Henti Jantung Mendadak: BLS, CPR, dan Cara Pakai AED
Kesehatan Umum
Henti Jantung Mendadak: BLS, CPR, dan Cara Pakai AED
Henti jantung mendadak terjadi 7 menit sekali di Indonesia. Survival rate <10% tanpa bystander CPR — bisa 50% dengan CPR + AED cepat. Anda bisa jadi penyelamat.
Tim Redaksi Sehatku
Direview dr. Hendrawan Lim, Sp.JP6 menit baca21 Mei 2026Diperbarui 21 Mei 2026
Sudden Cardiac Arrest (SCA) atau henti jantung mendadak = jantung tiba-tiba berhenti memompa darah. Bukan serangan jantung — kondisi yang lebih mematikan & cepat. Indonesia: estimasi 300.000-500.000 kasus/tahun, mayoritas terjadi di rumah/publik bukan RS.
Apa itu henti jantung mendadak?
Listrik jantung kacau (umumnya ventricular fibrillation/VF) → jantung "gemetar" tidak memompa → darah berhenti mengalir → otak kehabisan oksigen → kehilangan kesadaran dalam 10 detik → kematian dalam 10 menit tanpa intervensi.
Tanda henti jantung (perbedaan dari pingsan biasa)
Tidak responsif (tepuk + panggil tidak respons)
Tidak bernapas atau napas gasping (megap-megap)
Tidak ada nadi (cek karotis 10 detik)
Kulit pucat/biru
Pupil melebar
Penyebab umum
Penyakit jantung koroner (80%) — biasanya tanpa gejala sebelumnya
Aritmia (VF, VT)
Kardiomiopati
Sindrom Brugada, long QT (genetik)
Elektrolyt imbalance (kalium, magnesium)
Obat overdose (kokain, tertentu)
Trauma listrik / tenggelam
Atlit muda (hypertrophic cardiomyopathy)
Beda dengan serangan jantung
Serangan Jantung (MI)
Henti Jantung Mendadak (SCA)
Mekanisme
Sumbatan arteri jantung
Listrik jantung kacau
Onset
Bertahap (menit-jam)
Mendadak (detik)
Sadar?
Sadar, sakit dada hebat
Tidak sadar
Bernapas?
Bernapas (mungkin sesak)
Tidak bernapas / gasping
Tindakan
Aspirin + ambulans IGD
CPR + AED SEGERA
Survival
70%+ jika ke RS cepat
<10% tanpa CPR, 40%+ dengan
🔥 Serangan jantung yang tidak ditangani → BISA berkembang ke henti jantung.
C-A-B Basic Life Support
AHA 2020+ algoritma untuk awam:
C - Circulation (Kompresi Dada) — PRIORITAS
A - Airway (Jalan Napas)
B - Breathing (Pernapasan)
Proteksi Kesehatan
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
AED (Automated External Defibrillator) = alat shock listrik portable. Tersedia di airport, mall, kantor, hotel. Bisa dipakai siapa saja tanpa training.
Langkah pakai AED
Nyalakan AED (tombol power)
Buka baju korban di area dada
Tempel pad sesuai gambar di pad (1 di kanan atas dada, 1 di kiri bawah dada)
AED akan otomatis analisis ritme jantung (10-15 detik)
JANGAN sentuh korban saat analisis
Jika AED instruksi "Shock advised":
Pastikan tidak ada yang menyentuh korban
Teriak "CLEAR!"
Tekan tombol shock
Jika "No shock advised": lanjut CPR
Lanjutkan CPR 2 menit, AED akan re-analisis
Tips AED
Pad anak >8 thn & dewasa: pakai pad dewasa
Pad anak <8 thn atau <25 kg: pakai pad anak jika ada (kurangi energi 1/3)
Korban basah: lap dada dulu
Dada berbulu lebat: cabut/cukur cepat (banyak AED ada razor)
Pacemaker terlihat: tempel pad 1 inch dari pacemaker
Patch obat (nicotine, nitrogliserin): lepas dulu
AED di Indonesia
Belum mandatory di tempat publik (vs USA, Singapura)
Pertumbuhan di mall besar, hotel internasional, airport
Beberapa kantor pemerintah & corporate
Map AED locations: aplikasi PMI Pertolongan Pertama
Advocacy: tekan pemerintah untuk AED wajib di publik
CPR untuk anak & bayi
Anak 1-8 tahun
Kompresi dengan 1 tangan (atau 2 jika anak besar)
Kedalaman: 4-5 cm (1/3 dari diameter dada)
Rasio: 30:2 (sendiri) atau 15:2 (dua orang)
Speed: 100-120/menit
Bayi <1 tahun
Kompresi dengan 2 jari (telunjuk + tengah) di tengah dada
Kedalaman: 4 cm
Rasio: 30:2 (sendiri), 15:2 (dua orang)
TIDAK PAKAI Heimlich pada bayi — kalau tersedak: 5 tepukan punggung + 5 tekanan dada
Berbeda dari dewasa
Henti jantung anak biasanya respiratory cause (asma, tersedak, tenggelam)
Berikan 5 napas buatan dulu sebelum mulai CPR
Anak butuh airway management lebih agresif
Training & sertifikasi
PMI Pertolongan Pertama course (Rp 200-500rb)
AHA BLS Provider course (Rp 1-2 juta)
Online refresher (gratis di YouTube, AHA)
Refresh tiap 2 tahun
Untuk masyarakat luas
Sekolahkan teman & keluarga
Pasang AED di kantor (advocate)
Save nomor IGD lokal
Aplikasi: PMI Pertolongan Pertama (Bahasa Indonesia)
Asuransi kesehatan keluarga dari Allianz
Cashless 1500+ RS · Klaim 24 jam · Konsultasi gratis
Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.