Lewati ke konten
Penyakit Umum

Campak (Measles)

Juga dikenal sebagai: campak, measles, tampek, morbili

Infeksi virus yang sangat menular dengan demam tinggi dan ruam merah khas. Bisa berkomplikasi serius, tetapi dapat dicegah dengan imunisasi.

Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026
Anak dengan demam dan ruam campak

Ringkasan

Campak adalah infeksi virus campak yang sangat menular lewat percikan napas (batuk dan bersin). Penyakit ini diawali demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah (konjungtivitis), kemudian diikuti ruam merah yang mulai dari wajah dan belakang telinga lalu menyebar ke seluruh badan. Pada sebagian penderita muncul bintik Koplik (bercak putih kecil) di dinding dalam mulut. Tidak ada obat antivirus khusus untuk campak; perawatan bersifat suportif. Penyakit ini penting diwaspadai karena bisa menimbulkan komplikasi berbahaya seperti pneumonia, diare berat, dan radang otak (ensefalitis), terutama pada balita dan anak dengan gizi buruk. Kabar baiknya, campak sangat dapat dicegah melalui imunisasi campak (MR/MMR).

Gejala

  • Demam tinggi yang muncul beberapa hari sebelum ruam
  • Batuk dan pilek
  • Mata merah (konjungtivitis) dan terasa silau
  • Bintik Koplik — bercak putih kecil di dinding dalam mulut (tanda khas)
  • Ruam merah yang mulai dari wajah dan belakang telinga, lalu menyebar ke badan
  • Anak tampak lemas dan rewel

Penyebab

  • Virus campak (measles virus)
  • Menular sangat mudah lewat percikan napas saat penderita batuk atau bersin
  • Virus dapat bertahan di udara dan permukaan untuk waktu singkat sehingga kontak dekat berisiko tinggi

Faktor Risiko

  • Belum mendapat imunisasi campak (MR/MMR) atau imunisasinya belum lengkap
  • Usia balita
  • Gizi buruk atau kekurangan vitamin A
  • Daya tahan tubuh lemah
  • Kontak erat dengan penderita campak

Kapan Harus ke Dokter?

  • Sesak napas atau napas cepat (kemungkinan pneumonia)
  • Kejang atau penurunan kesadaran (waspada ensefalitis)
  • Tanda dehidrasi akibat diare berat (mata cekung, lemas, kencing berkurang)
  • Anak sangat lemas, tidak mau minum, atau demam tidak turun
  • Terjadi pada balita — sebaiknya tetap diperiksakan untuk pemantauan

Pengobatan

  • Tidak ada obat antivirus khusus — perawatan bersifat suportif
  • Istirahat cukup dan banyak minum untuk mencegah dehidrasi
  • Parasetamol untuk menurunkan demam — hindari aspirin pada anak
  • Pemberian vitamin A pada anak dengan campak sesuai anjuran dokter/petugas kesehatan untuk menurunkan risiko komplikasi
  • Jaga asupan gizi dan obati keluhan penyerta (mis. diare) sesuai arahan tenaga medis

Pencegahan

  • Imunisasi campak (MR/MMR) sesuai jadwal — ini pencegahan utama dan paling efektif
  • Lengkapi imunisasi anak melalui program nasional (vaksin MR) di posyandu/puskesmas
  • Hindari kontak dengan penderita dan jaga kebersihan (etika batuk, cuci tangan)
  • Penuhi gizi dan kebutuhan vitamin A anak untuk memperkuat daya tahan

Estimasi Biaya

Perawatan suportif relatif murah (parasetamol dan cairan: Rp 20-80rb). Vaksin campak (MR) tersedia gratis lewat program pemerintah di posyandu/puskesmas; vaksin MMR di fasilitas swasta umumnya berbayar.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Pertanyaan Umum

Apakah campak ada obat khususnya?

Tidak ada obat antivirus khusus untuk campak. Pengobatannya bersifat suportif — istirahat, banyak minum, dan parasetamol untuk demam. Pemberian vitamin A dilakukan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Antibiotik hanya diberikan bila ada komplikasi infeksi bakteri seperti pneumonia.

Anak saya sudah imunisasi, apakah pasti tidak akan campak?

Imunisasi campak (MR/MMR) sangat efektif dan merupakan pencegahan terbaik, tetapi tidak ada vaksin yang 100% sempurna. Anak yang sudah divaksin lengkap punya risiko jauh lebih kecil, dan bila tetap terkena umumnya gejalanya lebih ringan. Melengkapi imunisasi sesuai jadwal tetap sangat dianjurkan.

Apa bedanya campak dengan cacar air?

Keduanya menimbulkan ruam, tetapi berbeda. Campak diawali demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah, lalu muncul ruam merah datar dari wajah menyebar ke badan. Cacar air ditandai lenting kecil berisi cairan yang gatal yang muncul bertahap. Bila ragu, periksakan ke dokter.

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes - Kementerian Kesehatan RI
  2. 2. IDAI - Ikatan Dokter Anak Indonesia
  3. 3. WHO - Measles

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.