Lewati ke konten
Antikanker / KemoterapiResep dokter

Hydroxyurea (Hidroksiurea)

Obat **kemoterapi oral** yang menurunkan produksi sel darah berlebih pada **leukemia mielositik kronik** serta beberapa kelainan sumsum tulang, dan membantu mengurangi krisis nyeri pada **penyakit sel sabit**. Harus dengan resep dan pengawasan dokter spesialis.

Nama generik
Hydroxyurea
Nama dagang
Hydrea, Leukocyl
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Pengobatan leukemia mielositik kronik (LMK) untuk membantu menurunkan jumlah sel darah putih yang berlebih
  • Kelainan sumsum tulang dengan sel darah atau trombosit berlebih, seperti trombositemia esensial dan polisitemia vera
  • Mengurangi frekuensi krisis nyeri pada penyakit sel sabit (sickle cell disease)

Dosis

Dewasa
Ditentukan dokter spesialis berdasarkan diagnosis, berat badan, dan hasil pemeriksaan darah; dosis sering disesuaikan dari waktu ke waktu sesuai jumlah sel darah.
Anak
Hanya atas indikasi dan pengawasan dokter spesialis anak/hematologi, dengan dosis berdasarkan berat badan dan pemantauan darah ketat.
Lansia
Mungkin perlu dosis lebih rendah, terutama bila fungsi ginjal menurun; pemantauan darah lebih sering.

Efek Samping

  • Penekanan sumsum tulang — sel darah putih, trombosit, dan hemoglobin dapat turun (efek samping utama yang harus dipantau)
  • Mual dan kadang muntah
  • Sariawan atau luka di mulut
  • Luka atau borok di kulit dan tungkai (terutama pada pemakaian jangka panjang)
  • Kerontokan rambut ringan

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi hydroxyurea
  • Kehamilan (berbahaya bagi janin)
  • Penekanan sumsum tulang berat yang sudah ada sebelumnya, kecuali atas pertimbangan dokter

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat lain yang juga menekan sumsum tulang atau kemoterapi/radioterapi lain (risiko penurunan sel darah lebih besar)
  • Beberapa antiretroviral (mis. didanosine/stavudine) dapat meningkatkan risiko efek samping
  • Beri tahu dokter dan apoteker tentang semua obat dan suplemen yang sedang Anda gunakan

Peringatan Penting

  • Berbahaya bagi janin — tidak untuk ibu hamil. Wanita maupun pria yang menjalani pengobatan dianjurkan menggunakan kontrasepsi selama terapi.
  • Wajib pemeriksaan darah berkala agar sel darah tidak turun terlalu rendah; jangan lewatkan jadwal kontrol.
  • Tangani obat dengan hati-hati: jangan dibuka, dihancurkan, atau dikunyah; telan utuh dan cuci tangan setelah memegangnya.
  • Minum banyak air selama terapi sesuai anjuran dokter.
  • Segera hubungi dokter bila muncul demam, infeksi, memar/perdarahan mudah, lemas berat, atau luka yang tidak sembuh.
  • Obat ini bukan obat alternatif dan bukan jaminan kesembuhan; gunakan hanya di bawah pengawasan dokter spesialis hematologi/onkologi.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori D - risiko terbukti

Estimasi Harga

Bervariasi; tanyakan apotek atau rumah sakit.

Pertanyaan Umum

Sebenarnya obat ini untuk apa?

Hydroxyurea membantu menurunkan jumlah sel darah yang berlebih pada beberapa kelainan darah dan leukemia tertentu (seperti leukemia mielositik kronik, trombositemia esensial, dan polisitemia vera), serta membantu mengurangi frekuensi krisis nyeri pada penyakit sel sabit. Obat ini tidak menjanjikan kesembuhan, tetapi membantu mengendalikan penyakit. Diagnosis dan penggunaannya harus ditentukan dokter spesialis.

Mengapa saya perlu cek darah secara rutin?

Karena efek samping utama hydroxyurea adalah penekanan sumsum tulang, sehingga sel darah putih, trombosit, dan hemoglobin bisa turun terlalu rendah. Pemeriksaan darah berkala memungkinkan dokter menyesuaikan dosis tepat waktu agar Anda tetap aman dan terlindungi dari infeksi maupun perdarahan.

Apakah aman dipakai saat hamil?

Tidak. Hydroxyurea berbahaya bagi janin dan tidak boleh digunakan selama kehamilan. Selama terapi, dianjurkan menggunakan kontrasepsi. Bila Anda hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui, segera diskusikan dengan dokter sebelum atau saat menggunakan obat ini.

Referensi Medis

  1. 1. BPOM RI - Cek Produk Obat
  2. 2. Kementerian Kesehatan RI
  3. 3. World Health Organization (WHO)

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.