Apisate
Apisate adalah obat resep berisi **diethylpropion HCl (amfepramone HCl) 75 mg** dalam bentuk **tablet lepas lambat** yang bekerja sebagai **penekan nafsu makan (anorektik)** untuk terapi **jangka pendek obesitas** pada orang dewasa. Diethylpropion adalah amina simpatomimetik yang merangsang pelepasan **norepinefrin** di pusat lapar hipotalamus sehingga rasa lapar berkurang. Obat ini bukan pelangsing instan dan hanya menjadi penunjang **diet rendah kalori, olahraga, serta perubahan gaya hidup**. Di Indonesia Apisate tergolong **psikotropika Golongan IV** sehingga hanya boleh diperoleh dengan **resep dokter asli** di apotek resmi, tidak boleh dibeli bebas atau lewat marketplace online. Produk ini diproduksi oleh **PT Sunthi Sepuri** (Tangerang). Sebelum menebus, pastikan nomor izin edarnya masih terdaftar lewat **cekbpom.pom.go.id**.
- Nama generik
- Diethylpropion HCl (amfepramone HCl) 75 mg
- Nama dagang
- Apisate
Indikasi (Untuk apa)
- Terapi jangka pendek (umumnya hanya beberapa minggu) obesitas eksogen pada orang dewasa, biasanya dengan IMT 30 kg/m2 atau lebih, sebagai penunjang program diet rendah kalori dan olahraga
- Membantu menekan nafsu makan pada pasien obesitas yang belum berhasil menurunkan berat badan dengan upaya non-farmakologis saja
- Hanya digunakan atas penilaian dan resep dokter; bukan untuk menurunkan berat badan dengan alasan penampilan atau pada orang dengan berat badan normal
Dosis
Efek Samping
- Sulit tidur (insomnia), terutama bila diminum terlalu sore atau malam
- Jantung berdebar (palpitasi) dan denyut nadi lebih cepat
- Peningkatan tekanan darah
- Gelisah, cemas, mudah tersinggung, atau perasaan terlalu bersemangat
- Mulut kering, rasa haus, dan perubahan rasa di mulut
- Sakit kepala dan pusing
- Mual, nyeri lambung, sembelit atau diare
- Tremor (tangan gemetar) dan berkeringat berlebih
- Perubahan suasana hati, gelisah berlebihan, hingga gejala psikiatri seperti halusinasi atau depresi pada pemakaian tidak wajar
- Toleransi dan ketergantungan bila digunakan lama atau melebihi dosis; setelah dihentikan mendadak dapat muncul kelelahan hebat dan suasana hati menurun
- Efek serius yang jarang namun berbahaya: nyeri dada, sesak napas saat aktivitas, atau bengkak pada tungkai yang dapat mengarah ke gangguan jantung atau hipertensi pulmonal — segera hentikan dan cari pertolongan medis
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat alergi atau hipersensitif terhadap diethylpropion/amfepramone atau amina simpatomimetik lain
- Penyakit jantung dan pembuluh darah: penyakit jantung koroner, aritmia, gagal jantung, riwayat serangan jantung atau stroke
- Hipertensi sedang sampai berat dan hipertensi pulmonal
- Hipertiroidisme (tiroid terlalu aktif)
- Glaukoma
- Gangguan psikiatri berat, agitasi, atau riwayat penyalahgunaan obat, alkohol, dan zat lain
- Penggunaan bersama atau dalam 14 hari setelah obat golongan MAOI karena risiko krisis hipertensi
- Penggunaan bersama obat penekan nafsu makan lain atau stimulan sejenis
- Kehamilan dan menyusui
- Anak-anak dan remaja
Interaksi dengan Obat Lain
- MAOI (mis. moclobemide, selegiline, linezolid): kombinasi dilarang, termasuk dalam 14 hari setelah MAOI dihentikan, karena risiko lonjakan tekanan darah berbahaya
- Obat antidepresan (SSRI, trisiklik) dan obat serotonergik lain: dapat memperbesar risiko efek samping pada jantung dan sistem saraf pusat
- Obat antihipertensi seperti guanetidin dan metildopa: efek penurun tekanan darahnya dapat berkurang
- Obat simpatomimetik/dekongestan (pseudoefedrin, fenilefrin) dan stimulan lain termasuk kafein dosis tinggi: menambah efek jantung berdebar, gelisah, dan naiknya tekanan darah
- Insulin dan obat antidiabetes: kebutuhan dosis dapat berubah karena asupan makan dan berat badan menurun, sehingga gula darah perlu dipantau
- Obat antipsikotik dapat melawan efek penekan nafsu makan
- Alkohol: memperberat pusing, gangguan tidur, dan efek pada susunan saraf pusat
- Beri tahu dokter dan apoteker seluruh obat, suplemen, dan jamu yang sedang dipakai sebelum menggunakan Apisate
Peringatan Penting
- Apisate termasuk psikotropika Golongan IV di Indonesia (penggolongan psikotropika Permenkes, terakhir Permenkes No. 31 Tahun 2023). Artinya hanya boleh ditebus dengan resep dokter asli di apotek resmi, penyerahannya wajib dicatat dan dilaporkan apotek melalui SIPNAP, serta tidak boleh dijual bebas, dititipkan ke orang lain, atau dibeli lewat marketplace/media sosial. Membeli tanpa resep berisiko hukum dan berisiko mendapat produk palsu.
