan atau kemunduran fungsi kognitif
  • Vertigo
  • Disleksia sebagai terapi penunjang
  • Kondisi setelah cedera kepala

Dosis

Dewasa
Piracetam tersedia dalam sediaan kapsul, kaplet/tablet, sirup, dan injeksi (ampul). Untuk mioklonus kortikal, dosis awal yang umum dilaporkan adalah 7,2 g per hari yang dibagi dalam beberapa kali pemberian, lalu disesuaikan bertahap oleh dokter. Selalu ikuti dosis dan aturan pakai yang tertera pada resep dokter atau kemasan.
Anak
Keamanan dan dosis pada anak harus ditentukan oleh dokter. Jangan memberikan Piracetam kepada anak tanpa anjuran dokter.
Lansia
Pada lansia, terutama yang memiliki gangguan fungsi ginjal, dosis kemungkinan perlu diturunkan. Penyesuaian dosis dilakukan oleh dokter.

Efek Samping

  • Gelisah atau gugup (agitasi)
  • Mudah tersinggung (iritabilitas)
  • Sulit tidur (insomnia)
  • Rasa mengantuk (somnolen)
  • Sakit kepala
  • Gangguan pencernaan atau diare
  • Peningkatan berat badan
  • Perasaan depresi pada sebagian pasien

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hipersensitif atau alergi terhadap piracetam maupun turunan pirolidon
  • Gangguan fungsi ginjal berat (gagal ginjal stadium akhir)
  • Perdarahan otak (hemoragik serebral)
  • Penyakit Huntington

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat pengencer darah/antikoagulan (mis. warfarin) dan antiplatelet dapat meningkatkan risiko perdarahan
  • Hormon tiroid dilaporkan dapat memicu kebingungan atau gangguan tidur bila digunakan bersamaan
  • Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi

Peringatan Penting

  • Termasuk obat keras (logo lingkaran merah) sehingga hanya boleh digunakan dengan resep dokter dan tidak boleh untuk pengobatan sendiri (swamedikasi)
  • Pastikan produk memiliki nomor izin edar BPOM yang sah; cek di cekbpom.pom.go.id
  • Beri tahu dokter bila memiliki riwayat alergi obat, gangguan fungsi ginjal, gangguan perdarahan/hemostasis, atau sedang mengonsumsi obat lain sebelum menggunakan Piracetam
  • Diperlukan penyesuaian dosis pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal
  • Jangan menghentikan pemakaian secara mendadak tanpa konsultasi dokter karena berisiko memicu kembali mioklonus atau kejang
  • Hati-hati pada pasien dengan gangguan hemostasis, riwayat perdarahan, atau yang akan menjalani operasi
  • Segera cari pertolongan medis bila muncul tanda reaksi alergi berat (ruam, gatal, bengkak pada wajah/bibir/lidah, atau sesak napas), perdarahan yang tidak biasa, atau gangguan suasana hati/perilaku yang berat
  • Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter bila sedang hamil atau menyusui

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Piracetam obat apa?

Piracetam adalah obat golongan nootropik (agen serebral, derivat GABA) dengan zat aktif piracetam yang bekerja pada fungsi otak. Obat ini disetujui BPOM sebagai terapi tambahan pada mioklonus kortikal dan juga dilaporkan digunakan untuk membantu gangguan fungsi kognitif, vertigo, serta disleksia. Piracetam termasuk obat keras sehingga membutuhkan resep dokter.

Apakah Piracetam bisa dibeli bebas tanpa resep?

Tidak. Piracetam termasuk obat keras (ditandai logo lingkaran merah) sehingga hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Pastikan pula produk terdaftar resmi di BPOM melalui cekbpom.pom.go.id sebelum menggunakannya.

Apa efek samping yang mungkin timbul dari Piracetam?

Efek samping yang dapat muncul antara lain gelisah, mudah tersinggung, sulit tidur, mengantuk, sakit kepala, gangguan pencernaan, dan peningkatan berat badan. Bila timbul reaksi alergi atau efek samping yang berat, segera hentikan penggunaan dan hubungi dokter.

Referensi Medis

  1. 1. Halodoc - Piracetam 800 mg (golongan Obat Keras, komposisi & indikasi)
  2. 2. PIO Nas / Badan POM - Piracetam
  3. 3. Cek BPOM - verifikasi nomor izin edar obat

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.