Lewati ke konten
Penyakit Umum

Flu Singapura (HFMD / Penyakit Tangan-Kaki-Mulut)

Juga dikenal sebagai: flu singapura, HFMD, penyakit tangan kaki mulut, hand foot mouth disease, KTM

Infeksi **virus** menular yang khas dengan **demam**, **sariawan di mulut**, dan **lenting di tangan-kaki**. Umumnya ringan dan sembuh sendiri.

Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026
Ruam dan lenting pada tangan anak

Ringkasan

Flu Singapura atau HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease) adalah infeksi virus dari kelompok coxsackievirus/enterovirus. Ciri khasnya adalah demam yang disertai sariawan atau luka di mulut dan ruam atau lenting di tangan dan kaki, kadang juga di bokong. Penyakit ini sangat menular dan paling sering menyerang anak di bawah 5 tahun. Kabar baiknya, sebagian besar kasus ringan dan sembuh sendiri dalam 7-10 hari dengan perawatan suportif di rumah.

Gejala

  • Demam, sering sebagai gejala awal
  • Sariawan atau luka di mulut yang terasa nyeri
  • Ruam atau lenting (gelembung berisi cairan) di tangan dan kaki, kadang di bokong
  • Anak rewel dan enggan makan atau minum karena nyeri menelan
  • Nafsu makan menurun dan lemas ringan

Penyebab

  • Infeksi virus dari kelompok coxsackievirus/enterovirus
  • Sangat menular lewat percikan napas dan air liur
  • Menular melalui tinja dan cairan dari lenting yang pecah
  • Penularan lewat tangan, mainan, atau permukaan yang terkontaminasi

Faktor Risiko

  • Anak di bawah 5 tahun
  • Berada di tempat penitipan anak atau sekolah
  • Kontak erat dengan penderita
  • Kebersihan tangan yang kurang terjaga

Kapan Harus ke Dokter?

  • Anak tidak mau minum atau muncul tanda dehidrasi (kencing sedikit, bibir kering, lemas, mata cekung)
  • Demam tinggi yang menetap atau tidak membaik
  • Anak sangat lemas, mengantuk berlebihan, atau sulit dibangunkan
  • Kejang
  • Lenting bertambah parah atau ada tanda infeksi pada kulit

Pengobatan

  • Perawatan suportif sebagai andalan utama
  • Cukupi cairan agar anak tidak dehidrasi; tawarkan minum sedikit-sedikit tetapi sering
  • Beri makanan lunak atau dingin (seperti bubur halus, es krim, atau yoghurt) yang lebih nyaman ditelan
  • Pereda demam dan nyeri seperti parasetamol sesuai dosis/anjuran
  • Tidak ada antivirus khusus; antibiotik tidak berguna karena penyebabnya virus
  • Istirahat yang cukup di rumah hingga kondisi membaik

Pencegahan

  • Cuci tangan dengan sabun secara rutin, terutama setelah ke toilet dan mengganti popok
  • Hindari kontak erat dengan penderita (berbagi alat makan, ciuman, pelukan)
  • Bersihkan mainan dan permukaan yang sering disentuh
  • Istirahatkan anak di rumah selama sakit agar tidak menulari teman
  • Terapkan etika batuk dan bersin

Estimasi Biaya

Perawatan suportif di rumah umumnya murah; biaya bertambah bila perlu rawat karena dehidrasi.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Pertanyaan Umum

Apakah Flu Singapura ada obatnya?

Tidak ada antivirus khusus dan antibiotik tidak berguna karena penyebabnya virus. Perawatan bersifat suportif: cukupi cairan, beri makanan lunak/dingin, dan pereda demam/nyeri. Umumnya sembuh sendiri dalam 7-10 hari.

Kapan anak dengan Flu Singapura harus dibawa ke dokter?

Segera ke dokter bila anak tidak mau minum atau muncul tanda dehidrasi, demam tinggi terus-menerus, sangat lemas, atau mengalami kejang.

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes
  2. 2. IDAI
  3. 3. CDC - Hand, Foot, and Mouth Disease

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.