Lewati ke konten
Penyakit Kronis

Hipertensi

Juga dikenal sebagai: tekanan darah tinggi, darah tinggi

Tekanan darah persisten ≥140/90 mmHg yang meningkatkan risiko stroke, jantung koroner, dan gagal ginjal.

Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 15 April 2026
Pengukur tekanan darah pada lengan pasien
Sehatku.id

Ringkasan

Hipertensi sering disebut "silent killer" karena tidak menimbulkan gejala jelas, tapi merusak pembuluh darah, jantung, ginjal, dan otak secara perlahan. 1 dari 3 orang Indonesia hipertensi tapi banyak tidak terdiagnosis.

Gejala

  • Sakit kepala terutama di belakang kepala (pagi hari)
  • Pusing atau pandangan kabur
  • Mimisan tanpa sebab jelas
  • Sesak napas saat aktivitas ringan
  • Telinga berdenging
  • Nyeri dada (jika sudah parah)
  • TIDAK BERGEJALA pada banyak orang

Penyebab

  • Primer (esensial): 90% kasus, kombinasi genetik + gaya hidup
  • Sekunder: penyakit ginjal, gangguan tiroid, sleep apnea, obat-obatan
  • Konsumsi garam tinggi (>5g/hari)
  • Stres kronis
  • Konsumsi alkohol berlebihan

Faktor Risiko

  • Usia ≥ 40 tahun
  • Riwayat keluarga hipertensi
  • Obesitas
  • Konsumsi garam tinggi
  • Kurang aktivitas fisik
  • Merokok
  • Stres kronis
  • Diabetes / kolesterol tinggi

Kapan Harus ke Dokter?

  • Tekanan darah ≥ 140/90 dalam 2 pemeriksaan terpisah
  • Sakit kepala hebat tiba-tiba
  • Penglihatan kabur mendadak
  • Nyeri dada atau sesak napas
  • Gejala stroke (wajah turun, lengan lemah, bicara pelo)
  • Skrining rutin minimal 1× per tahun setelah usia 40

Pengobatan

  • Obat antihipertensi: ACE inhibitor, ARB, diuretik, calcium channel blocker
  • DASH diet (rendah garam, tinggi sayur-buah)
  • Olahraga aerobik 30 menit/hari
  • Penurunan berat badan jika overweight
  • Berhenti merokok dan batasi alkohol
  • Manajemen stres

Pencegahan

  • Konsumsi garam <5g/hari (1 sendok teh)
  • Olahraga 150 menit/minggu
  • Pertahankan BMI <25
  • Diet kaya kalium (pisang, alpukat, sayur hijau)
  • Tidur cukup dan kelola stres
  • Periksa tekanan darah rutin

Estimasi Biaya

Rp 1-3 juta/tahun (obat). Komplikasi (stroke, jantung, dialisis): Rp 100 juta+/tahun.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. PERHI - Perhimpunan Hipertensi Indonesia
  2. 2. American Heart Association

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.