Lewati ke konten
Penyakit Kronis

Penyakit Ginjal Kronis (CKD)

Juga dikenal sebagai: ckd, gagal ginjal kronis

Penurunan fungsi ginjal progresif >3 bulan. 5 stage berdasarkan eGFR. Stage 5 butuh dialisis.

Direview dr. Andi Pratama, Sp.PD, M.KesDiperbarui 15 Mei 2026
Anatomi ginjal untuk edukasi penyakit ginjal kronis

Ringkasan

CKD tahap awal hampir tanpa gejala - sering baru terdiagnosa stage 3-4. Diabetes & hipertensi adalah penyebab utama. Stage 5 (eGFR <15) butuh dialisis seumur hidup atau transplantasi ginjal.

Gejala

  • Stage 1-3a: hampir tanpa gejala
  • Lelah, lemas progresif (stage 3b+)
  • BB turun, nafsu makan menurun
  • Bengkak kaki, kelopak mata
  • Sering kencing malam (nokturia)
  • Anemia (Hb turun, EPO ginjal kurang)
  • Gatal kulit
  • Stage 5: mual muntah berat, sesak (cairan), gatal seluruh tubuh, bingung, bau napas urea

Penyebab

  • Diabetes mellitus (~40% kasus)
  • Hipertensi (~35% kasus)
  • Glomerulonefritis (~10%)
  • Penyakit ginjal polikistik (genetik)
  • Obstruksi (batu, BPH)
  • Penyakit autoimun (lupus, vaskulitis)
  • Obat nefrotoksik jangka panjang (NSAID, kontras)

Faktor Risiko

  • Diabetes melitus
  • Hipertensi
  • Usia >60 tahun
  • Riwayat keluarga CKD
  • Obesitas
  • Merokok
  • Penggunaan NSAID rutin tanpa pengawasan
  • Riwayat akute kidney injury

Kapan Harus ke Dokter?

  • eGFR <60 mL/min/1.73m² (cek via kalkulator)
  • Protein/albumin terdeteksi di urin
  • Bengkak kaki dengan tensi tinggi
  • Diabetes/hipertensi - skrining tahunan
  • Riwayat keluarga ginjal polikistik

Pengobatan

  • Kontrol penyakit dasar: gula HbA1c <7%, tensi <130/80
  • ACE inhibitor / ARB untuk proteksi ginjal
  • SGLT-2 inhibitor (dapagliflozin) bukti baru lindungi ginjal
  • Diet protein 0.8 g/kg BB/hari, rendah garam <2g
  • Cegah komplikasi: anemia (EPO), tulang, asidosis
  • Stage 4-5: persiapan akses dialisis (AV fistula)
  • Stage 5: hemodialisis 2-3x/minggu, peritoneal dialisis, atau transplantasi

Pencegahan

  • Kontrol diabetes & hipertensi sangat ketat
  • Stop merokok
  • BMI ideal
  • Hindari NSAID jangka panjang tanpa pengawasan
  • Hidrasi cukup (tapi tidak berlebih)
  • Cek eGFR + urin tahunan jika risiko
  • Pemeriksaan radiologi dengan kontras hanya jika perlu

Estimasi Biaya

Hemodialisis: GRATIS BPJS (jika tidak: Rp 800rb-2 juta/sesi × 12/bulan). Transplantasi: Rp 200-500 juta + imunosupresan seumur hidup.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless 1500+ RS✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Referensi Medis

  1. 1. KDIGO CKD Guidelines
  2. 2. PERNEFRI - Pedoman CKD Indonesia

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.