Lewati ke konten
Penyakit Umum

Prostatitis (Radang Prostat)

Juga dikenal sebagai: prostatitis, radang prostat, infeksi prostat

Peradangan pada **kelenjar prostat** pria. Bisa **akut karena bakteri** (mendadak dan berat) atau **kronis** (gejala hilang-timbul). Berbeda dari pembesaran prostat (BPH) dan kanker prostat.

Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan pria
Sehatku.id

Ringkasan

Prostatitis adalah peradangan pada kelenjar prostat, yaitu kelenjar kecil seukuran buah kenari yang terletak di bawah kandung kemih pria dan membungkus saluran kencing. Kondisi ini bisa muncul mendadak dan berat karena infeksi bakteri (prostatitis akut), atau berupa keluhan yang hilang-timbul dalam waktu lama (prostatitis kronis) yang sering kali bukan disebabkan infeksi sehingga disebut juga sindrom nyeri panggul kronis. Penting dipahami bahwa prostatitis berbeda dari BPH (pembesaran prostat jinak akibat bertambahnya usia) maupun kanker prostat, meski sama-sama mengenai organ yang sama. Dengan pengenalan gejala yang tepat, sebagian besar keluhan dapat dikelola dengan baik.

Gejala

  • Nyeri atau perih saat buang air kecil (anyang-anyangan)
  • Sering kencing, termasuk pada malam hari, dan terasa tidak tuntas
  • Nyeri di area selangkangan, perineum (antara skrotum dan anus), panggul, atau perut bagian bawah
  • Nyeri saat ejakulasi atau setelah berhubungan
  • Pada tipe akut: bisa disertai demam dan menggigil serta badan terasa lemas

Penyebab

  • Infeksi bakteri yang naik dari saluran kemih ke prostat (penyebab utama tipe akut dan prostatitis bakterial kronis)
  • Pada tipe kronis non-bakterial, penyebab pastinya sering tidak jelas; diduga berkaitan dengan peradangan, ketegangan otot dasar panggul, gangguan saraf, atau stres
  • Iritasi atau cedera di area panggul, atau aliran kemih yang terhambat

Faktor Risiko

  • Riwayat infeksi saluran kemih (ISK) atau infeksi prostat sebelumnya
  • Penggunaan kateter kencing atau tindakan medis pada saluran kemih
  • Pembesaran prostat (BPH) yang menghambat aliran kencing
  • Stres dan ketegangan otot panggul (terutama pada tipe kronis)

Kapan Harus ke Dokter?

  • Demam tinggi dan menggigil disertai nyeri saat kencing — bisa menandakan infeksi akut yang perlu penanganan segera
  • Tidak bisa buang air kecil sama sekali (retensi urin) — ini keadaan darurat, segera ke IGD
  • Nyeri panggul atau perut bawah yang hebat atau memburuk dengan cepat
  • Keluhan kencing yang menetap, berulang, atau disertai darah pada urine

Pengobatan

  • Antibiotik bila terdapat infeksi; pada prostatitis bakterial kronis, antibiotik biasanya diberikan dalam jangka lebih lama sesuai anjuran dokter — habiskan sesuai resep
  • Pereda nyeri / OAINS untuk meredakan nyeri dan peradangan
  • Alpha-blocker seperti tamsulosin untuk melemaskan otot prostat dan kandung kemih agar kencing lebih lancar
  • Berendam air hangat (sitz bath) untuk meredakan nyeri di area panggul
  • Pada tipe kronis: mengelola stres, fisioterapi dasar panggul, dan menghindari pemicu seperti duduk terlalu lama

Pencegahan

  • Minum air yang cukup dan jangan menahan kencing terlalu lama
  • Menjaga kebersihan area genital dan menangani ISK sejak dini
  • Mengelola stres dan tidak duduk dalam waktu sangat lama tanpa jeda
  • Kontrol rutin bila memiliki gangguan prostat seperti BPH

Estimasi Biaya

Konsultasi dan antibiotik untuk tipe ringan relatif terjangkau; biaya bisa meningkat bila perlu pemeriksaan lanjutan (urine, USG) atau rawat inap pada infeksi akut berat.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Pertanyaan Umum

Apakah prostatitis sama dengan pembesaran prostat (BPH)?

Tidak. Prostatitis adalah peradangan prostat yang bisa terjadi pada usia berapa pun, sedangkan BPH adalah pembesaran prostat jinak yang umumnya muncul seiring bertambahnya usia. Keduanya juga berbeda dari kanker prostat. Gejalanya bisa mirip, jadi pemeriksaan dokter penting untuk membedakannya.

Apakah prostatitis selalu butuh antibiotik?

Tidak selalu. Antibiotik diperlukan bila ada infeksi bakteri. Pada tipe kronis non-bakterial (sindrom nyeri panggul kronis), fokus penanganan justru pada pereda nyeri, alpha-blocker, pengelolaan stres, dan terapi dasar panggul. Karena itu jangan menebus atau mengulang antibiotik tanpa anjuran dokter.

Kapan prostatitis termasuk gawat darurat?

Segera ke IGD bila Anda demam tinggi menggigil, tidak bisa kencing sama sekali (retensi urin), atau mengalami nyeri hebat di panggul. Kondisi ini perlu penanganan cepat.

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes RI
  2. 2. IAUI (Ikatan Ahli Urologi Indonesia)
  3. 3. PAPDI

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.