Lewati ke konten
Asam Empedu (Batu Empedu)Resep dokter

Asam Ursodeoksikolat

**Asam Ursodeoksikolat** adalah obat keras berisi zat aktif **asam ursodeoksikolat** (ursodeoxycholic acid/UDCA, dikenal juga sebagai ursodiol) yang digunakan untuk **melarutkan batu empedu kolesterol** berukuran kecil dan untuk terapi penyakit hati kolestatik seperti **sirosis bilier primer**. Obat ini termasuk golongan **asam empedu (bile acid)** yang bekerja menurunkan sekresi kolesterol ke dalam empedu, melarutkan kolesterol empedu, serta menggantikan asam empedu toksik sehingga melindungi sel hati dan saluran empedu. Nama ini bukan merek dagang, melainkan **nama generik** yang diproduksi banyak pabrik dan beredar sebagai generik berlogo maupun dengan merek dagang, salah satunya Ursolic yang terdaftar pada database PIONAS BPOM. Karena berlogo lingkaran merah huruf K, obat ini **hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter**.

Nama generik
Asam ursodeoksikolat (ursodeoxycholic acid / UDCA, sinonim: ursodiol)
Nama dagang
Asam Ursodeoksikolat, Ursolic
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 9 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Melarutkan batu empedu kolesterol yang radiolusen (tidak terkalsifikasi) berukuran kecil, umumnya berdiameter tidak lebih dari 20 mm, pada pasien dengan kandung empedu yang masih berfungsi dan yang tidak bersedia atau tidak dapat menjalani operasi
  • Terapi sirosis bilier primer (primary biliary cholangitis) untuk memperbaiki penanda fungsi hati dan kolestasis
  • Penatalaksanaan kolestasis intrahepatik pada kehamilan atas indikasi dan pengawasan dokter spesialis
  • Terapi tambahan pada penyakit hati kolestatik lainnya sesuai penilaian dokter
  • Pencegahan pembentukan batu empedu pada pasien obesitas yang mengalami penurunan berat badan sangat cepat

Dosis

Dewasa
Dosis, kekuatan sediaan, dan lama terapi ditentukan oleh dokter berdasarkan berat badan, indikasi, dan hasil pemeriksaan; ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter. Di Indonesia sediaan yang beredar antara lain kapsul 250 mg serta tablet 250 mg, 300 mg, dan 500 mg. Untuk pelarutan batu empedu, terapi umumnya berlangsung lama, berbulan-bulan hingga sekitar dua tahun, dan tidak boleh dihentikan sendiri tanpa persetujuan dokter. Telan dengan segelas air, umumnya bersama atau sesudah makan sesuai anjuran dokter.
Anak
Penggunaan pada anak hanya atas resep dan pengawasan dokter spesialis anak; dosis dihitung individual berdasarkan berat badan. Jangan memberikan sisa obat orang dewasa kepada anak.
Lansia
Umumnya tidak memerlukan penyesuaian dosis khusus, namun lansia sering memiliki penyakit penyerta dan konsumsi obat lain, sehingga evaluasi serta pemantauan fungsi hati oleh dokter tetap diperlukan.

Efek Samping

  • Diare atau feses lebih lunak — efek samping yang paling sering dilaporkan
  • Mual, muntah, atau rasa tidak nyaman di perut
  • Nyeri perut kanan atas
  • Perut kembung dan gangguan pencernaan ringan
  • Peningkatan enzim hati pada pemeriksaan laboratorium (perlu pemantauan)
  • Ruam kulit atau gatal (jarang); segera hubungi dokter bila muncul reaksi alergi
  • Pengapuran (kalsifikasi) batu empedu selama terapi sehingga batu tidak lagi dapat larut
  • Nyeri hebat mendadak di perut kanan atas, demam, atau kulit dan mata menguning — hentikan obat dan segera cari pertolongan medis

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hipersensitivitas terhadap asam ursodeoksikolat atau komponen lain dalam sediaan
  • Batu empedu terkalsifikasi (radiopak) atau batu pigmen, karena tidak dapat dilarutkan oleh obat ini
  • Kolesistitis akut (radang kandung empedu akut)
  • Obstruksi (sumbatan) saluran empedu, termasuk sumbatan duktus sistikus atau duktus biliaris komunis
  • Kolangitis (infeksi saluran empedu)
  • Kandung empedu yang tidak berfungsi atau tidak tervisualisasi pada pemeriksaan pencitraan
  • Kolik bilier yang sering dan berat, atau kondisi lain yang menurut dokter memerlukan tindakan bedah

