Lewati ke konten
Penyakit Umum

Deviasi Septum (Sekat Hidung Bengkok)

Juga dikenal sebagai: deviasi septum, septum deviasi, sekat hidung bengkok, hidung bengkok dalam

Kondisi ketika **sekat pemisah rongga hidung kiri dan kanan tidak lurus**. **Sangat umum dan sebagian besar tidak bergejala** — tidak semua perlu dioperasi.

Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 21 Juni 2026
Ilustrasi anatomi hidung dan sekat hidung
Sehatku.id

Ringkasan

Deviasi septum adalah kondisi ketika sekat (septum) yang membagi rongga hidung kiri dan kanan tidak lurus atau bengkok, sehingga salah satu sisi hidung menjadi lebih sempit dibanding sisi lainnya. Penting dipahami sejak awal: kondisi ini sangat umum — sebagian besar orang memiliki sedikit kebengkokan septum, tidak merasakan gejala apa pun, dan sama sekali tidak perlu diobati. Deviasi septum baru dianggap masalah bila kebengkokannya cukup berat sampai benar-benar mengganggu, misalnya hidung terasa tersumbat terus-menerus di satu sisi, tidur jadi terganggu, mimisan berulang, atau sinusitis yang kambuh berkali-kali. Penyebabnya bisa bawaan (bentuk sejak lahir atau muncul seiring proses pertumbuhan) atau cedera/trauma pada hidung. Penanganannya bertahap: obat dulu untuk meredakan gejala, dan operasi septoplasti hanya bila keluhan tetap mengganggu — jadi tidak semua deviasi septum perlu dioperasi.

Gejala

  • Hidung tersumbat terutama di SATU sisi — sisi yang tersumbat kadang bisa berpindah kiri-kanan
  • Mimisan berulang, karena selaput di sisi yang menyempit lebih kering dan mudah teriritasi
  • Sinusitis berulang atau pilek yang kambuh-kambuhan dan sulit sembuh
  • Mendengkur (ngorok) dan gangguan tidur, tidur terasa tidak nyenyak
  • Napas lewat mulut saat tidur, bangun dengan mulut dan tenggorokan kering
  • Sakit kepala atau rasa tertekan di wajah sekitar dahi dan pipi
  • Penciuman biasanya TIDAK hilang pada deviasi septum — bila penciuman menurun atau hilang disertai sumbatan yang menetap, curigai polip hidung atau sinusitis kronis dan periksakan ke dokter THT
  • Banyak orang dengan deviasi septum ringan tidak merasakan gejala sama sekali — dan itu normal, tidak perlu diobati

Penyebab

  • Bawaan — bentuk septum sudah tidak lurus sejak lahir atau menjadi bengkok mengikuti proses pertumbuhan tulang rawan dan tulang wajah
  • Cedera atau trauma pada hidung — terbentur, jatuh, kecelakaan, atau cedera saat berolahraga
  • Bukan disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari seperti tidur miring atau sering memegang hidung

Faktor Risiko

  • Riwayat benturan atau patah tulang hidung, termasuk cedera lama yang sudah lupa kapan terjadinya
  • Olahraga kontak (sepak bola, bela diri, tinju) yang berisiko hidung terbentur
  • Faktor pertumbuhan wajah — kebengkokan bisa makin terlihat saat remaja hingga dewasa muda
  • Alergi hidung atau rinitis yang menyertai — bukan penyebab, tetapi membuat sumbatan terasa jauh lebih berat

Kapan Harus ke Dokter?

