Lewati ke konten
Kesehatan Umum

Kesehatan Gigi & Mulut: Rutinitas Harian dan Kontrol Dokter Gigi

Karies & periodontitis bisa picu masalah serius (jantung, diabetes). 5 menit/hari rutinitas gigi cegah biaya operasi gigi yang mahal.

Tim Redaksi Sehatku
Direview dr. Bambang Setiawan, Sp.B4 menit baca18 Mei 2026Diperbarui 18 Mei 2026
Sikat gigi dan pasta untuk rutinitas kesehatan gigi

Rutinitas harian gigi

  1. Sikat 2x sehari dengan pasta fluoride - pagi & malam sebelum tidur
  2. Flossing 1x/hari - bersihkan sela gigi yang sikat tidak jangkau
  3. Kumur antiseptik (opsional, malam)
  4. Tongue scraper untuk bau mulut & bersihkan bakteri di lidah
  5. Banyak air putih - kurangi asam di mulut
  6. Hindari: gula sering (terutama sebelum tidur), minuman asam

Cara sikat gigi yang benar

Pemilihan sikat & pasta

  • Sikat soft bristle - keras bisa rusak gusi
  • Sikat elektrik lebih efektif (terutama untuk anak & lansia)
  • Pasta fluoride 1000-1500 ppm (dewasa), 500-1000 ppm (anak)
  • Ganti sikat tiap 3 bulan atau saat bulu terurai

Teknik Bass modifikasi (rekomendasi ADA)

  • Posisi sikat 45° terhadap gusi
  • Gerakan circular & vibratoir kecil, BUKAN gosok bolak-balik horizontal
  • Sikat tiap permukaan: luar, dalam, kunyahan
  • 2 menit total - 30 detik per kuadran
  • Sikat juga lidah - banyak bakteri di sana

Yang salah

  • Sikat terlalu keras → gusi mundur, sensitivitas
  • Sikat sebelum 30 menit setelah makan asam (jeruk, soda) → enamel rusak
  • Berkumur kuat setelah sikat → fluoride hilang. Cukup tumpah ringan.
Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless 1500+ RS✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Kontrol dokter gigi

Frekuensi rutin

  • Setiap 6 bulan: dewasa & anak sehat
  • Setiap 3-4 bulan: pasien periodontitis, diabetes, ibu hamil, perokok
  • Setiap bulan-3 bulan: pasien dengan kondisi khusus (kawat gigi, immunokompromis)

Yang dilakukan saat kontrol

  • Pemeriksaan visual + radiografi (jika perlu)
  • Scaling (pembersihan karang gigi)
  • Polishing (mengilapkan permukaan gigi)
  • Aplikasi fluoride (untuk anak)
  • Edukasi & tips personal

BPJS cover

  • Scaling, tambal sederhana, cabut: ditanggung di puskesmas
  • Perawatan saluran akar, kawat gigi, implan: TIDAK ditanggung BPJS

Masalah gigi umum

Karies (gigi berlubang)

  • Tanda awal: bercak putih/coklat, sensitif dingin/manis
  • Cegah: pasta fluoride, kurangi gula
  • Bila terbentuk: tambal (small) atau perawatan saluran akar (besar)

Periodontitis (radang gusi & tulang)

  • Tanda: gusi berdarah saat sikat, bau mulut, gigi goyang
  • Penyebab: plak/karang gigi yang menumpuk
  • Pengobatan: scaling rutin, root planing, dalam kasus berat operasi

Sensitivitas gigi

  • Sebab: enamel terkikis, gusi mundur, karies
  • Pasta khusus sensitif (Sensodyne)
  • Dokter: aplikasi varnish fluoride, sealing

Bau mulut (halitosis)

  • 90% dari mulut: bakteri di lidah, periodontitis, mulut kering
  • 10% dari sistem: sinusitis, GERD, diabetes
  • Solusi: kebersihan mulut + scrap lidah + hidrasi

Asuransi kesehatan keluarga dari Allianz

Cashless 1500+ RS · Klaim 24 jam · Konsultasi gratis

Lihat Detail

Referensi Medis

  1. 1. PDGI - Pedoman Kesehatan Gigi
  2. 2. ADA - Mouth Healthy

Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.

Bagikan artikel ini

Penulis

Direview oleh

BS
dr. Bambang Setiawan, Sp.B

Spesialis Bedah Umum

Direview: 15 Mei 2026