Lewati ke konten
Penyakit Kritis

Efusi Pleura (Cairan di Paru)

Juga dikenal sebagai: efusi pleura, cairan di paru, cairan di selaput paru, paru berair

Menumpuknya **cairan berlebih di rongga pleura** sehingga menekan paru dan menimbulkan **sesak**. Efusi pleura adalah **tanda penyakit lain** yang harus dicari, bukan penyakit tersendiri.

Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 11 Juni 2026
Ilustrasi rontgen dada dengan cairan di paru
Sehatku.id

Ringkasan

Efusi pleura adalah kondisi menumpuknya cairan berlebih di rongga pleura — rongga tipis di antara paru dan dinding dada — sehingga cairan itu menekan paru dan membuat napas terasa sesak. Hal penting yang perlu dipahami: efusi pleura bukan penyakit tersendiri, melainkan sebuah TANDA dari penyakit lain yang harus dicari dan diobati. Penyebabnya bisa berasal dari jantung, paru, ginjal, hati, hingga keganasan, sehingga menemukan penyebab yang mendasarinya sama pentingnya dengan mengeluarkan cairannya. Dengan pemeriksaan yang tepat dan penanganan penyebabnya, keluhan sesak umumnya dapat dikelola dengan baik.

Gejala

  • Sesak napas yang makin berat, terutama saat beraktivitas
  • Nyeri dada, khususnya saat menarik napas dalam
  • Batuk yang menetap
  • Rasa berat atau penuh di dada
  • Sebagian kasus dengan cairan sedikit tanpa gejala dan baru ketahuan dari rontgen

Penyebab

  • Gagal jantung (penyebab tersering)
  • Infeksi paru (pneumonia), yang dapat berlanjut membentuk nanah (empiema)
  • Tuberkulosis (TB)
  • Keganasan/kanker (paru maupun menyebar dari organ lain)
  • Gangguan ginjal atau hati yang menurunkan kadar protein darah

Faktor Risiko

  • Riwayat penyakit jantung
  • Riwayat TB atau kontak dengan penderita TB
  • Kanker atau riwayat keganasan
  • Penyakit ginjal atau hati kronis
  • Infeksi paru berulang
  • Merokok (meningkatkan risiko kanker paru dan infeksi)

Kapan Harus ke Dokter?

  • Sesak napas berat atau mendadak → segera ke IGD / hubungi 119
  • Bibir atau wajah membiru → segera ke IGD / hubungi 119
  • Nyeri dada hebat → segera ke IGD / hubungi 119
  • Batuk darah dalam jumlah banyak → segera ke IGD / hubungi 119
  • Sesak yang makin memberat dari hari ke hari, demam, atau napas cepat — segera periksa ke dokter

Pengobatan

  • Mengeluarkan cairan untuk melegakan napas melalui torasentesis (menyedot cairan dengan jarum) atau pemasangan WSD (selang dada)
  • Cairan yang diambil diperiksa untuk mencari penyebabnya
  • Mengobati penyakit yang mendasari — misalnya gagal jantung, pneumonia/empiema, TB, atau kanker — karena inilah kunci agar cairan tidak kembali menumpuk
  • Pemeriksaan penunjang: rontgen dada, USG, dan CT scan
  • Perawatan pendukung seperti oksigen bila sesak

Pencegahan

  • Mengelola penyakit dasar dengan baik: kontrol jantung, ginjal, dan hati secara teratur
  • Mengobati infeksi paru dan TB hingga tuntas
  • Berhenti merokok untuk menurunkan risiko kanker paru dan infeksi
  • Segera periksa bila muncul sesak, nyeri dada, atau batuk lama
  • Rutin kontrol sesuai anjuran dokter agar efusi terdeteksi dan ditangani dini

Estimasi Biaya

Biaya bervariasi tergantung penyebab dan tindakan; torasentesis, pemasangan WSD, pemeriksaan penunjang, hingga rawat inap dapat cukup besar. Umumnya ditanggung BPJS Kesehatan sesuai indikasi medis dan prosedur rujukan.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Pertanyaan Umum

Apakah efusi pleura berbahaya?

Bisa berbahaya karena cairan menekan paru dan mengganggu napas, tetapi yang terpenting efusi pleura adalah tanda penyakit lain. Bahaya sesungguhnya sering bergantung pada penyebabnya, sehingga penyebab harus dicari dan diobati. Jika muncul sesak berat, bibir membiru, atau nyeri dada hebat, segera ke IGD / hubungi 119.

Apakah cairan di paru bisa muncul lagi setelah dikeluarkan?

Bisa, terutama bila penyakit yang mendasarinya belum terkontrol. Karena itu mengeluarkan cairan saja tidak cukup — penyakit dasarnya harus diobati agar cairan tidak kembali menumpuk.

Apakah efusi pleura sama dengan paru-paru basah?

Istilah "paru berair" atau "paru-paru basah" di masyarakat sering dipakai untuk kondisi ini, tetapi secara medis efusi pleura adalah cairan di rongga di antara paru dan dinding dada, bukan di dalam jaringan paru. Diagnosis pasti ditegakkan lewat pemeriksaan dokter.

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes
  2. 2. WHO
  3. 3. PDPI

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.