Lewati ke konten
Penyakit Kritis

Trombosis Vena Dalam (DVT)

Juga dikenal sebagai: DVT, deep vein thrombosis, trombosis vena dalam, gumpalan darah di kaki

**Gumpalan darah di pembuluh vena dalam**, paling sering di tungkai. Bahaya bila gumpalan lepas ke paru (**emboli paru**) — keadaan gawat darurat.

Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026
Pemeriksaan tungkai yang bengkak
Sehatku.id

Ringkasan

Trombosis Vena Dalam (DVT) adalah kondisi terbentuknya gumpalan darah di pembuluh balik (vena) bagian dalam, paling sering di tungkai atau betis. Gejalanya biasanya muncul pada salah satu kaki berupa bengkak, nyeri, terasa hangat, dan kulit kemerahan atau kebiruan. Bahaya terbesarnya adalah gumpalan dapat terlepas dan menyumbat pembuluh di paru-paru (emboli paru) — sebuah keadaan gawat darurat yang mengancam nyawa. Karena itu, kecurigaan DVT perlu segera diperiksakan ke dokter, dan kaki yang dicurigai DVT JANGAN dipijat.

Gejala

  • Bengkak pada SATU kaki (betis atau tungkai), bukan kedua kaki bersamaan
  • Nyeri atau pegal, terutama saat berdiri atau berjalan
  • Kulit terasa hangat pada area yang bengkak
  • Kulit kemerahan atau kebiruan di area yang terdampak
  • WASPADA EMBOLI PARU (GAWAT DARURAT): sesak napas mendadak, nyeri dada yang memberat saat menarik napas, batuk berdarah, atau jantung berdebar

Penyebab

  • Terbentuknya gumpalan darah (bekuan) di dalam vena dalam tungkai atau betis
  • Aliran darah vena yang melambat akibat kurang bergerak dalam waktu lama
  • Cedera pada dinding pembuluh darah, misalnya setelah operasi besar atau patah tulang
  • Gangguan pembekuan darah yang membuat darah lebih mudah menggumpal

Faktor Risiko

  • Kurang bergerak dalam waktu lama: rawat baring, atau perjalanan jauh duduk berjam-jam
  • Operasi besar atau patah tulang
  • Kehamilan dan masa nifas
  • Penggunaan pil KB atau terapi hormon
  • Kanker dan pengobatannya
  • Obesitas
  • Gangguan pembekuan darah (bawaan maupun didapat)
  • Usia lebih lanjut dan riwayat DVT sebelumnya

Kapan Harus ke Dokter?

  • SEGERA ke IGD atau hubungi 119 bila muncul sesak napas mendadak, nyeri dada yang memberat saat menarik napas, batuk berdarah, atau jantung berdebar — ini bisa berarti emboli paru
  • Kaki bengkak pada satu sisi disertai nyeri, terasa hangat, atau kulit kemerahan/kebiruan
  • Bengkak dan nyeri kaki yang muncul setelah operasi, rawat baring, atau perjalanan jauh
  • JANGAN memijat kaki yang dicurigai DVT, karena berisiko melepaskan gumpalan ke aliran darah

Pengobatan

  • Diagnosis ditegakkan dokter melalui USG Doppler pembuluh darah dan tes darah D-dimer
  • Penanganan utama adalah obat antikoagulan (pengencer darah) yang diresepkan dan dipantau dokter
  • Dosis dan jenis antikoagulan ditentukan dokter — jangan memulai, menghentikan, atau mengubah sendiri obat pengencer darah
  • Pada kasus tertentu dokter dapat mempertimbangkan tindakan khusus untuk melarutkan atau menyingkirkan gumpalan
  • Penggunaan stoking kompresi dan menjaga tetap bergerak sesuai anjuran dokter

Pencegahan

  • Banyak bergerak dan hindari duduk atau berbaring terlalu lama tanpa jeda
  • Lakukan peregangan dan gerakkan kaki secara berkala saat perjalanan jauh
  • Cukup minum untuk menjaga hidrasi
  • Pada kondisi berisiko tinggi (pascaoperasi, rawat baring), ikuti pencegahan yang dianjurkan dokter
  • Kelola berat badan dan diskusikan risiko dengan dokter bila menggunakan pil KB/hormon atau memiliki riwayat gumpalan

Estimasi Biaya

Biaya bervariasi tergantung kebutuhan USG Doppler, tes darah, jenis dan lama terapi antikoagulan, serta perawatan bila terjadi komplikasi. Sebaiknya konfirmasi dengan fasilitas kesehatan dan penjamin Anda.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Pertanyaan Umum

Apa tanda DVT yang harus diwaspadai?

Biasanya bengkak pada satu kaki disertai nyeri (terutama saat berdiri/berjalan), terasa hangat, serta kulit kemerahan atau kebiruan. Bila muncul sesak napas mendadak, nyeri dada saat menarik napas, batuk berdarah, atau jantung berdebar, SEGERA ke IGD atau hubungi 119 karena bisa menandakan emboli paru.

Bolehkah kaki yang dicurigai DVT dipijat?

Tidak. Jangan memijat kaki yang dicurigai DVT karena berisiko melepaskan gumpalan ke aliran darah dan menyumbat pembuluh di paru. Segera periksakan ke dokter.

Bagaimana DVT didiagnosis dan diobati?

Dokter biasanya menggunakan USG Doppler dan tes darah D-dimer. Penanganan utamanya adalah obat antikoagulan (pengencer darah). Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat pengencer darah sendiri — ikuti petunjuk dokter.

Bagaimana mencegah DVT saat perjalanan jauh?

Banyak bergerak, lakukan peregangan dan gerakkan kaki secara berkala, serta cukup minum. Bila Anda memiliki faktor risiko tinggi, diskusikan langkah pencegahan tambahan dengan dokter.

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes RI
  2. 2. P2PTM Kemenkes
  3. 3. WHO

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.