Lewati ke konten
Mukolitik / Pengencer DahakResep dokter

Vestein

Vestein adalah obat **mukolitik** (pengencer dahak) yang berisi zat aktif **erdosteine** dan diproduksi oleh Kalbe Farma. Obat ini digunakan untuk mengencerkan dahak yang kental pada gangguan saluran pernapasan akut maupun kronik, seperti **bronkitis akut**, **bronkitis kronik**, dan eksaserbasi PPOK, sehingga dahak lebih mudah dikeluarkan. Vestein termasuk **obat keras** yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Nama generik
Erdosteine
Nama dagang
Vestein
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Mengencerkan dahak yang kental (mukolitik) pada gangguan saluran pernapasan akut maupun kronik dengan sekret kental
  • Membantu terapi bronkitis akut dan bronkitis kronik
  • Membantu penanganan eksaserbasi akut bronkitis kronik dan PPOK (penyakit paru obstruktif kronik)
  • Membantu mengeluarkan dahak yang sulit dikeluarkan pada infeksi atau radang saluran napas

Dosis

Dewasa
Ikuti dosis yang tertera pada kemasan atau resep dokter. Vestein tersedia dalam bentuk kapsul 300 mg dan sirup kering (dry syrup) 175 mg/5 mL. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa anjuran dokter.
Anak
Untuk anak umumnya digunakan bentuk sirup kering. Dosis harus ditentukan oleh dokter sesuai usia dan berat badan anak; jangan memberikan tanpa anjuran dokter.
Lansia
Gunakan sesuai anjuran dokter, terutama bila terdapat gangguan fungsi hati atau ginjal.

Efek Samping

  • Gangguan saluran cerna seperti mual, muntah, nyeri ulu hati, atau diare
  • Sakit kepala
  • Perubahan indra pengecap (rasa)
  • Reaksi alergi pada kulit seperti ruam atau gatal (jarang)

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Penderita sirosis hati atau gangguan fungsi hati berat
  • Defisiensi enzim sistationin sintetase (cystathionine synthetase)
  • Riwayat alergi (hipersensitivitas) terhadap erdosteine

Interaksi dengan Obat Lain

  • Penggunaan bersama obat penekan batuk (antitusif, mis. kodein) dapat menyebabkan penumpukan dahak karena refleks batuk tertekan
  • Informasikan ke dokter semua obat yang sedang Anda gunakan, termasuk antibiotik, agar terapi saluran napas berjalan aman dan tepat

Peringatan Penting

  • Vestein termasuk golongan obat keras dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter
  • Hati-hati pada penderita gangguan fungsi hati atau ginjal
  • Segera hubungi dokter bila dahak makin banyak, disertai demam tinggi, sesak memburuk, atau tidak membaik setelah beberapa hari
  • Hindari mengombinasikan dengan obat penekan batuk tanpa anjuran dokter karena dapat menghambat pengeluaran dahak
  • Pastikan produk terdaftar BPOM; cek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id sebelum menggunakan

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Vestein obat apa?

Vestein adalah obat mukolitik (pengencer dahak) yang berisi zat aktif erdosteine dan diproduksi oleh Kalbe Farma. Obat ini digunakan untuk mengencerkan dahak kental pada gangguan saluran napas seperti bronkitis akut dan kronik sehingga dahak lebih mudah dikeluarkan. Vestein termasuk obat keras dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Apakah Vestein antibiotik?

Bukan. Vestein bukan antibiotik, melainkan mukolitik yang bekerja mengencerkan dahak agar mudah dikeluarkan. Bila penyebabnya infeksi bakteri, dokter dapat meresepkan antibiotik secara terpisah. Jangan menggunakan Vestein sebagai pengganti antibiotik.

Apakah Vestein bisa dibeli tanpa resep dokter?

Tidak. Vestein termasuk golongan obat keras sehingga memerlukan resep dokter. Pastikan juga produk terdaftar di BPOM dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id sebelum digunakan.

Obat Terkait (Mukolitik / Pengencer Dahak)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Referensi Medis

  1. 1. Halodoc - Vestein 300 mg (Erdosteine, Obat Keras, Kalbe Farma)
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi nomor izin edar obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.