Lewati ke konten
Penyakit Umum

Katarak

Juga dikenal sebagai: mata putih, rabun lansia

Lensa mata keruh akibat aging — penyebab #1 kebutaan reversible di dunia. Indonesia 1.5 juta orang menunggu operasi katarak. Operasi 15 menit, recovery 1-3 hari, > 95% sukses.

Direview dr. Andi Pratama, Sp.PD, M.KesDiperbarui 23 Mei 2026
Mata dengan lensa katarak keruh dibandingkan mata sehat

Ringkasan

Katarak = lensa mata yang seharusnya jernih jadi keruh secara progresif. Proses alami aging — 70% lansia >65 tahun ada katarak (sebagian sudah operasi, sebagian belum simptomatik). Bukan emergency tapi penyebab #1 kebutaan reversible di dunia. Operasi katarak modern (fakoemulsifikasi) = 15 menit, walk-in walk-out, success rate 98%.

Gejala

  • **Pandangan kabur** seperti melihat lewat kaca berembun
  • Silau berlebih di malam hari (susah nyetir)
  • Halo (lingkaran cahaya) di sekitar lampu
  • Warna tampak pudar atau kekuningan
  • "Second sight" — kadang mata minus jadi lebih baik sebentar (karena lensa berubah refraksi)
  • Diplopia monocular (1 mata melihat dobel)
  • Sering ganti kacamata baru karena pandangan terus berubah
  • Berkurangnya kontras (sulit baca low-light)

Penyebab

  • Aging (paling umum, >90% kasus) — denaturasi protein lensa
  • Diabetes — katarak terjadi lebih dini + lebih cepat progresi
  • Trauma mata
  • Kortikosteroid jangka panjang (oral, tetes mata, inhaler)
  • Radiasi (cosmic, UV, terapi)
  • Kongenital (lahir dengan katarak, jarang)
  • Operasi mata sebelumnya
  • Merokok
  • Alkohol berat
  • Penyakit metabolik (Wilson, galaktosemia)

Faktor Risiko

  • Usia ≥60 tahun (utama)
  • Diabetes (5-10x risk)
  • Hipertensi
  • Obesitas
  • Merokok aktif (3x risk)
  • Paparan UV kronis tanpa proteksi (kuli, nelayan)
  • Kortikosteroid jangka panjang
  • Riwayat keluarga
  • Operasi mata sebelumnya

Kapan Harus ke Dokter?

  • Pandangan kabur progresif
  • Silau menyilaukan di malam hari
  • Ganti kacamata >2x dalam 1 tahun
  • Aktivitas terganggu: tidak nyaman nyetir, baca, nonton
  • Diabetes + kabur progressif
  • Trauma mata berat

Pengobatan

  • Awal/ringan: kacamata yang lebih kuat, pencahayaan lebih baik, lensa kontak
  • **Operasi fakoemulsifikasi**: standar emas (USG hancurkan lensa keruh, IOL implant), 15 menit, rawat jalan
  • IOL (Intraocular Lens) — banyak pilihan:
  • - Monofocal: 1 fokus (jauh/dekat), butuh kacamata baca
  • - Multifocal: bisa jauh + dekat tanpa kacamata
  • - Toric: koreksi silinder
  • - Premium IOL (premium asuransi/self-pay)
  • Operasi ekstrakapsular (ECCE) — jarang sekarang, untuk katarak sangat keras
  • Laser-assisted cataract surgery — premium option
  • Tidak ada obat tetes yang bisa "lunturkan" katarak — operasi satu-satunya solusi

Pencegahan

  • Kacamata UV protection di luar ruangan (UV400/UV+99%)
  • Topi lebar atau payung saat terik
  • Berhenti merokok
  • Kontrol diabetes
  • Diet kaya antioksidan (sayur, buah)
  • Asam lemak omega-3
  • Hindari kortikosteroid jangka panjang kalau bisa
  • Skrining mata tahunan dari usia 50+

Estimasi Biaya

Konsultasi + pemeriksaan: Rp 300-700rb. Operasi fakoemulsifikasi + IOL monofocal: Rp 6-15 juta/mata (RS swasta), BPJS cover penuh dengan IOL standar. IOL multifocal/toric/premium: Rp 15-50 juta/mata (self-pay). Total dua mata: Rp 12-100 juta tergantung pilihan IOL + RS.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Pertanyaan Umum

Bisa katarak sembuh tanpa operasi?

TIDAK. Tidak ada obat (tetes mata, suplemen, atau "Catalin") yang scientifically terbukti restore lensa keruh. Operasi satu-satunya solusi. Klaim produk "menyembuhkan katarak tanpa operasi" = scam. Operasi modern sangat aman (success >98%) — jangan ditunda terlalu lama.

BPJS cover semua biaya operasi katarak?

IYA. Konsultasi, pemeriksaan, operasi fakoemulsifikasi, IOL monofocal standar, dan follow-up dicover penuh via rujukan dari Faskes 1. Untuk IOL premium (multifocal, toric), selisihnya self-pay. Banyak juga bakti sosial gratis dari klinik swasta + LSM (sering di pedesaan).

Setelah operasi, perlu kacamata lagi?

Tergantung IOL pilihan. Monofocal (BPJS standard): mata fokus pada 1 jarak (biasanya jauh), butuh kacamata baca untuk dekat. Multifocal premium: bisa jauh + dekat tanpa kacamata. Diskusi dengan ophthalmologist sebelum operasi — kebutuhan visual sehari-hari menentukan pilihan IOL.

Referensi Medis

  1. 1. PERDAMI - Pedoman Katarak Indonesia
  2. 2. AAO - Cataract in Adult Eyes Preferred Practice Pattern

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.