Vegan vs Karnivora vs Mediterranean: Riset Long-term Health 2026
Gizi & Nutrisi
Vegan vs Karnivora vs Mediterranean: Riset Long-term Health 2026
Pertanyaan diet hidup: vegan murni, karnivora carnivore, atau ada middle ground? Riset 2026 dengan 3 juta peserta + 18 tahun follow-up beri jawaban yang surprising — tidak hitam-putih.
Tim Redaksi Sehatku
Direview dr. Andi Pratama, Sp.PD, M.Kes7 menit baca24 Mei 2026Diperbarui 24 Mei 2026
Debat pola makan optimal sudah berlangsung dekade. Mega-analysis Lancet Public Health 2026 menggabungkan 12 cohort studies dengan 3 juta peserta + 18 tahun follow-up memberikan jawaban paling kuat sejauh ini — dengan beberapa surprise.
Definisi tiap pola makan
Vegan
Tidak ada produk hewani: daging, ikan, telur, susu, madu
✅ Omega-3 EPA/DHA (250-500 mg/hari) dari algae oil
✅ Kalsium (500-1000 mg/hari)
✅ Iron + zinc (cek darah berkala)
✅ Choline (sering kekurangan, 425-550 mg/hari)
Karnivora? Hindari.
Riset tidak mendukung. Risiko jangka panjang (cardiovascular, kanker, diabetes, demensia) jauh outweigh klaim "weight loss" jangka pendek. Banyak yang mengaku "feel great" — ini sering karena cut sugar + processed food, bukan karena tidak ada sayur.
Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.