Merlopam
Merlopam adalah obat berisi **lorazepam**, golongan **benzodiazepin** (ansiolitik/sedatif kerja menengah), yang dipakai untuk terapi **jangka pendek** gangguan kecemasan, gejala cemas yang menyertai depresi, serta insomnia yang berkaitan dengan kecemasan. Merlopam diproduksi PT Mersifarma Tirmaku Mercusana dan tersedia sebagai tablet salut selaput 0,5 mg dan 2 mg. Obat ini berstatus **obat keras sekaligus psikotropika Golongan IV** sehingga hanya boleh diperoleh dengan **resep dokter** dan tidak boleh dijual bebas.
- Nama generik
- Lorazepam
- Nama dagang
- Merlopam
Indikasi (Untuk apa)
- Terapi jangka pendek gangguan kecemasan (ansietas) dan gejala kecemasan yang menyertai depresi
- Insomnia (sulit tidur) yang berkaitan dengan kecemasan atau stres situasional
- Premedikasi atau sedasi sebelum tindakan bedah dan induksi anestesi
- Sebagai bagian penanganan kedaruratan status epileptikus di fasilitas kesehatan (umumnya memakai lorazepam bentuk injeksi, bukan tablet)
Dosis
Efek Samping
- Mengantuk berlebihan, rasa lelah, dan lemas pada siang hari
- Pusing, sakit kepala, dan gangguan keseimbangan (risiko jatuh, terutama pada lansia)
- Penurunan konsentrasi, waktu reaksi melambat, dan gangguan daya ingat jangka pendek (amnesia anterograd)
- Bicara pelo atau tidak jelas dan koordinasi gerak menurun
- Mulut kering, mual, atau gangguan pencernaan ringan
- Penglihatan kabur atau ganda
- Reaksi paradoks berupa gelisah, agitasi, mudah marah, atau justru sulit tidur (lebih sering pada lansia dan anak)
- Ketergantungan fisik dan psikis serta toleransi bila dipakai lama atau melebihi dosis
- Gejala putus obat (withdrawal) bila dihentikan mendadak: cemas memuncak, insomnia berat, tremor, berkeringat, hingga kejang
- Depresi napas, terutama bila dikombinasi alkohol, opioid, atau obat penekan susunan saraf pusat lain
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat hipersensitivitas (alergi) terhadap lorazepam atau benzodiazepin lain
- Miastenia gravis
- Insufisiensi pernapasan berat atau sindrom apnea tidur (sleep apnea) berat
- Gangguan hati berat (insufisiensi hepatik berat)
- Glaukoma sudut tertutup akut
- Keracunan akut alkohol, opioid, atau obat penekan susunan saraf pusat lain
- Ibu menyusui dan kehamilan, kecuali dinilai dokter benar-benar diperlukan
Interaksi dengan Obat Lain
- Alkohol — memperkuat efek sedasi dan menekan pernapasan; hindari sepenuhnya selama memakai Merlopam
- Opioid (morfin, kodein, tramadol, fentanil) — kombinasi meningkatkan risiko sedasi dalam, depresi napas, koma, dan kematian; hanya boleh atas keputusan dokter
- Obat tidur, benzodiazepin lain, dan barbiturat — efek sedasi saling menumpuk
- Antidepresan, antipsikotik, dan penstabil mood tertentu — dapat menambah efek mengantuk
- Antihistamin generasi lama (mis. difenhidramin, klorfeniramin) dan obat flu yang mengandungnya — menambah kantuk
- Antiepilepsi seperti asam valproat dan fenitoin — dapat mengubah efek atau kadar obat; perlu pemantauan dokter
- Klozapin — kombinasi dengan benzodiazepin dilaporkan dapat menyebabkan sedasi berat dan gangguan napas
- Probenesid — dapat memperpanjang efek lorazepam sehingga dosis mungkin perlu disesuaikan dokter
- Teofilin dan aminofilin — dapat mengurangi efek sedatif lorazepam
Peringatan Penting
- Merlopam adalah obat keras sekaligus psikotropika Golongan IV di Indonesia. Peredarannya diawasi ketat, wajib resep dokter, dan tidak boleh dibeli bebas, dititipkan, atau diperjualbelikan antarindividu.
