Lewati ke konten
AntidepresanResep dokter

Fluoxetine

Fluoxetine adalah **antidepresan golongan SSRI** untuk **depresi, gangguan kecemasan, gangguan panik, OCD, dan bulimia**. Bekerja menyeimbangkan **serotonin** di otak; **manfaatnya baru terasa setelah 2-4 minggu** dan **jangan dihentikan mendadak**. Depresi adalah kondisi kesehatan yang nyata dan bisa diobati — mencari bantuan adalah langkah berani, bukan tanda lemah.

Nama generik
Fluoxetine
Nama dagang
Prozac, Kalxetin, Andep, Nopres
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Pengobatan depresi (gangguan depresif mayor)
  • Pengobatan gangguan kecemasan dan gangguan panik
  • Pengobatan gangguan obsesif-kompulsif (OCD)
  • Pengobatan bulimia nervosa

Dosis

Dewasa
Dimulai dari dosis rendah sesuai resep dokter (umumnya 20 mg sekali sehari pada pagi hari), lalu disesuaikan bertahap. Manfaat penuh baru terasa setelah 2-4 minggu — jangan berhenti hanya karena merasa belum ada perubahan.
Anak
Hanya atas indikasi dan pengawasan ketat dokter spesialis; dosis disesuaikan dan pemantauan lebih cermat diperlukan.
Lansia
Mulai dari dosis lebih rendah dan tingkatkan perlahan; sesuaikan bila fungsi hati atau ginjal menurun.

Efek Samping

  • Mual, terutama di minggu-minggu awal (biasanya mereda; minum bersama makanan dapat membantu)
  • Sakit kepala
  • Gelisah, cemas, atau sulit tidur di awal pengobatan
  • Penurunan nafsu makan
  • Gangguan fungsi seksual (penurunan gairah atau kesulitan orgasme) — hal yang wajar untuk dibicarakan dengan dokter

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi fluoxetine atau obat SSRI lain
  • Sedang atau baru saja (dalam 14 hari) menggunakan obat MAOI

Interaksi dengan Obat Lain

  • Interaksi berbahaya dengan MAOI dan obat serotonergik lain (termasuk triptan, tramadol, dan suplemen St. John's Wort) — berisiko sindrom serotonin yang bisa fatal
  • Dapat meningkatkan kadar obat tertentu di darah; beri tahu dokter semua obat dan suplemen yang Anda gunakan
  • Hati-hati dengan obat pengencer darah karena dapat meningkatkan risiko perdarahan

Peringatan Penting

  • Manfaatnya baru terasa setelah 2-4 minggu. Ini bukan obat yang langsung "menenangkan", melainkan pengobatan yang dijalani teratur dengan kontrol dokter.
  • JANGAN dihentikan mendadak. Penghentian harus diturunkan bertahap atas arahan dokter agar terhindar dari gejala putus obat (pusing, mual, gelisah, sensasi seperti tersengat listrik).
  • Pada remaja dan dewasa muda di awal pengobatan perlu pemantauan ketat karena dapat untuk sementara meningkatkan pikiran atau perilaku menyakiti diri. Bila muncul, segera hubungi dokter atau orang terdekat — ini efek yang bisa ditangani, bukan kegagalan Anda.
  • Bila muncul pikiran untuk menyakiti atau mengakhiri hidup, kamu tidak sendirian dan bantuan tersedia. Hubungi SEJIWA Kemenkes di 119 ext 8 kapan saja, atau datang ke IGD rumah sakit terdekat. Ceritakan juga kepada orang yang kamu percaya — meminta tolong adalah langkah yang kuat dan berani.
  • Beri tahu dokter bila Anda hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui.
  • Depresi dan gangguan kecemasan adalah kondisi kesehatan yang nyata dan dapat diobati — bukan "kurang iman", "lebay", atau tanda kelemahan pribadi.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Estimasi Harga

Bervariasi tergantung merek dan dosis; tanyakan apotek.

Pertanyaan Umum

Kapan efek fluoxetine mulai terasa?

Umumnya 2-4 minggu untuk merasakan manfaat penuh. Wajar bila di awal Anda belum merasakan perubahan — jangan buru-buru berhenti. Tetap minum teratur sesuai resep dan sampaikan perkembangan Anda saat kontrol.

Kenapa tidak boleh berhenti mendadak?

Berhenti tiba-tiba dapat memicu gejala putus obat seperti pusing, mual, gelisah, atau sensasi seperti tersengat listrik. Karena itu dosis perlu diturunkan bertahap atas arahan dokter, bukan dihentikan sendiri secara mendadak.

Apakah fluoxetine menyebabkan ketergantungan?

Fluoxetine tidak menimbulkan ketergantungan seperti obat penenang. Meski begitu, penghentiannya tetap perlu dilakukan secara bertahap dengan pendampingan dokter agar tubuh menyesuaikan diri dan terhindar dari gejala putus obat.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. BPOM RI - Cek Produk Obat
  2. 2. Kementerian Kesehatan RI
  3. 3. PDSKJI - Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.