Interaksi dengan Obat Lain

  • Kolestiramin, kolestipol, dan sekuestran asam empedu lain — mengikat asam ursodeoksikolat di usus dan menurunkan penyerapannya; beri jarak waktu minum sesuai anjuran dokter atau apoteker
  • Antasida yang mengandung aluminium — dapat mengurangi penyerapan obat ini
  • Estrogen, kontrasepsi hormonal, dan klofibrat — dapat meningkatkan pembentukan batu empedu kolesterol sehingga melawan efek terapi
  • Siklosporin — kadarnya dalam darah dapat berubah; dokter mungkin perlu memantau kadar obat
  • Siprofloksasin dan beberapa obat lain — penyerapannya dapat dipengaruhi; informasikan semua obat, herbal, dan suplemen yang sedang Anda gunakan kepada dokter atau apoteker

Peringatan Penting

  • Termasuk obat keras (logo lingkaran merah huruf K) sehingga wajib dengan resep dokter; jangan melakukan pengobatan sendiri atau membeli obat ini tanpa pemeriksaan medis
  • Obat ini hanya efektif untuk batu empedu jenis kolesterol yang radiolusen dan memerlukan kandung empedu yang masih berfungsi — jenis batu harus dipastikan dokter lewat pemeriksaan pencitraan sebelum terapi dimulai
  • Terapi berlangsung lama dan batu dapat kambuh setelah obat dihentikan, sehingga dokter biasanya menjadwalkan pemantauan berkala
  • Diperlukan pemantauan fungsi hati secara berkala selama pengobatan sesuai jadwal yang ditentukan dokter
  • Beri tahu dokter atau apoteker riwayat alergi obat Anda serta seluruh obat, herbal, dan suplemen yang sedang digunakan sebelum memulai terapi
  • Segera hubungi dokter bila timbul nyeri perut hebat, demam menggigil, muntah terus-menerus, atau kulit dan mata menguning — ini dapat menandakan komplikasi saluran empedu
  • Beri tahu dokter bila Anda sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui; penggunaan pada kehamilan hanya boleh atas pertimbangan dokter
  • Selalu cek keaslian dan status izin edar produk di cekbpom.pom.go.id sebelum menggunakan, dan hindari membeli obat keras dari penjual tanpa izin
  • Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, maupun resep dari dokter

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Asam Ursodeoksikolat obat apa?

Asam Ursodeoksikolat adalah obat keras dengan zat aktif asam ursodeoksikolat (ursodeoxycholic acid/UDCA atau ursodiol) yang dipakai untuk melarutkan batu empedu kolesterol kecil yang radiolusen pada pasien dengan kandung empedu masih berfungsi, serta untuk terapi sirosis bilier primer dan kondisi hati kolestatik lain. Obat ini bekerja dengan menurunkan sekresi kolesterol ke dalam empedu dan menggantikan asam empedu yang toksik sehingga melindungi sel hati. Namanya adalah nama generik, bukan merek tunggal, dan beredar pula dengan merek dagang, salah satunya Ursolic yang terdaftar pada database PIONAS BPOM. Karena obat keras, penggunaannya wajib dengan resep dokter dan bukan untuk pengobatan sendiri.

Apakah Asam Ursodeoksikolat bisa dibeli bebas di apotek tanpa resep?

Tidak. Asam Ursodeoksikolat termasuk golongan obat keras yang ditandai logo lingkaran merah dengan huruf K, dan hal ini juga tercermin pada nomor izin edar BPOM produk generiknya yang berawalan GKL (huruf K berarti obat keras). Artinya obat ini hanya boleh diserahkan apotek dengan resep dokter. Dokter perlu memastikan lebih dulu jenis batu empedu Anda melalui pemeriksaan pencitraan, karena obat ini tidak bekerja pada batu terkalsifikasi maupun batu pigmen. Sebelum menebus, pastikan produk terdaftar dengan mengecek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.

Berapa lama Asam Ursodeoksikolat perlu diminum sampai batu empedu larut?

Terapi pelarutan batu empedu dengan obat ini berlangsung lama, umumnya berbulan-bulan hingga sekitar dua tahun, dan keberhasilannya dipantau dokter lewat pemeriksaan pencitraan berkala. Perlu dipahami bahwa batu dapat terbentuk kembali setelah obat dihentikan, sehingga dokter mungkin menyarankan pemantauan lanjutan. Jangan menghentikan, menambah, atau mengurangi dosis sendiri, dan ikuti jadwal kontrol termasuk pemeriksaan fungsi hati yang diminta dokter. Bila muncul nyeri perut hebat, demam, atau kulit dan mata menguning, segera cari pertolongan medis.

Obat Terkait (Asam Empedu (Batu Empedu))

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Kondisi yang Umumnya Ditangani

Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Asam Empedu (Batu Empedu) — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. Alomedika - Asam Ursodeoksikolat: indikasi, dosis, interaksi, dan efek samping
  2. 2. PIONAS BPOM - Monografi Asam Ursodeoksikolat
  3. 3. Cek Produk BPOM - verifikasi nomor izin edar obat

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.