Biduran (Urtikaria): Penyebab, Cara Mengatasi, dan Kapan Harus Waspada
Penyakit
Biduran (Urtikaria): Penyebab, Cara Mengatasi, dan Kapan Harus Waspada
Bentol merah gatal yang muncul tiba-tiba dan berpindah-pindah biasanya biduran. Pahami pemicunya, cara meredakan, dan kapan harus ke IGD.
Tim Redaksi Sehatku
Disusun Tim Redaksi Sehatku8 menit baca2 Juni 2026Diperbarui 2 Juni 2026
⚕️Sehatku.id
Tiba-tiba muncul bentol merah yang gatal, lalu hilang di satu tempat dan muncul di tempat lain — banyak orang Indonesia menyebutnya "kaligata". Dalam istilah medis, ini adalah biduran atau urtikaria, dan biasanya tidak berbahaya, tetapi perlu dikenali tanda bahayanya.
Apa itu biduran?
Biduran (urtikaria) adalah bentol kemerahan yang menonjol dan sangat gatal di kulit. Ciri khasnya: bentol muncul-hilang dan berpindah-pindah dalam hitungan jam. Ini terjadi karena pelepasan zat histamin di kulit yang membuat pembuluh darah kecil bocor dan menimbulkan bilur.
Penyebab dan pemicu
Biduran sering merupakan reaksi terhadap suatu pemicu:
Makanan — seafood, kacang, telur, dan lainnya
Obat tertentu
Gigitan serangga
Infeksi (virus atau bakteri)
Faktor fisik — dingin, panas, tekanan, keringat, atau sinar matahari
Stres
Pada banyak kasus kronis, pemicunya tidak ditemukan (idiopatik).
Proteksi Kesehatan
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Akut — berlangsung kurang dari 6 minggu. Paling umum, sering terkait pemicu jelas seperti makanan atau obat, dan mereda sendiri.
Kronis — berlangsung lebih dari 6 minggu, kadang berbulan-bulan. Sering tidak diketahui penyebabnya dan perlu evaluasi dokter.
Cara mengatasi biduran
Antihistamin (mis. cetirizine, loratadine) adalah obat utama untuk meredakan gatal dan bentol.
Hindari pemicu yang Anda kenali.
Kompres dingin membantu meredakan gatal.
Hindari menggaruk berlebihan dan mandi air terlalu panas.
Untuk serangan berat, dokter dapat memberi kortikosteroid jangka pendek.
Pada kasus berulang, tes alergi membantu menemukan pemicu.
Tanda bahaya: kapan ke IGD
Biduran biasanya tidak berbahaya, tetapi segera ke IGD bila disertai:
Bengkak pada bibir, lidah, atau tenggorokan
Sesak napas atau suara serak
Pusing, lemas, atau seperti mau pingsan
Ini tanda anafilaksis, reaksi alergi berat yang mengancam nyawa dan membutuhkan suntikan adrenalin segera.
Mencegah biduran berulang
Kenali dan hindari pemicu pribadi Anda
Beritahu dokter bila punya riwayat alergi obat
Kelola stres yang dapat memicu serangan
Sedia antihistamin bila mudah kambuh, sesuai anjuran dokter
Sebagian besar biduran membaik dengan menghindari pemicu dan antihistamin. Yang terpenting adalah mengenali kapan biduran berubah menjadi keadaan darurat.
Asuransi kesehatan keluarga dari Allianz
Cashless di RS rekanan · Klaim 24 jam · Konsultasi gratis
Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.