Radang Tenggorokan (Faringitis)
Juga dikenal sebagai: faringitis, sakit tenggorokan, radang tenggorokan
Peradangan pada tenggorokan yang menimbulkan nyeri dan sulit menelan. Sebagian besar akibat virus dan sembuh sendiri; sebagian kecil bakteri butuh antibiotik.
Ringkasan
Radang tenggorokan (faringitis) adalah peradangan di tenggorokan yang membuat nyeri dan sulit menelan. Sekitar 80% disebabkan virus dan sembuh sendiri tanpa antibiotik. Sebagian kecil disebabkan bakteri (terutama Streptococcus) yang memang membutuhkan antibiotik. Membedakan keduanya penting agar antibiotik tidak dipakai sia-sia.
Gejala
- Nyeri tenggorokan dan sulit menelan
- Tenggorokan terasa kering atau gatal
- Kadang disertai demam
- Suara serak
- Pembengkakan kelenjar di leher
- Bila virus: sering disertai batuk, pilek, dan mata merah
Penyebab
- Infeksi virus (penyebab tersering, sering bersama flu/pilek)
- Infeksi bakteri Streptococcus (radang yang butuh antibiotik)
- Iritasi: udara kering, asap rokok, polusi, asam lambung naik
Faktor Risiko
- Kontak dekat dengan penderita ISPA
- Musim hujan dan kerumunan
- Paparan asap rokok dan polusi
- Daya tahan tubuh menurun
- Anak usia sekolah (untuk radang streptokokus)
Kapan Harus ke Dokter?
- Nyeri tenggorokan berat hingga sulit menelan air liur atau bernapas — segera ke IGD
- Demam tinggi disertai bercak nanah di amandel tanpa batuk (curiga bakteri)
- Tidak membaik dalam 5-7 hari atau makin berat
- Muncul ruam, nyeri sendi, atau bengkak leher hebat
- Sering kambuh (radang berulang)
Pengobatan
- Istirahat, banyak minum, dan kumur air garam hangat
- Pereda nyeri/demam: parasetamol atau ibuprofen
- Permen pelega tenggorokan dan minuman hangat
- Antibiotik HANYA bila terbukti infeksi bakteri (mis. streptokokus) — atas penilaian dokter, bukan untuk semua sakit tenggorokan
- Hindari merokok dan udara kering selama sakit
Pencegahan
- Cuci tangan rutin dan etika batuk/bersin
- Hindari berbagi alat makan dengan yang sakit
- Jaga daya tahan tubuh
- Hindari asap rokok dan minum cukup air
Estimasi Biaya
Obat bebas pereda: Rp 10-40rb. Konsultasi dokter umum: Rp 50-200rb. Tes usap streptokokus (bila perlu): Rp 100-300rb.
💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id
Pertanyaan Umum
Apakah radang tenggorokan harus minum antibiotik?
Tidak. Sebagian besar radang tenggorokan disebabkan virus dan sembuh sendiri tanpa antibiotik. Antibiotik hanya diperlukan bila penyebabnya bakteri (mis. streptokokus), yang ditentukan dokter dari gejala atau tes usap. Antibiotik untuk radang virus justru memicu resistensi.
Bagaimana membedakan radang tenggorokan virus dan bakteri?
Penyebab bakteri (streptokokus) cenderung demam tinggi, bercak nanah di amandel, kelenjar leher bengkak, dan TANPA batuk/pilek. Penyebab virus biasanya disertai batuk, pilek, dan mata merah. Kepastian tetap dari pemeriksaan dokter.
Apa yang cepat meredakan sakit tenggorokan di rumah?
Kumur air garam hangat, banyak minum air hangat, istirahat, permen pelega, dan pereda nyeri seperti parasetamol. Hindari merokok dan udara kering. Bila tidak membaik dalam seminggu, periksakan ke dokter.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.
Artikel seputar Radang Tenggorokan (Faringitis)
Radang Tenggorokan: Penyebab dan Kapan Benar-Benar Butuh Antibiotik
Sehatku.id
Radang Tenggorokan: Penyebab dan Kapan Benar-Benar Butuh Antibiotik
8 mnt baca · 5 Juni 2026
Antibiotik: Cara Pakai Benar agar Tidak Resisten
8 mnt baca · 18 Mei 2026
Flu vs Pilek Biasa: Beda Gejala, Cara Mengatasi, dan Kapan ke Dokter
Sehatku.id
Flu vs Pilek Biasa: Beda Gejala, Cara Mengatasi, dan Kapan ke Dokter
8 mnt baca · 5 Juni 2026
Penyakit terkait
Flu (Influenza)
Infeksi virus pada saluran napas yang menyebabkan demam, nyeri badan, dan batuk pilek. Berbeda dari "masuk angin" biasa dan umumnya sembuh sendiri.
Sinusitis Kronis
Inflamasi sinus persisten >12 minggu dengan hidung tersumbat, postnasal drip, dan nyeri wajah.
Tonsilitis (Radang Amandel)
Peradangan pada tonsil palatina (amandel) yang sering disebabkan infeksi virus atau bakteri. Sangat umum pada anak usia 5-15 tahun. Mayoritas viral dan sembuh sendiri dalam 7-10 hari, tapi tonsilitis Streptokokus grup A membutuhkan antibiotik untuk cegah komplikasi serius (demam reumatik, glomerulonefritis pasca-strepto).