  • Periksa ke dokter/dokter THT bila sumbatan hidung mengganggu tidur atau aktivitas harian, mimisan berulang, atau sinusitis berulang
  • GAWAT DARURAT THT — TULI MENDADAK: bila tiba-tiba tidak mendengar pada satu atau dua telinga, jangan ditunda. Ini kedaruratan THT dan harus ditangani sesegera mungkin, idealnya dalam 72 jam pertama
  • Vertigo atau pusing berputar disertai gejala saraf (bicara pelo, lemah separuh badan, penglihatan ganda, sakit kepala hebat) → curiga STROKE → segera ke IGD atau hubungi 119
  • Sumbatan hidung HANYA di satu sisi yang menetap dan makin berat, disertai mimisan berulang, perlu diperiksa dokter THT untuk menyingkirkan tumor (misalnya kanker nasofaring) — apalagi bila ada benjolan di leher, telinga terasa penuh sebelah, atau pandangan ganda. Jangan langsung menganggapnya "hanya deviasi septum"
  • Mimisan yang sulit berhenti lebih dari 15-20 menit meski hidung sudah dipencet dengan benar, atau mimisan disertai pusing hebat dan lemas
  • Setelah cedera hidung: hidung bengkak berat, bentuk hidung berubah, atau sumbatan mendadak total — perlu diperiksa segera
  • Sudah memakai semprot dekongestan hidung lebih dari 3-5 hari dan merasa makin tersumbat setiap kali obat habis efeknya

Pengobatan

  • Penanganan bertahap: obat dulu untuk gejala, operasi hanya bila keluhan tetap mengganggu — tidak semua deviasi septum perlu dioperasi
  • Deviasi ringan tanpa gejala TIDAK perlu diobati sama sekali — cukup dipahami sebagai variasi bentuk hidung yang normal
  • Steroid semprot hidung sesuai anjuran dokter untuk mengurangi pembengkakan selaput hidung — sering sangat membantu karena banyak sumbatan sebenarnya berasal dari selaput yang bengkak, bukan dari tulang yang bengkok. Efeknya bertahap: perlu dipakai teratur selama beberapa hari hingga sekitar 2 minggu, jadi bukan obat yang langsung melegakan seketika
  • Cara menyemprot yang benar itu penting: arahkan ujung semprotan menjauhi sekat hidung (ke arah sisi luar/pipi), dan jangan menghirup terlalu kuat. Cara ini mengurangi iritasi dan mimisan ringan — keluhan yang lebih mudah muncul bila sekat hidung bengkok
  • Bilas hidung dengan larutan salin (cairan garam fisiologis) untuk membersihkan lendir dan melembapkan selaput
  • Semprot dekongestan hidung JANGAN dipakai lebih dari 3-5 hari — pemakaian lebih lama justru memicu rhinitis medikamentosa, yaitu hidung makin tersumbat dan makin bergantung pada obat
  • Mengendalikan alergi yang menyertai (hindari pemicu, obat antialergi bila diresepkan) karena ini sering jadi penyebab sumbatan yang sesungguhnya
  • Operasi SEPTOPLASTI (meluruskan sekat hidung) dipertimbangkan hanya bila keluhan tetap mengganggu meski sudah diobati dengan baik — dinilai oleh dokter THT
  • Tentang septoplasti: tindakan dilakukan dari dalam lubang hidung, tanpa sayatan di wajah/luar hidung, dan bentuk luar hidung umumnya tidak berubah. Septoplasti ditujukan untuk keluhan medis, bukan untuk memperindah bentuk hidung (itu rinoplasti). Risiko yang perlu didiskusikan dengan dokter THT: perdarahan, infeksi, perforasi (lubang) pada sekat hidung, perubahan bentuk hidung, dan penurunan penciuman
  • Catatan realistis dan jujur: sumbatan hidung sering juga berasal dari pembengkakan selaput atau alergi, sehingga operasi belum tentu menghilangkan semua keluhan. Diskusikan harapan yang realistis dengan dokter THT sebelum memutuskan operasi

Pencegahan

  • Deviasi septum bawaan tidak bisa dicegah — yang bisa dicegah adalah yang disebabkan cedera
  • Lindungi hidung dari benturan: gunakan pelindung wajah saat olahraga kontak dan sabuk pengaman saat berkendara
  • Kendalikan alergi dan pilek berulang agar sumbatan tidak terasa makin berat
  • Jangan bergantung pada semprot dekongestan — batasi maksimal 3-5 hari; untuk pemakaian jangka panjang gunakan bilas salin atau obat sesuai resep dokter
  • Jaga kelembapan hidung (bilas salin) untuk mengurangi risiko mimisan di sisi yang menyempit
  • Jangan bersihkan telinga dengan cotton bud — kebiasaan ini justru mendorong serumen makin dalam dan bisa melukai gendang telinga; telinga membersihkan dirinya sendiri, cukup bersihkan bagian luar telinga dengan handuk

