Penyakit Ginjal Kronis (CKD)
Juga dikenal sebagai: ckd, gagal ginjal kronis
Penurunan fungsi ginjal progresif >3 bulan. 5 stage berdasarkan eGFR. Stage 5 butuh dialisis.
Ringkasan
CKD tahap awal hampir tanpa gejala - sering baru terdiagnosa stage 3-4. Diabetes & hipertensi adalah penyebab utama. Stage 5 (eGFR <15) butuh dialisis seumur hidup atau transplantasi ginjal.
Gejala
- Stage 1-3a: hampir tanpa gejala
- Lelah, lemas progresif (stage 3b+)
- BB turun, nafsu makan menurun
- Bengkak kaki, kelopak mata
- Sering kencing malam (nokturia)
- Anemia (Hb turun, EPO ginjal kurang)
- Gatal kulit
- Stage 5: mual muntah berat, sesak (cairan), gatal seluruh tubuh, bingung, bau napas urea
Penyebab
- Diabetes mellitus (~40% kasus)
- Hipertensi (~35% kasus)
- Glomerulonefritis (~10%)
- Penyakit ginjal polikistik (genetik)
- Obstruksi (batu, BPH)
- Penyakit autoimun (lupus, vaskulitis)
- Obat nefrotoksik jangka panjang (NSAID, kontras)
Faktor Risiko
- Diabetes melitus
- Hipertensi
- Usia >60 tahun
- Riwayat keluarga CKD
- Obesitas
- Merokok
- Penggunaan NSAID rutin tanpa pengawasan
- Riwayat akute kidney injury
Kapan Harus ke Dokter?
- eGFR <60 mL/min/1.73m² (cek via kalkulator)
- Protein/albumin terdeteksi di urin
- Bengkak kaki dengan tensi tinggi
- Diabetes/hipertensi - skrining tahunan
- Riwayat keluarga ginjal polikistik
Pengobatan
- Kontrol penyakit dasar: gula HbA1c <7%, tensi <130/80
- ACE inhibitor / ARB untuk proteksi ginjal
- SGLT-2 inhibitor (dapagliflozin) bukti baru lindungi ginjal
- Diet protein 0.8 g/kg BB/hari, rendah garam <2g
- Cegah komplikasi: anemia (EPO), tulang, asidosis
- Stage 4-5: persiapan akses dialisis (AV fistula)
- Stage 5: hemodialisis 2-3x/minggu, peritoneal dialisis, atau transplantasi
Pencegahan
- Kontrol diabetes & hipertensi sangat ketat
- Stop merokok
- BMI ideal
- Hindari NSAID jangka panjang tanpa pengawasan
- Hidrasi cukup (tapi tidak berlebih)
- Cek eGFR + urin tahunan jika risiko
- Pemeriksaan radiologi dengan kontras hanya jika perlu
Estimasi Biaya
Hemodialisis: GRATIS BPJS (jika tidak: Rp 800rb-2 juta/sesi × 12/bulan). Transplantasi: Rp 200-500 juta + imunosupresan seumur hidup.
💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.
Penyakit terkait
Anemia
Kadar hemoglobin di bawah normal (Hb <12 g/dL wanita, <13 g/dL pria). Anemia defisiensi besi adalah yang paling umum di Indonesia — 26% wanita usia subur dan 50% ibu hamil terdampak.
Apendisitis (Usus Buntu)
Peradangan apendiks (umbai cacing) — kondisi darurat medis yang butuh operasi segera. Jika pecah dalam 24-72 jam, risiko peritonitis dan sepsis fatal.
Asam Urat (Gout)
Kadar asam urat tinggi yang kristalisasi di sendi menyebabkan serangan gout akut.