Lewati ke konten
Antikanker / KemoterapiResep dokter

Capecitabine

Obat **kemoterapi berbentuk tablet** untuk **kanker kolorektal, payudara, dan lambung**. Praktis diminum di rumah, tetapi tetap **di bawah pengawasan ketat tim onkologi**.

Nama generik
Capecitabine
Nama dagang
Xeloda, Capexta
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Pengobatan kanker usus besar/kolorektal sesuai penilaian dokter
  • Pengobatan kanker payudara sesuai protokol onkologi
  • Pengobatan kanker lambung sesuai keputusan tim dokter
  • Sebagai prodrug yang di dalam tubuh diubah menjadi 5-fluorourasil (5-FU) untuk menghambat pertumbuhan sel kanker

Dosis

Dewasa
Umumnya diminum dua kali sehari setelah makan dalam bentuk siklus (mis. 2 minggu minum lalu 1 minggu istirahat). Dosis dihitung berdasarkan luas permukaan tubuh dan protokol; hanya dokter onkologi yang menentukan dosis tepat Anda.
Anak
Penggunaan pada anak tidak rutin dan harus atas pertimbangan khusus dokter spesialis.
Lansia
Mungkin perlu penyesuaian dosis, terutama bila fungsi ginjal menurun; dipantau lebih ketat.

Efek Samping

  • Sindrom tangan-kaki: telapak tangan/kaki kemerahan, nyeri, kering, hingga mengelupas — laporkan segera karena dosis dapat disesuaikan
  • Diare (bisa berat) — jaga cairan dan beri tahu dokter
  • Mual dan muntah (minum setelah makan membantu)
  • Sariawan atau radang mulut
  • Penurunan sel darah (mudah lelah, mudah memar, lebih rentan infeksi)
  • Kelelahan dan nafsu makan menurun

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi capecitabine atau 5-fluorourasil
  • Diketahui mengalami kekurangan enzim DPD (dihidropirimidin dehidrogenase) — berisiko keracunan berat
  • Gangguan ginjal berat
  • Kehamilan (berbahaya bagi janin)

Interaksi dengan Obat Lain

  • Warfarin dan antikoagulan lain: capecitabine dapat meningkatkan risiko perdarahan, sehingga perlu pemantauan INR lebih ketat
  • Fenitoin: kadarnya dapat meningkat
  • Obat lain dan suplemen — selalu beri tahu dokter semua yang Anda konsumsi

Peringatan Penting

  • Bukan obat yang menjamin kesembuhan; ini bagian dari rencana terapi yang dinilai dan dipantau dokter onkologi.
  • Jangan menggandakan dosis bila terlupa — ikuti arahan dokter.
  • Sebagian kecil orang dengan kekurangan enzim DPD dapat mengalami keracunan berat; sampaikan riwayat keluarga/efek samping berat sebelumnya.
  • Berbahaya bagi janin — gunakan kontrasepsi selama dan beberapa waktu setelah pengobatan.
  • Segera hubungi dokter bila muncul diare berat, demam, sariawan parah, atau kulit tangan/kaki mengelupas.
  • Meski diminum di rumah, ini tetap kemoterapi — patuhi jadwal kontrol dan pemeriksaan darah.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori D - risiko terbukti

Estimasi Harga

Bervariasi tergantung merek dan dosis; tanyakan apotek atau rumah sakit. Sebagian dapat ditanggung program jaminan kesehatan.

Pertanyaan Umum

Apa itu kemoterapi oral?

Kemoterapi oral adalah obat kemoterapi berbentuk tablet yang diminum, sehingga sebagian besar dapat dijalani di rumah. Walau lebih praktis, capecitabine tetap kemoterapi dan harus tetap diawasi tim onkologi, termasuk pemeriksaan darah dan kontrol rutin sesuai jadwal.

Apa itu sindrom tangan-kaki?

Itu efek samping khas di mana kulit telapak tangan dan kaki menjadi kemerahan, nyeri, kering, hingga mengelupas. Jangan dianggap sepele — segera laporkan ke dokter, karena dosis sering dapat disesuaikan agar Anda lebih nyaman tanpa mengganggu pengobatan.

Apakah saya perlu memakai kontrasepsi selama pengobatan?

Ya. Capecitabine berbahaya bagi janin, sehingga dianjurkan menggunakan kontrasepsi yang efektif selama pengobatan dan beberapa waktu sesudahnya. Diskusikan pilihan yang aman dengan dokter Anda.

Referensi Medis

  1. 1. BPOM RI - Cek Produk Obat
  2. 2. Kementerian Kesehatan RI
  3. 3. Yayasan Kanker Indonesia

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.