Lewati ke konten
Penyakit Umum

Kejang Demam (Step pada Anak)

Juga dikenal sebagai: kejang demam, step, sawan, febrile seizure

**Kejang yang dipicu demam** pada anak usia **6 bulan - 5 tahun**. Jenis sederhana umumnya **tidak berbahaya** dan **bukan epilepsi**.

Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026
Orang tua menjaga anak yang demam

Ringkasan

Kejang demam (sering disebut step atau sawan) adalah kejang yang dipicu oleh demam pada anak, umumnya usia 6 bulan sampai 5 tahun, dan biasanya muncul saat infeksi virus biasa seperti flu. Kondisi ini bukan epilepsi. Jenis sederhana (berlangsung singkat, kurang dari 15 menit, melibatkan seluruh tubuh, dan tidak berulang dalam 24 jam) umumnya tidak berbahaya dan tidak merusak otak, meskipun sangat menakutkan bagi orang tua. Hal terpenting adalah tetap tenang, melakukan pertolongan pertama yang benar, dan tahu kapan harus segera mencari pertolongan medis.

Gejala

  • Kejang muncul saat anak sedang demam
  • Kelojotan atau kaku pada seluruh tubuh
  • Mata mendelik ke atas dan tidak merespons sesaat
  • Pada jenis sederhana: berlangsung kurang dari 15 menit dan tidak berulang dalam 24 jam
  • Setelah kejang reda, anak biasanya mengantuk lalu pulih

Penyebab

  • Demam yang naik cepat, paling sering akibat infeksi virus biasa (mis. flu)
  • Otak anak yang masih berkembang lebih sensitif terhadap kenaikan suhu
  • Adanya kecenderungan/riwayat keluarga kejang demam

Faktor Risiko

  • Usia 6 bulan - 5 tahun
  • Riwayat kejang demam dalam keluarga
  • Demam tinggi akibat infeksi (ISPA, radang tenggorokan, dll.)
  • Pernah mengalami kejang demam sebelumnya

Kapan Harus ke Dokter?

  • Kejang berlangsung lebih dari 5 menit (segera ke IGD)
  • Kejang berulang dalam satu episode demam atau dalam 24 jam
  • Anak berusia di bawah 6 bulan atau di atas 5 tahun
  • Disertai kaku kuduk, ruam, atau penurunan kesadaran (waspada meningitis)
  • Ini adalah kejang pertama kali dan belum pernah diperiksa dokter
  • Anak tampak sangat lemas, sesak, atau biru

Pengobatan

  • Pertolongan pertama saat kejang: tetap tenang, baringkan anak dalam posisi miring agar air liur mudah keluar
  • JANGAN memasukkan apa pun ke mulut anak (sendok, jari, kain) - ini mitos berbahaya dan bisa melukai serta menyumbat napas
  • Jauhkan benda berbahaya di sekitar anak dan longgarkan pakaian
  • Jangan menahan atau melawan gerakan kejang; catat lama kejang
  • Setelah kejang reda, turunkan demam (parasetamol sesuai dosis, kompres hangat) dan obati infeksi penyebabnya atas anjuran dokter
  • Pemeriksaan dokter untuk memastikan penyebab demam, terutama pada kejang pertama

Pencegahan

  • Kendalikan demam dengan obat penurun panas dan cairan yang cukup untuk kenyamanan anak - namun perlu dipahami bahwa obat penurun panas tidak terbukti dapat mencegah terjadinya kejang demam itu sendiri
  • Obati infeksi penyebab demam sesuai anjuran dokter
  • Tidak ada cara yang terbukti dapat mencegah sepenuhnya kejang demam sederhana, dan obat anti-kejang rutin umumnya tidak dianjurkan untuk jenis sederhana - diskusikan dengan dokter bila kejang sering berulang
  • Pahami pertolongan pertama agar tidak panik bila terjadi lagi
  • Pahami bahwa sebagian besar anak akan 'tumbuh melewatinya' seiring bertambah usia

Estimasi Biaya

Penanganan demam dan perawatan suportif relatif murah; biaya tambahan muncul bila perlu observasi IGD atau pemeriksaan untuk menyingkirkan penyebab serius.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Pertanyaan Umum

Apakah kejang demam berarti anak saya menderita epilepsi?

Tidak. Kejang demam bukan epilepsi. Ini kejang yang dipicu demam pada anak dan jenis sederhananya umumnya tidak berbahaya serta tidak merusak otak.

Bolehkah memasukkan sendok atau jari ke mulut anak saat kejang agar lidah tidak tergigit?

Tidak boleh. Ini mitos berbahaya. Baringkan anak miring, jangan masukkan apa pun ke mulutnya, dan jauhkan benda berbahaya.

Kapan harus segera ke IGD?

Bila kejang lebih dari 5 menit, berulang, anak di bawah 6 bulan atau di atas 5 tahun, ada kaku kuduk/penurunan kesadaran, atau ini kejang pertama kali.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes
  2. 2. IDAI
  3. 3. WHO

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.