Eflin
Eflin adalah **obat flu kombinasi** yang mengandung **triprolidine HCl** (antihistamin) dan **pseudoephedrine HCl** (dekongestan). Obat ini digunakan untuk meredakan gejala flu/selesma, rinitis alergi, dan rinitis vasomotor, seperti **hidung tersumbat**, bersin-bersin, pilek, serta mata berair dan gatal.
- Nama generik
- Kombinasi Triprolidine HCl + Pseudoephedrine HCl
- Nama dagang
- Eflin
Indikasi (Untuk apa)
- Meredakan gejala flu/selesma (common cold) pada saluran napas atas
- Mengatasi hidung tersumbat akibat pilek atau alergi
- Meredakan rinitis alergi dan rinitis vasomotor dengan gejala bersin-bersin dan pilek
- Membantu mengurangi mata berair dan gatal serta hidung meler yang menyertai flu dan alergi
Dosis
Efek Samping
- Mengantuk atau rasa kantuk (efek antihistamin triprolidine)
- Mulut, hidung, atau tenggorokan terasa kering
- Sulit tidur (insomnia), gelisah, atau gugup akibat pseudoephedrine
- Jantung berdebar (palpitasi) atau denyut jantung meningkat
- Pusing, sakit kepala, atau tremor (tangan gemetar)
- Mual atau rasa tidak nyaman pada lambung
- Sulit atau nyeri saat berkemih, terutama pada pria dengan pembesaran prostat
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Hipersensitif terhadap triprolidine, pseudoephedrine, atau komponen obat lainnya
- Penderita hipertensi berat atau penyakit jantung/pembuluh darah koroner berat
- Sedang atau baru saja (dalam 14 hari) menggunakan obat golongan penghambat MAO (MAOI)
- Glaukoma sudut sempit dan retensi urin (kesulitan berkemih)
Interaksi dengan Obat Lain
- Obat penghambat MAO (MAOI) dapat meningkatkan efek pseudoephedrine dan memicu krisis hipertensi
- Obat antihipertensi (mis. beta-blocker, metildopa) efeknya dapat berkurang oleh pseudoephedrine
- Alkohol dan obat penekan saraf pusat lain (obat tidur, penenang) dapat menambah efek mengantuk
- Antidepresan trisiklik dan stimulan lain dapat menambah beban pada jantung dan tekanan darah
Peringatan Penting
- Eflin termasuk obat keras sehingga penggunaannya memerlukan resep dan pengawasan dokter; jangan dipakai untuk swamedikasi tanpa anjuran tenaga medis
- Karena dapat menyebabkan kantuk, jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah meminum obat ini
- Gunakan dengan hati-hati pada penderita hipertensi, penyakit jantung, diabetes, hipertiroid, glaukoma, dan gangguan prostat
- Beri tahu dokter atau apoteker riwayat alergi obat serta penyakit yang Anda miliki sebelum menggunakan Eflin
- Ibu hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini
- Segera hentikan pemakaian dan cari pertolongan medis bila muncul reaksi alergi (ruam, gatal, bengkak, sesak napas), jantung berdebar hebat, tekanan darah naik tajam, atau tidak bisa berkemih
- Selalu verifikasi nomor izin edar di cekbpom.pom.go.id dan jangan gunakan melebihi dosis yang dianjurkan
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Eflin obat apa?
Eflin adalah obat flu kombinasi yang mengandung triprolidine HCl (antihistamin) dan pseudoephedrine HCl (dekongestan). Obat ini dipakai untuk meredakan gejala flu/selesma, rinitis alergi, dan rinitis vasomotor, seperti hidung tersumbat, bersin-bersin, pilek, serta mata berair dan gatal. Eflin tersedia dalam bentuk tablet maupun sirup.
Apakah Eflin harus dengan resep dokter?
Ya. Eflin tergolong obat keras sehingga penggunaannya memerlukan resep dan pengawasan dokter, bukan untuk dibeli bebas atau dipakai swamedikasi jangka panjang. Untuk memastikan status golongan dan keaslian produk, cek nomor izin edarnya lebih dulu di cekbpom.pom.go.id.
Apa efek samping Eflin yang perlu diwaspadai?
Efek yang paling sering adalah mengantuk (dari triprolidine) serta sulit tidur, gelisah, dan jantung berdebar (dari pseudoephedrine). Bisa juga muncul mulut kering, pusing, atau sulit berkemih. Hindari mengemudi setelah meminumnya, dan hentikan pemakaian lalu hubungi dokter bila muncul keluhan berat seperti tekanan darah naik atau detak jantung tidak teratur.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.