Lewati ke konten
Mukolitik / Pengencer DahakBebas (tanpa resep)

Mucohexin

Mucohexin adalah obat **mukolitik** (pengencer dahak) dengan zat aktif **Bromhexine HCl** yang digunakan untuk **mengencerkan dahak kental** dan memudahkan pengeluaran dahak pada **batuk berdahak** yang menyertai bronkitis, emfisema, serta radang saluran napas lainnya. Umumnya tergolong **Obat Bebas Terbatas** (lingkaran biru); selalu perhatikan golongan dan izin edar yang tertera pada kemasan.

Nama generik
Bromhexine HCl (Bromheksin HCl)
Nama dagang
Mucohexin
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 8 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Membantu mengencerkan dahak yang kental sehingga lebih mudah dikeluarkan pada batuk berdahak
  • Terapi tambahan pada gangguan saluran napas dengan sekret (dahak) berlebih, seperti bronkitis dan emfisema
  • Meredakan gejala pada radang saluran napas lain yang disertai dahak kental

Dosis

Dewasa
Mucohexin tersedia dalam bentuk tablet 8 mg dan sirup 4 mg/5 mL. Ikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan atau anjuran apoteker/dokter; jangan melebihi dosis yang dianjurkan.
Anak
Untuk anak, gunakan sediaan sirup sesuai petunjuk pada kemasan atau resep dokter. Konsultasikan dulu ke dokter sebelum memberikan pada anak, terutama anak kecil.
Lansia
Umumnya mengikuti dosis dewasa; pasien lanjut usia atau dengan gangguan ginjal/hati sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Efek Samping

  • Gangguan saluran cerna ringan seperti mual, muntah, nyeri ulu hati, atau diare
  • Sakit kepala atau pusing
  • Reaksi alergi seperti ruam kulit, gatal, atau (jarang) bengkak pada wajah/bibir
  • Peningkatan enzim hati yang bersifat sementara (jarang)

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat hipersensitif (alergi) terhadap Bromhexine HCl atau komponen lain dalam obat
  • Hati-hati pada penderita tukak lambung aktif karena bromheksin dapat mengiritasi mukosa lambung

Interaksi dengan Obat Lain

  • Penggunaan bersama antitusif (obat penekan batuk) seperti kodein tidak dianjurkan karena dapat menghambat pengeluaran dahak yang sudah diencerkan
  • Dapat digunakan bersama antibiotik tertentu (mis. amoksisilin, eritromisin) dan justru meningkatkan kadar antibiotik pada dahak; tetap ikuti anjuran dokter

Peringatan Penting

  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki tukak lambung, gangguan hati atau ginjal, atau asma sebelum menggunakan obat ini
  • Hentikan pemakaian dan segera ke dokter bila timbul reaksi alergi berat atau reaksi kulit yang tidak biasa
  • Bila batuk berdahak tidak membaik dalam beberapa hari, disertai demam tinggi, sesak, atau dahak berdarah, segera periksa ke dokter
  • Untuk ibu hamil dan menyusui, gunakan hanya atas anjuran dokter
  • Pastikan nomor izin edar terdaftar dengan mengecek di cekbpom.pom.go.id; meski termasuk Obat Bebas Terbatas, tetap perhatikan aturan pakai pada kemasan

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Mucohexin obat apa?

Mucohexin adalah obat mukolitik (pengencer dahak) berisi Bromhexine HCl. Obat ini dipakai untuk mengencerkan dahak kental dan memudahkan pengeluaran dahak pada batuk berdahak yang menyertai bronkitis, emfisema, dan radang saluran napas lainnya. Tersedia dalam bentuk tablet 8 mg dan sirup 4 mg/5 mL.

Apakah Mucohexin harus dengan resep dokter?

Tidak. Mucohexin termasuk golongan Obat Bebas Terbatas (ditandai lingkaran biru), sehingga bisa dibeli tanpa resep dokter. Meski begitu, tetap ikuti aturan pakai pada kemasan, dan konsultasikan ke dokter atau apoteker bila keluhan tidak membaik. Anda juga bisa memverifikasi izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.

Bagaimana aturan minum Mucohexin?

Ikuti dosis yang tertera pada kemasan atau anjuran apoteker/dokter, dan jangan melebihi dosis yang dianjurkan. Untuk anak sebaiknya gunakan sediaan sirup sesuai petunjuk. Minum air yang cukup dapat membantu proses pengenceran dahak. Hindari menggabungkannya dengan obat penekan batuk tanpa arahan dokter.

Obat Terkait (Mukolitik / Pengencer Dahak)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Referensi Medis

  1. 1. MIMS Indonesia - Mucohexin
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi Izin Edar Obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.