Lewati ke konten
Penyakit

Osteoarthritis (Pengapuran Sendi): Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan

Osteoarthritis adalah penyebab nyeri sendi tersering pada lansia. Pahami gejalanya, bedanya dengan asam urat, dan cara mengendalikannya agar tetap aktif.

Tim Redaksi Sehatku
Disusun Tim Redaksi Sehatku9 menit baca31 Mei 2026Diperbarui 31 Mei 2026
Penyakit

Osteoarthritis (Pengapuran Sendi): Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan

Sehatku.id

Lutut yang ngilu saat naik tangga, sendi yang kaku di pagi hari, atau bunyi "kretek" saat ditekuk — keluhan ini sering dianggap wajar karena usia. Padahal bisa jadi tanda osteoarthritis (OA), bentuk radang sendi paling umum dan penyebab nyeri sendi kronis tersering pada lansia.

Apa itu osteoarthritis?

Osteoarthritis, atau yang awam sebut pengapuran sendi, terjadi ketika tulang rawan — bantalan licin di ujung tulang dalam sendi — menipis dan rusak seiring waktu. Akibatnya, tulang mulai bergesekan langsung sehingga timbul nyeri, kaku, dan peradangan.

OA bersifat degeneratif (aus), berbeda dari jenis radang sendi lain. Paling sering menyerang sendi yang menahan beban dan banyak digunakan: lutut, panggul, tulang belakang, dan tangan.

Gejala pengapuran sendi

Tanda khas osteoarthritis meliputi:

  • Nyeri sendi yang memburuk saat beraktivitas dan membaik saat istirahat
  • Kaku pada pagi hari, biasanya kurang dari 30 menit
  • Bunyi atau sensasi berderak (krepitus) saat sendi digerakkan
  • Bengkak ringan dan keterbatasan gerak
  • Sendi terasa kurang stabil

Gejala berkembang perlahan selama bertahun-tahun, berbeda dari serangan mendadak pada asam urat.

OA vs asam urat vs rematik

Ketiga kondisi ini sering tertukar padahal penyebab dan penanganannya berbeda:

AspekOsteoarthritisAsam Urat (Gout)Rheumatoid Arthritis
PenyebabKeausan tulang rawanPenumpukan kristal asam uratAutoimun
Pola seranganBertahap, kronisMendadak, sangat nyeriKronis, simetris
Lokasi khasLutut, panggul, tanganJempol kakiBanyak sendi kecil, kedua sisi
Kaku pagiKurang dari 30 menitSaat seranganLebih dari 1 jam

Karena penanganannya berbeda, diagnosis dokter (sering dengan rontgen atau tes darah) penting agar pengobatan tepat sasaran.

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless 1500+ RS✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Penyebab dan faktor risiko

Faktor yang meningkatkan risiko OA:

  • Usia lanjut — risiko naik tajam di atas 50 tahun
  • Berat badan berlebih — setiap kilogram menambah beban besar pada lutut
  • Jenis kelamin perempuan, terutama setelah menopause
  • Riwayat cedera atau operasi sendi
  • Pekerjaan dengan jongkok, berlutut, atau angkat berat berulang
  • Riwayat keluarga

Pengobatan osteoarthritis

Tulang rawan yang rusak tidak bisa kembali utuh, tetapi nyeri dan keterbatasan gerak sangat bisa dikendalikan:

  1. Turunkan berat badan — langkah paling berdampak. Menurunkan beberapa kilogram saja nyata mengurangi nyeri lutut.
  2. Fisioterapi dan latihan penguatan otot di sekitar sendi, terutama otot paha untuk menopang lutut.
  3. Pereda nyeri — parasetamol atau NSAID (mis. ibuprofen) sesuai anjuran dokter.
  4. Kompres hangat/dingin dan alat bantu seperti deker atau tongkat.
  5. Injeksi sendi (kortikosteroid atau asam hialuronat) untuk kasus tertentu.

Olahraga low-impact seperti berenang dan bersepeda justru dianjurkan: memperkuat otot tanpa membebani sendi berlebihan.

Kapan operasi diperlukan?

Operasi dipertimbangkan bila OA sudah berat, nyeri mengganggu tidur dan aktivitas, serta tidak membaik dengan terapi lain. Pilihan tersering adalah operasi penggantian sendi (mis. ganti lutut), yang umumnya sangat efektif mengembalikan fungsi dan mengurangi nyeri. Sebagian biaya dapat ditanggung BPJS dengan indikasi medis.

Pencegahan dan gaya hidup

  • Jaga berat badan ideal — faktor yang paling bisa Anda kendalikan
  • Pilih olahraga low-impact dan kuatkan otot penopang sendi
  • Hindari cedera; gunakan teknik angkat beban yang benar
  • Variasikan posisi; hindari jongkok atau berlutut lama secara berulang

Dengan penanganan tepat, sebagian besar penderita osteoarthritis tetap dapat hidup aktif dan nyaman.

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless 1500+ RS✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Referensi Medis

  1. 1. IRA - Indonesian Rheumatology Association
  2. 2. Kemenkes - Penyakit Muskuloskeletal
  3. 3. WHO - Osteoarthritis Fact Sheet

Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.

Bagikan artikel ini

Penulis

Tinjauan Editorial

Tim Redaksi Medis Sehatku

Konten disusun mengacu pada sumber medis resmi

Diperbarui: 28 Mei 2026