Lewati ke konten
BronkodilatorResep dokter

Salbutamol

Bronkodilator short-acting untuk asma dan PPOK. Inhaler atau nebulizer, efek cepat dalam 5-15 menit.

Nama generik
Salbutamol sulfate (Albuterol)
Nama dagang
Ventolin, Lasal, Velutine
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 8 Mei 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Asma akut (bronkospasme)
  • PPOK (penyakit paru obstruktif kronik)
  • Pencegahan bronkospasme akibat olahraga

Dosis

Dewasa
Inhaler: 1-2 semprot (100-200 mcg) tiap 4-6 jam saat butuh. Nebulizer: 2.5-5 mg dalam saline.
Anak
Inhaler dengan spacer: 1-2 semprot tiap 4-6 jam. Nebulizer: 1.25-2.5 mg sesuai usia.

Efek Samping

  • Tremor tangan (umum)
  • Jantung berdebar (palpitasi)
  • Sakit kepala
  • Kram otot
  • Hipokalemia pada dosis tinggi berulang

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Alergi salbutamol

Interaksi dengan Obat Lain

  • Beta-blocker - antagonis efek
  • Diuretik - risiko hipokalemia
  • Digoxin - turunkan kadar
  • MAO inhibitor - efek kardiovaskular

Peringatan Penting

  • Jika butuh >2 inhaler/minggu, asma mungkin tidak terkontrol - konsultasi dokter
  • Inhaler bukan obat utama untuk asma jangka panjang - perlu controller (steroid inhalasi)
  • Bawa selalu untuk asma akut

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Estimasi Harga

Rp 50.000 - Rp 150.000 per inhaler (200 puff)

Obat Terkait (Bronkodilator)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Kondisi yang Umumnya Ditangani

Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Bronkodilator — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. GINA Asthma Guidelines
  2. 2. PDPI - Konsensus Asma Indonesia

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.