Lewati ke konten
Penyakit Kritis

Preeklampsia (Keracunan Kehamilan)

Juga dikenal sebagai: preeklampsia, keracunan kehamilan, hipertensi dalam kehamilan

Komplikasi kehamilan serius berupa **tekanan darah tinggi setelah usia kehamilan 20 minggu disertai tanda kerusakan organ**. **Berbahaya bagi ibu dan janin** dan butuh penanganan medis segera.

Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026
Ilustrasi pemeriksaan tekanan darah ibu hamil
Sehatku.id

Ringkasan

Preeklampsia adalah komplikasi kehamilan yang serius, ditandai tekanan darah tinggi yang muncul setelah usia kehamilan sekitar 20 minggu disertai tanda kerusakan organ, yang sering terlihat dari adanya protein dalam urin. Kondisi ini berbahaya bagi ibu dan janin: bila tidak ditangani dapat berlanjut menjadi eklampsia (kejang), sindrom HELLP, gangguan ginjal dan hati, perdarahan, serta mengancam pertumbuhan dan keselamatan janin. Karena gejala awalnya bisa samar, deteksi dini melalui periksa kehamilan (ANC) rutin sangat penting agar ibu dan bayi tetap terjaga.

Gejala

  • Tekanan darah tinggi yang muncul setelah usia kehamilan sekitar 20 minggu
  • Adanya protein dalam urin (diketahui dari pemeriksaan, sering tanpa keluhan)
  • Sakit kepala hebat yang menetap dan tidak membaik dengan istirahat
  • Gangguan penglihatan: pandangan kabur, berkunang-kunang, atau silau
  • Nyeri ulu hati atau nyeri perut kanan atas
  • Bengkak mendadak pada wajah dan tangan
  • Berkurangnya gerakan janin yang dirasakan ibu
  • Beberapa ibu pada tahap awal tidak merasakan gejala apa pun, sehingga pemeriksaan rutin menjadi kunci

Penyebab

  • Diduga berkaitan dengan gangguan pembentukan dan fungsi pembuluh darah ari-ari (plasenta)
  • Akibatnya muncul tekanan darah tinggi dan tanda kerusakan organ seperti ginjal dan hati
  • Penyebab pastinya belum sepenuhnya dipahami, sehingga pemantauan kehamilan menjadi sangat penting

Faktor Risiko

  • Kehamilan pertama
  • Riwayat preeklampsia pada kehamilan sebelumnya atau pada keluarga
  • Riwayat hipertensi sebelum hamil
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Kehamilan kembar
  • Usia ekstrem (hamil pada usia sangat muda atau usia lebih tua)

Kapan Harus ke Dokter?

  • Segera ke dokter atau IGD bila mengalami sakit kepala hebat yang menetap
  • Gangguan penglihatan: pandangan kabur, berkunang-kunang, atau silau
  • Nyeri ulu hati atau nyeri perut kanan atas
  • Bengkak mendadak pada wajah dan tangan
  • Berkurangnya gerakan janin
  • Kejang pada ibu hamil adalah keadaan darurat — segera cari pertolongan medis

Pengobatan

  • Pemantauan ketat tekanan darah dan pemeriksaan laboratorium oleh tenaga medis
  • Pemberian obat penurun tekanan darah yang aman untuk kehamilan, misalnya methyldopa atau nifedipine, sesuai resep dokter
  • Pada kasus berat, dokter dapat memberikan obat untuk mencegah kejang dan melindungi organ
  • Satu-satunya cara menuntaskan preeklampsia adalah MELAHIRKAN; waktu dan cara persalinan ditentukan dokter sesuai kondisi ibu dan bayi
  • Perawatan dilakukan di fasilitas kesehatan agar ibu dan janin terus terpantau

Pencegahan

  • Periksa kehamilan (ANC) rutin untuk deteksi dini melalui pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan urin
  • Kenali dan laporkan tanda bahaya sejak awal kepada tenaga kesehatan
  • Kelola kondisi penyerta seperti hipertensi, diabetes, dan berat badan bersama dokter
  • Ikuti anjuran dokter, termasuk bila disarankan pencegahan khusus pada kehamilan berisiko tinggi

Estimasi Biaya

Pemeriksaan kehamilan rutin relatif terjangkau dan tersedia di puskesmas; penanganan preeklampsia berat hingga persalinan dan perawatan ibu serta bayi dapat memerlukan biaya besar, terutama bila butuh rawat inap atau perawatan intensif.

💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless di RS rekanan✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Pertanyaan Umum

Apakah preeklampsia bisa sembuh tanpa melahirkan?

Penanganan medis seperti obat penurun tekanan darah dapat mengendalikan kondisi untuk sementara, tetapi satu-satunya cara menuntaskan preeklampsia adalah melahirkan. Dokter yang menentukan waktu terbaik sesuai kondisi ibu dan bayi.

Bagaimana cara mendeteksi preeklampsia sejak dini?

Lewat periksa kehamilan (ANC) rutin, karena tekanan darah tinggi dan protein dalam urin sering tidak terasa. Pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan urin secara berkala membantu menemukannya lebih awal.

Apa tanda bahaya yang harus segera dibawa ke IGD?

Segera cari pertolongan bila ada sakit kepala hebat menetap, gangguan penglihatan, nyeri ulu hati atau perut kanan atas, bengkak mendadak pada wajah dan tangan, berkurangnya gerakan janin, atau kejang pada ibu hamil.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes
  2. 2. POGI
  3. 3. WHO

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.