- Jangan mengobati diri sendiri dengan Merlopam. Jangan pernah memakai sisa resep orang lain atau memberikan Merlopam kepada orang lain, meskipun keluhannya terasa mirip.
- Jangan menghentikan pemakaian secara mendadak setelah dipakai beberapa waktu. Penghentian harus bertahap (tapering) sesuai arahan dokter untuk menghindari sindrom putus obat, termasuk risiko kejang.
- Risiko toleransi, ketergantungan, dan penyalahgunaan meningkat seiring lama pemakaian dan besarnya dosis. Diskusikan dengan dokter bila merasa dosis lama tidak lagi terasa cukup — jangan menaikkan sendiri.
- Hindari mengemudi, mengoperasikan mesin, atau bekerja di ketinggian selama masih terasa mengantuk atau melayang.
- Hindari alkohol sepenuhnya selama terapi karena dapat menimbulkan depresi napas yang mengancam nyawa.
- Beri tahu dokter atau apoteker bila memiliki riwayat alergi obat, terutama terhadap lorazepam atau benzodiazepin lain, serta bila pernah mengalami penyalahgunaan zat atau alkohol, depresi berat, pikiran menyakiti diri sendiri, gangguan pernapasan, gangguan hati atau ginjal, dan bila sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui. Sebutkan pula semua obat, suplemen, dan jamu yang sedang dipakai.
- Segera cari pertolongan medis bila muncul napas sangat lambat atau dangkal, sangat sulit dibangunkan atau tidak sadar, kebingungan berat, kejang, gelisah dan agitasi hebat, atau ruam, gatal, serta bengkak pada wajah, bibir, dan lidah sebagai tanda reaksi alergi.
- Simpan di tempat aman dan terkunci, jauh dari jangkauan anak-anak dan orang lain, karena obat ini termasuk zat yang diawasi.
- Pastikan produk yang Anda terima memiliki nomor izin edar BPOM yang sah — periksa di cekbpom.pom.go.id — dan tebus hanya di apotek resmi dengan resep dokter. Halaman ini bersifat edukatif dan bukan tawaran penjualan obat.
- Informasi di halaman ini tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau resep dari dokter.
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Merlopam obat apa?
Merlopam adalah obat yang mengandung zat aktif lorazepam, termasuk golongan benzodiazepin (ansiolitik/sedatif kerja menengah). Obat ini digunakan untuk terapi jangka pendek gangguan kecemasan, gejala cemas yang menyertai depresi, insomnia yang berkaitan dengan kecemasan, serta sebagai obat penenang sebelum tindakan bedah atau induksi anestesi. Merlopam diproduksi PT Mersifarma Tirmaku Mercusana dalam bentuk tablet salut selaput 0,5 mg dan 2 mg, dan berstatus obat keras sekaligus psikotropika sehingga hanya boleh digunakan dengan resep dokter dan tidak boleh dipakai untuk mengobati diri sendiri.
Apakah Merlopam bisa dibeli bebas tanpa resep?
Tidak. Merlopam berstatus obat keras sekaligus psikotropika Golongan IV, sehingga penjualannya diawasi ketat dan hanya boleh diserahkan apotek berdasarkan resep dokter. Membeli atau menjualnya tanpa resep melanggar ketentuan yang berlaku dan berbahaya bagi kesehatan. Bila menemukan produk ini ditawarkan bebas secara daring, patut dicurigai keasliannya — periksa nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id dan tebus hanya di apotek resmi.
Apakah Merlopam bisa menyebabkan ketergantungan dan boleh dihentikan sendiri?
Ya, semua benzodiazepin termasuk lorazepam berisiko menimbulkan toleransi dan ketergantungan, terutama bila dipakai lebih lama atau lebih besar dari yang diresepkan. Karena itu Merlopam diberikan untuk jangka pendek dengan dosis efektif terendah. Obat ini tidak boleh dihentikan mendadak setelah dipakai beberapa waktu, karena dapat memicu gejala putus obat seperti cemas memuncak, insomnia berat, tremor, berkeringat, hingga kejang. Penghentian harus dilakukan bertahap sesuai arahan dokter yang meresepkan.
Obat Terkait (Ansiolitik / Penenang)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Kondisi yang Umumnya Ditangani
Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Ansiolitik / Penenang — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.
Tools kesehatan terkait
Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.