Lewati ke konten
Kesehatan Umum

Jerawat Dewasa: Penyebab dan Pengobatan

Jerawat tidak hanya masalah remaja. 25% wanita & 12% pria dewasa masih punya jerawat. Penanganannya berbeda dari teen.

Tim Redaksi Sehatku
Direview dr. Andi Pratama, Sp.PD, M.Kes5 menit baca18 Mei 2026Diperbarui 18 Mei 2026
Perawatan kulit untuk pengobatan jerawat dewasa

Penyebab jerawat dewasa

Beda dengan jerawat remaja (hormonal puberty), jerawat dewasa lebih kompleks:

  1. Hormonal: PCOS, siklus menstruasi, kehamilan, menopause
  2. Stres → tingkatkan kortisol → naikkan produksi minyak
  3. Kosmetik comedogenik (tutup pori)
  4. Diet tinggi indeks glikemik (susu skim, gula, fast food)
  5. Obat: steroid, lithium, anabolic steroid
  6. Genetik
  7. Polusi & UV

Jenis jerawat

  • Comedone: blackhead (terbuka, hitam karena oksidasi) & whitehead (tertutup, putih)
  • Papula: bintil merah kecil radang
  • Pustula: bintil dengan nanah putih
  • Nodul: benjolan keras di bawah kulit, sakit
  • Kista: benjolan besar berisi nanah, sangat sakit, bekas luka permanen

Tingkat keparahan

  • Ringan: comedone + sedikit papula
  • Sedang: banyak papula + pustula
  • Berat: nodul + kista + scar
Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless 1500+ RS✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Treatment topical & oral

Topikal (OTC dan OTC++)

Benzoyl peroxide (BPO) 2.5-5%

  • Anti-bakteri + comedolytic
  • Pakai malam, cuci pagi
  • Iritasi & memutihkan tekstil (handuk)

Salicylic acid 0.5-2%

  • Comedolytic, exfoliant
  • Cocok untuk kulit berminyak
  • Aman untuk comedone

Adapalene 0.1% (Differin) - retinoid OTC

  • Lini pertama menurut AAD
  • Comedolytic + anti-radang
  • Mulai 2-3x/minggu malam, naikkan ke tiap malam
  • Iritasi awal normal (purging) 4-6 minggu

Niacinamide 5-10%

  • Anti-radang, kurangi kemerahan
  • Cocok semua jenis kulit
  • Bisa dikombinasi dengan retinoid

Resep dokter

Topikal:

  • Tretinoin (retinoid kuat)
  • Adapalene + BPO (Epiduo)
  • Clindamycin + BPO
  • Azelaic acid

Oral:

  • Antibiotik (doksisiklin, eritromisin) - 3-6 bulan max
  • Pil KB (Yaz, Diane-35) untuk hormonal
  • Spironolactone (wanita) - anti-androgen
  • Isotretinoin (Roaccutane) - untuk jerawat berat, kistik, scarring
  • Sangat efektif (80-90% cure rate)
  • Banyak side effect: kering, sensitif UV, depresi, teratogenic
  • Resep dokter kulit, monitor lab

In-office

  • Chemical peel
  • Laser, IPL
  • Cryotherapy
  • Steroid injection untuk nodul/kista
  • Extraction comedone

Do & Don't

✅ DO

  • Cuci muka 2x sehari dengan cleanser ringan
  • Pakai sunscreen non-comedogenic (jerawat sembuh tapi bekas hitam membandel)
  • Ganti sarung bantal seminggu sekali
  • HP layar dilap dengan tisu antiseptik
  • Pelembap (oil-free) - kulit terhidrasi = produksi minyak teratur
  • Konsisten dengan treatment 8-12 minggu sebelum nilai efektivitas
  • Konsultasi dokter kulit jika berat atau bekas luka

❌ DON'T

  • Jangan pencet/picit jerawat - bekas permanen
  • Jangan exfoliate berlebih (lebih dari 2-3x/minggu)
  • Jangan pakai pasta gigi pada jerawat (mitos, malah iritasi)
  • Jangan stop treatment terlalu cepat - jerawat butuh waktu
  • Jangan kombinasi banyak produk aktif (BPO + retinoid + AHA + BHA = iritasi)

Asuransi kesehatan keluarga dari Allianz

Cashless 1500+ RS · Klaim 24 jam · Konsultasi gratis

Lihat Detail

Referensi Medis

  1. 1. AAD Guidelines of Care for Acne
  2. 2. PERDOSKI - Pedoman Akne

Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.

Bagikan artikel ini

Penulis

Direview oleh

AP
dr. Andi Pratama, Sp.PD, M.Kes

Spesialis Penyakit Dalam

Direview: 15 Mei 2026