Lewati ke konten
Antiseptik Mulut / KumurBebas (tanpa resep)

Efisol

**Efisol** adalah **antiseptik mulut dan tenggorokan** yang mengandung **dequalinium chloride** (pada varian tablet hisap **Efisol C** dikombinasi dengan **vitamin C / asam askorbat**, dan pada varian **Efisol Liquid** berupa obat kumur). Obat ini dipakai untuk mengatasi infeksi ringan di rongga mulut dan tenggorokan, seperti **sariawan**, **sakit tenggorokan**, dan **radang gusi**. Efisol tergolong **obat bebas terbatas**, sehingga bisa dibeli tanpa resep, tetapi tetap gunakan sesuai petunjuk pada kemasan.

Nama generik
Dequalinium chloride (dequalinium klorida)
Nama dagang
Efisol
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 4 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Membantu mengatasi sariawan (stomatitis) dan luka kecil di rongga mulut
  • Meredakan sakit tenggorokan dan radang tenggorokan (faringitis)
  • Membantu penanganan radang amandel (tonsilitis)
  • Mengatasi radang gusi (gingivitis) dan radang ringan lain pada rongga mulut
  • Bekerja sebagai antiseptik / antimikroba lokal terhadap infeksi ringan akibat bakteri dan jamur di mulut serta tenggorokan; kandungan vitamin C pada Efisol C berperan sebagai pelengkap

Dosis

Dewasa
Untuk Efisol C tablet hisap, tablet dihisap perlahan sampai larut di dalam mulut, jangan dikunyah atau ditelan langsung. Untuk Efisol Liquid, gunakan sebagai obat kumur pada area mulut dan tenggorokan. Ikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker, karena kekuatan dan frekuensi pemakaian dapat berbeda antar sediaan.
Anak
Penggunaan pada anak sebaiknya berdasarkan anjuran dokter atau apoteker. Tablet hisap tidak dianjurkan untuk anak yang belum bisa menghisap tablet dengan aman karena berisiko tersedak. Ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter.
Lansia
Umumnya dapat digunakan seperti pada dewasa. Bila ada penyakit penyerta atau sedang mengonsumsi obat lain, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter atau apoteker.

Efek Samping

  • Rasa perih, panas, atau tidak nyaman ringan di mulut atau tenggorokan
  • Iritasi ringan pada mukosa (lapisan) mulut, kadang berupa kemerahan
  • Mual atau gangguan pencernaan ringan, terutama bila tertelan dalam jumlah banyak
  • Reaksi alergi / hipersensitivitas seperti ruam, gatal, atau bengkak (jarang; hentikan pemakaian dan cari bantuan medis bila terjadi)

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi atau hipersensitivitas terhadap dequalinium chloride atau komponen lain dalam produk

Interaksi dengan Obat Lain

  • Pada sediaan obat kumur/cair, efektivitas dequalinium chloride (senyawa amonium kuaterner) dapat berkurang bila bercampur dengan sabun atau surfaktan anionik (misalnya pasta gigi ber-detergen); beri jeda waktu saat menggunakannya
  • Hindari penggunaan bersamaan dengan antiseptik mulut lain tanpa anjuran apoteker atau dokter agar efeknya tidak saling mengganggu
  • Informasikan ke dokter atau apoteker mengenai semua obat, suplemen, atau produk herbal yang sedang Anda gunakan

Peringatan Penting

  • Efisol hanya untuk infeksi ringan di mulut dan tenggorokan; bukan pengganti antibiotik bila infeksi bakteri memerlukan pengobatan sistemik
  • Bila keluhan tidak membaik dalam beberapa hari (sekitar 3 hari), makin berat, disertai demam tinggi, sulit menelan, atau bengkak, segera periksakan ke dokter
  • Untuk ibu hamil dan menyusui, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan
  • Meskipun Efisol termasuk obat bebas terbatas yang dapat dibeli tanpa resep, tetap gunakan sesuai aturan pakai; perlu diingat bahwa obat keras hanya boleh digunakan dengan resep dokter
  • Pastikan produk memiliki nomor izin edar BPOM yang sah dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id sebelum membeli atau menggunakan

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Efisol obat apa?

Efisol adalah antiseptik mulut dan tenggorokan dengan bahan aktif dequalinium chloride. Pada varian Efisol C tablet hisap, dequalinium chloride dikombinasi dengan vitamin C (asam askorbat), sedangkan Efisol Liquid berupa obat kumur. Efisol digunakan untuk mengatasi infeksi ringan di rongga mulut dan tenggorokan, seperti sariawan, sakit tenggorokan, faringitis, tonsilitis (radang amandel), dan radang gusi.

Apakah Efisol termasuk obat keras dan butuh resep dokter?

Tidak. Efisol tergolong obat bebas terbatas, yaitu obat yang bisa dibeli tanpa resep dokter tetapi dengan aturan pakai yang perlu diperhatikan. Meski begitu, gunakan sesuai petunjuk pada kemasan, dan bila keluhan tidak membaik segera periksa ke dokter. Sebagai catatan, obat yang tergolong obat keras memang hanya boleh digunakan dengan resep dokter. Pastikan juga produk terdaftar resmi dengan mengecek izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.

Apa bedanya Efisol C tablet hisap dan Efisol Liquid?

Efisol C adalah tablet hisap yang mengandung dequalinium chloride dikombinasi dengan vitamin C (asam askorbat), digunakan dengan cara dihisap perlahan sampai larut. Efisol Liquid adalah sediaan cair / obat kumur dengan dequalinium chloride 5 mg/mL. Keduanya sama-sama berfungsi sebagai antiseptik untuk infeksi ringan di mulut dan tenggorokan; pilih sesuai kebutuhan dan ikuti petunjuk pada kemasan atau anjuran apoteker/dokter.

Obat Terkait (Antiseptik Mulut / Kumur)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Referensi Medis

  1. 1. Medicastore - Efisol C Lozenges (komposisi Dequalinium Klorida + Asam Askorbat, produsen Novell, Obat Bebas Terbatas)
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi nomor izin edar produk obat di Indonesia
  3. 3. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.