Lewati ke konten
Antiemetik / Anti-mualResep dokter

Hufadon

Hufadon adalah **obat antiemetik** (anti mual-muntah) dengan kandungan **Domperidone**, produksi PT Gratia Husada Farma (HUFA). Obat ini bekerja sebagai **antagonis reseptor dopamin** yang mempercepat pengosongan lambung sehingga digunakan untuk mengatasi **mual dan muntah** serta meredakan gejala **dispepsia fungsional** (rasa penuh, kembung, cepat kenyang). Hufadon termasuk **obat keras** sehingga hanya boleh digunakan dengan **resep dokter**.

Nama generik
Domperidone
Nama dagang
Hufadon
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 3 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Mengatasi mual dan muntah akut, termasuk yang dipicu oleh terapi Levodopa atau Bromokriptin pada penyakit Parkinson
  • Meredakan mual dan muntah akibat kemoterapi dan radioterapi kanker (terutama pada anak)
  • Meredakan gejala dispepsia fungsional seperti rasa penuh di ulu hati, kembung, cepat kenyang, dan mual setelah makan
  • Bukan untuk pencegahan mual-muntah pasca-operasi rutin atau untuk penggunaan jangka panjang lebih dari 12 minggu

Dosis

Dewasa
Dosis Domperidone disesuaikan dengan berat badan, usia, dan kondisi klinis. Gunakan sesuai petunjuk pada kemasan atau resep dokter, umumnya diminum sebelum makan. Karena berkaitan dengan risiko jantung, dianjurkan dosis efektif terendah dalam durasi sesingkat mungkin (biasanya tidak lebih dari 1 minggu tanpa evaluasi dokter).
Anak
Penggunaan pada anak, terutama sediaan suspensi, harus mengikuti perhitungan dosis berdasarkan berat badan yang ditentukan dokter. Jangan memberikan tanpa anjuran tenaga medis.
Lansia
Lansia lebih rentan terhadap efek pada irama jantung; gunakan hanya atas pertimbangan dan pengawasan dokter.

Efek Samping

  • Mulut kering
  • Sakit kepala
  • Mengantuk atau merasa lemas
  • Diare atau gangguan pencernaan ringan
  • Peningkatan kadar hormon prolaktin yang dapat menyebabkan payudara terasa nyeri/membesar, keluar cairan dari puting (galaktorea), atau gangguan menstruasi
  • Efek serius yang jarang: gangguan irama jantung (perpanjangan interval QT) dan reaksi alergi

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Alergi (hipersensitivitas) terhadap Domperidone
  • Perdarahan, sumbatan mekanik, atau perforasi pada saluran cerna
  • Tumor kelenjar hipofisis yang melepaskan prolaktin (prolaktinoma)
  • Gangguan fungsi hati sedang hingga berat
  • Kondisi dengan gangguan hantaran/irama jantung atau perpanjangan interval QT yang sudah diketahui

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat yang menghambat enzim CYP3A4 (misalnya ketokonazol, eritromisin, klaritromisin) dapat meningkatkan kadar Domperidone dalam darah
  • Obat lain yang juga memperpanjang interval QT (beberapa antiaritmia, antipsikotik, antibiotik tertentu) dapat menambah risiko gangguan irama jantung
  • Obat antikolinergik dan analgesik opioid dapat melawan efek prokinetik Domperidone pada lambung

Peringatan Penting

  • Hufadon adalah obat keras dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter
  • Hentikan pemakaian dan segera hubungi dokter bila muncul jantung berdebar tidak teratur, pingsan, atau gejala gangguan irama jantung
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki penyakit jantung, gangguan ginjal atau hati, riwayat alergi obat, atau sedang mengonsumsi obat lain
  • Tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang lebih dari 12 minggu
  • Konsultasikan dengan dokter atau apoteker jika sedang hamil atau menyusui sebelum menggunakan obat ini
  • Pastikan produk memiliki nomor izin edar BPOM yang sah dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Hufadon obat apa?

Hufadon adalah obat antiemetik berisi Domperidone produksi PT Gratia Husada Farma (HUFA). Obat ini digunakan untuk mengatasi mual dan muntah serta meredakan gejala dispepsia fungsional seperti kembung dan cepat kenyang. Hufadon termasuk obat keras yang memerlukan resep dokter.

Apakah Hufadon bisa dibeli bebas tanpa resep?

Tidak. Hufadon dikategorikan sebagai obat keras (prescription-only) di Indonesia sehingga penggunaannya harus dengan resep dokter. Anda juga dapat memverifikasi status dan nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.

Apa efek samping dan hal yang perlu diwaspadai dari Hufadon?

Efek samping yang mungkin muncul antara lain mulut kering, sakit kepala, mengantuk, serta peningkatan hormon prolaktin. Yang perlu diwaspadai adalah risiko gangguan irama jantung (perpanjangan interval QT), sehingga Hufadon sebaiknya dipakai pada dosis efektif terendah dalam durasi sesingkat mungkin dan tidak lebih dari 12 minggu tanpa evaluasi dokter.

Referensi Medis

  1. 1. Hufa.co.id - Situs resmi produsen (HUFA): Hufadon Kaplet, komposisi Domperidone 10 mg
  2. 2. PIONAS BPOM - Informasi obat Domperidone/Hufadon
  3. 3. Cek BPOM - Verifikasi nomor izin edar obat

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.