- Obat ini berpotensi menimbulkan ketergantungan dan penyalahgunaan, sehingga tidak boleh dipakai untuk pengobatan sendiri (swamedikasi). Jangan menambah dosis sendiri, memperpanjang pemakaian tanpa kontrol, atau memberikan obat ini kepada orang lain meski keluhannya terlihat sama.
- Penggunaan hanya untuk jangka pendek sebagai pendamping diet dan olahraga. Apisate bukan solusi permanen; berat badan mudah naik kembali bila pola makan dan aktivitas tidak diperbaiki.
- Jangan menghentikan obat secara mendadak setelah pemakaian beberapa waktu tanpa konsultasi, karena dapat muncul kelelahan berat dan suasana hati menurun. Tanyakan cara menghentikan yang aman kepada dokter.
- Diethylpropion/amfepramone telah ditarik atau dibatasi peredarannya di sejumlah negara karena kekhawatiran risiko kardiovaskular, hipertensi pulmonal, dan ketergantungan; otoritas obat Eropa bahkan merekomendasikan penarikan izin edar amfepramone dari pasar Uni Eropa. Diskusikan untung-ruginya dengan dokter sebelum memakai.
- Sampaikan lebih dulu kepada dokter dan apoteker bila Anda memiliki riwayat alergi obat, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, gangguan tiroid, glaukoma, epilepsi, gangguan jiwa, atau riwayat penyalahgunaan obat dan alkohol. Hentikan obat dan cari pertolongan medis segera bila muncul tanda alergi berat seperti ruam meluas, gatal hebat, bengkak pada wajah, bibir, atau lidah, serta sesak napas.
- Periksa tekanan darah dan denyut nadi secara berkala selama terapi. Segera hentikan dan hubungi dokter atau IGD bila muncul nyeri dada, sesak napas, bengkak tungkai, jantung berdebar hebat, pingsan, kejang, atau perubahan perilaku yang mencolok.
- Karena dapat menyebabkan pusing dan gelisah, berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin sampai Anda tahu efeknya pada tubuh Anda.
- Sebagian artikel kesehatan menyebut formula Apisate diperkaya vitamin B kompleks, namun komposisi yang dicantumkan produsen dan dokumen izin edar hanya menyebut diethylpropion HCl 75 mg. Bila vitamin tersebut memang ada pada produk yang beredar, sifatnya hanya tambahan, bukan zat aktif penurun berat badan. Selalu baca komposisi pada kemasan asli.
- Selalu verifikasi nomor izin edar dan status peredaran terbaru di cekbpom.pom.go.id sebelum membeli atau menebus, karena masa berlaku izin edar dapat berubah sewaktu-waktu.
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Apisate obat apa?
Apisate adalah obat resep berisi diethylpropion HCl (amfepramone HCl) 75 mg dalam bentuk tablet lepas lambat yang berfungsi sebagai penekan nafsu makan. Obat ini dipakai untuk terapi jangka pendek obesitas pada orang dewasa, umumnya dengan IMT 30 kg/m2 atau lebih, sebagai penunjang diet rendah kalori dan olahraga — bukan sebagai pengganti keduanya. Diethylpropion bekerja dengan merangsang pelepasan norepinefrin di pusat lapar otak sehingga rasa lapar menurun. Apisate diproduksi PT Sunthi Sepuri dan termasuk psikotropika Golongan IV, sehingga wajib dengan resep dokter. Cek keaslian dan status izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.
Apakah Apisate bisa dibeli bebas tanpa resep dokter?
Tidak. Apisate adalah obat keras sekaligus psikotropika Golongan IV, sehingga hanya boleh diserahkan apotek resmi dengan resep dokter asli, dan penyerahannya wajib dicatat serta dilaporkan lewat SIPNAP. Apisate tidak boleh dijual bebas, tidak boleh dibeli di marketplace, media sosial, atau toko online, dan tidak boleh dipakai berdasarkan resep orang lain. Penawaran Apisate tanpa resep patut dicurigai sebagai produk ilegal atau palsu. Bila Anda ingin menurunkan berat badan, konsultasikan dulu ke dokter; ia akan menilai IMT, tekanan darah, kondisi jantung, riwayat alergi, dan riwayat kesehatan Anda sebelum memutuskan apakah obat semacam ini layak dipakai.
Apakah Apisate aman dipakai lama untuk melangsingkan badan?
Tidak. Apisate hanya ditujukan untuk pemakaian jangka pendek, umumnya beberapa minggu, dan hanya pada kasus obesitas yang dinilai dokter — bukan untuk melangsingkan badan atas alasan penampilan. Pemakaian lama meningkatkan risiko toleransi, ketergantungan, penyalahgunaan, serta efek pada jantung dan pembuluh darah seperti naiknya tekanan darah dan hipertensi pulmonal. Karena alasan risiko ini, diethylpropion/amfepramone sudah ditarik atau dibatasi di sejumlah negara. Obat ini juga tidak boleh dipakai pada penyakit jantung, hipertensi berat, hipertiroid, glaukoma, gangguan psikiatri, riwayat penyalahgunaan zat, serta saat hamil dan menyusui. Kunci penurunan berat badan yang bertahan tetap pada pola makan, aktivitas fisik, dan tidur yang teratur.
Obat Terkait (Stimulan SSP (ADHD))
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Kondisi yang Umumnya Ditangani
Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Stimulan SSP (ADHD) — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.