Estimasi Biaya

Obat semprot steroid dan bilas salin relatif terjangkau untuk pemakaian rutin. Septoplasti adalah tindakan operatif di rumah sakit dengan biaya jauh lebih besar; bila ada indikasi medis yang jelas dan melalui rujukan berjenjang, umumnya dapat dijamin JKN/BPJS Kesehatan. Konfirmasikan indikasi dan prosedur penjaminan ke fasilitas kesehatan Anda.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Pertanyaan Umum

Apakah semua deviasi septum harus dioperasi?

Tidak. Sebagian besar orang punya sedikit kebengkokan septum tanpa gejala dan tidak perlu diobati sama sekali. Operasi septoplasti baru dipertimbangkan bila keluhan (sumbatan, mimisan berulang, sinusitis berulang, gangguan tidur) tetap mengganggu meski sudah dicoba obat seperti steroid semprot dan bilas salin.

Kalau saya operasi septoplasti, apakah hidung pasti lega total?

Belum tentu. Ini penting dipahami sejak awal: sumbatan hidung sering juga berasal dari pembengkakan selaput atau alergi, bukan hanya dari sekat yang bengkok. Jadi operasi belum tentu menghilangkan semua keluhan. Diskusikan harapan yang realistis dengan dokter THT sebelum memutuskan.

Septoplasti itu apakah mengubah bentuk hidung saya dari luar?

Umumnya tidak. Septoplasti dikerjakan dari dalam lubang hidung, tanpa sayatan di luar, dan bertujuan memperbaiki keluhan medis — bukan mempercantik bentuk hidung (operasi untuk bentuk hidung adalah rinoplasti). Meski begitu, tetap ada risiko yang perlu didiskusikan: perdarahan, infeksi, perforasi (lubang) pada sekat hidung, perubahan bentuk hidung, dan penurunan penciuman.

Kenapa hidung saya makin tersumbat padahal rutin pakai semprot dekongestan?

Kemungkinan besar Anda mengalami rhinitis medikamentosa. Semprot dekongestan hidung tidak boleh dipakai lebih dari 3-5 hari — pemakaian lebih lama membuat hidung makin tersumbat setiap kali efek obat habis. Hentikan dan konsultasikan ke dokter; biasanya diganti steroid semprot dan bilas salin.

Hidung saya tersumbat hanya sebelah dan sering mimisan. Apakah pasti deviasi septum?

Belum tentu, dan ini kombinasi gejala yang tidak boleh diabaikan. Sumbatan atau polip HANYA di satu sisi disertai mimisan berulang perlu diperiksa dokter THT untuk menyingkirkan tumor, misalnya kanker nasofaring — apalagi bila disertai benjolan di leher atau telinga terasa penuh sebelah. Pemeriksaan endoskopi hidung dapat melihat langsung rongga hidung sampai nasofaring. Periksakan diri, jangan menunggu.

Apakah deviasi septum bisa menyebabkan tuli atau vertigo?

Deviasi septum sendiri bukan penyebab tuli atau vertigo. Tetap kenali dua tanda bahaya THT ini: TULI MENDADAK (tiba-tiba tidak mendengar pada satu atau dua telinga) adalah KEDARURATAN THT — jangan ditunda, harus ditangani sesegera mungkin, idealnya dalam 72 jam. Dan vertigo disertai gejala saraf (bicara pelo, lemah separuh badan, penglihatan ganda, sakit kepala hebat) → curiga STROKE → segera ke IGD atau hubungi 119.

Referensi Medis

  1. 1. Kementerian Kesehatan RI
  2. 2. PERHATI-KL (Perhimpunan Dokter Spesialis THT-KL Indonesia)
  3. 3. World Health Organization (WHO)

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.