Norvom
**Norvom** adalah obat **antiemetik** sekaligus **prokinetik** yang mengandung zat aktif **metoklopramida HCl (metoclopramide)**, digunakan untuk mencegah dan mengatasi **mual serta muntah** (akibat obat, pasca-operasi, atau kemoterapi), meredakan gejala **refluks esofagitis**, dan menangani **gastroparesis** dengan mempercepat pengosongan lambung. Norvom termasuk **obat keras** sehingga hanya boleh digunakan dengan **resep dokter**.
- Nama generik
- Metoclopramide HCl (metoklopramida hidroklorida)
- Nama dagang
- Norvom
Indikasi (Untuk apa)
- Mencegah dan mengatasi mual serta muntah akibat obat, pasca-operasi, maupun kemoterapi
- Meredakan gejala refluks esofagitis (GERD) seperti rasa panas dan mual
- Menangani gastroparesis akut maupun kronik (pengosongan lambung yang lambat, termasuk pada penderita diabetes)
- Mempercepat pengosongan lambung dan membantu prosedur pemeriksaan saluran cerna bagian atas
- Catatan: tidak diindikasikan untuk mabuk perjalanan (motion sickness)
Dosis
Efek Samping
- Mengantuk, lelah, atau pusing
- Gelisah, cemas, atau sulit tenang (akatisia)
- Diare
- Gejala ekstrapiramidal seperti kekakuan otot, gerakan tak terkendali, atau distonia pada mulut/leher/mata — segera hentikan dan hubungi dokter
- Tardive dyskinesia (gerakan berulang yang tak terkendali) pada penggunaan jangka panjang
- Peningkatan hormon prolaktin yang dapat menyebabkan gangguan menstruasi, keluarnya ASI di luar menyusui (galaktorea), atau pembesaran payudara
- Sakit kepala dan penurunan tekanan darah (hipotensi)
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat hipersensitivitas terhadap metoklopramida
- Perdarahan, sumbatan (obstruksi), atau perforasi saluran cerna
- Feokromositoma (tumor kelenjar adrenal)
- Epilepsi atau riwayat kejang
- Riwayat tardive dyskinesia atau reaksi ekstrapiramidal akibat metoklopramida sebelumnya
Interaksi dengan Obat Lain
- Obat antikolinergik dan analgesik opioid dapat menurunkan efek prokinetik metoklopramida
- Obat penekan susunan saraf pusat, obat penenang, dan alkohol dapat memperkuat efek mengantuk
- Obat antipsikotik meningkatkan risiko gejala ekstrapiramidal
- Levodopa dan obat Parkinson lain memiliki efek yang saling berlawanan dengan metoklopramida
- Dapat memengaruhi penyerapan obat lain (mis. digoksin, siklosporin); beri tahu dokter semua obat yang sedang dikonsumsi
Peringatan Penting
- Norvom adalah obat keras — hanya digunakan dengan resep dokter dan tidak untuk pengobatan sendiri jangka panjang
- Gunakan dalam jangka pendek untuk menurunkan risiko gejala ekstrapiramidal dan tardive dyskinesia; hentikan dan hubungi dokter bila muncul gerakan tak terkendali
- Risiko efek samping neurologis lebih tinggi pada anak, remaja, dan lansia
- Dapat menyebabkan kantuk — hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah minum obat
- Informasikan ke dokter bila memiliki penyakit ginjal, hati, jantung, epilepsi, atau sedang hamil/menyusui
- Pastikan produk memiliki izin edar BPOM yang masih berlaku dengan mengecek nomor registrasi (menurut data produk, sediaan kaplet tercatat DKL9609205904A1) di cekbpom.pom.go.id
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Norvom obat apa?
Norvom adalah obat antiemetik dan prokinetik berisi metoklopramida HCl (metoclopramide) produksi PT Ifars. Obat ini digunakan untuk mencegah dan mengatasi mual dan muntah (akibat obat, pasca-operasi, atau kemoterapi), meredakan refluks esofagitis, serta menangani gastroparesis dengan mempercepat pengosongan lambung. Norvom termasuk obat keras.
Apakah Norvom bisa dibeli bebas tanpa resep?
Tidak. Norvom adalah obat keras (ditandai lingkaran merah) sehingga memerlukan resep dokter dan harus ditebus di apotek. Jangan menggunakannya untuk pengobatan sendiri. Pastikan pula izin edarnya masih terdaftar dengan mengecek di cekbpom.pom.go.id.
Apakah Norvom bisa untuk mabuk perjalanan (mual saat naik kendaraan)?
Tidak. Metoklopramida pada Norvom tidak diindikasikan untuk mabuk perjalanan (motion sickness). Obat ini ditujukan untuk mual dan muntah akibat obat, pasca-operasi, kemoterapi, refluks esofagitis, atau gastroparesis. Untuk mabuk perjalanan, tanyakan pilihan obat yang tepat kepada dokter atau apoteker.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.