Rubella (Campak Jerman)
Juga dikenal sebagai: campak jerman, german measles, rubela
Infeksi **virus rubella** dengan **ruam merah halus** dan demam ringan. Biasanya ringan, tetapi **sangat berbahaya bila menulari ibu hamil**.
Ringkasan
Rubella atau campak Jerman adalah infeksi virus rubella yang umumnya lebih ringan dibanding campak biasa. Ditandai ruam merah halus, demam ringan, dan pembesaran kelenjar getah bening di belakang telinga serta leher. Bahaya utamanya muncul bila virus menulari ibu hamil, terutama pada trimester pertama, karena dapat menyebabkan Sindrom Rubella Kongenital (SRK) pada bayi. Pencegahan terbaik adalah vaksin MR/MMR.
Gejala
- Ruam merah halus yang dimulai dari wajah lalu menyebar ke badan
- Demam ringan
- Pembesaran kelenjar getah bening di belakang telinga dan leher
- Nyeri sendi (lebih sering pada dewasa, terutama wanita)
- Mata sedikit merah dan badan pegal
Penyebab
- Virus rubella
- Menular lewat percikan napas (batuk dan bersin)
- Ibu hamil dapat menularkan ke janin melalui plasenta
Faktor Risiko
- Belum mendapat vaksin MR/MMR
- Ibu hamil yang belum kebal (risiko utama bagi janin)
- Kontak erat dengan penderita
- Tinggal atau bepergian ke area dengan cakupan imunisasi rendah
Kapan Harus ke Dokter?
- Ibu hamil yang kontak dengan penderita rubella atau muncul ruam dan demam
- Wanita yang merencanakan kehamilan dan belum yakin status vaksinasinya
- Demam tinggi, sangat lemas, atau kejang
- Ruam disertai sesak napas atau penurunan kesadaran
Pengobatan
- Tidak ada obat antivirus khusus; perawatan bersifat suportif
- Istirahat cukup dan perbanyak cairan
- Parasetamol untuk meredakan demam dan nyeri
- Isolasi sementara untuk mencegah penularan, terutama menjauhi ibu hamil
- Bayi dengan SRK memerlukan penanganan multidisiplin (mata, jantung, pendengaran, dan tumbuh kembang)
Pencegahan
- Vaksin MR/MMR sesuai jadwal imunisasi
- Vaksinasi wanita usia subur sebelum hamil (vaksin tidak diberikan saat hamil)
- Etika batuk dan rajin cuci tangan
- Hindari kontak penderita dengan ibu hamil
Estimasi Biaya
Perawatan suportif relatif murah; vaksin MR tersedia melalui program imunisasi pemerintah.
💡 Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id
Pertanyaan Umum
Apa beda rubella dengan campak biasa?
Rubella (campak Jerman) umumnya lebih ringan dengan ruam halus dan pembesaran kelenjar di belakang telinga, sedangkan campak biasa cenderung lebih berat. Keduanya berbeda penyebab dan dapat dicegah dengan vaksin MR/MMR.
Mengapa rubella berbahaya bagi ibu hamil?
Bila ibu hamil terinfeksi, terutama pada trimester pertama, virus dapat menyebabkan Sindrom Rubella Kongenital (SRK) pada bayi berupa tuli, katarak atau gangguan mata, kelainan jantung, dan gangguan otak. Karena itu vaksinasi sebelum hamil sangat penting.
Apakah rubella ada obatnya?
Tidak ada antivirus khusus; perawatan bersifat suportif seperti istirahat, cairan, dan parasetamol. Pencegahan terbaik adalah vaksin MR/MMR.
Referensi Medis
- 1. Kemenkes
- 2. IDAI
- 3. WHO - Rubella
Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.
Artikel seputar Rubella (Campak Jerman)
Rubella (Campak Jerman): Bahaya pada Ibu Hamil dan Pencegahannya
Sehatku.id
Rubella (Campak Jerman): Bahaya pada Ibu Hamil dan Pencegahannya
8 mnt baca · 6 Juni 2026
Beda Campak, Cacar Air, dan Gondongan: Kenali Cirinya
Sehatku.id
Beda Campak, Cacar Air, dan Gondongan: Kenali Cirinya
7 mnt baca · 6 Juni 2026
Penyakit terkait
Campak (Measles)
Infeksi virus yang sangat menular dengan demam tinggi dan ruam merah khas. Bisa berkomplikasi serius, tetapi dapat dicegah dengan imunisasi.
Gondongan (Mumps / Parotitis)
Infeksi virus yang membuat pipi dan rahang bengkak serta nyeri karena kelenjar ludah meradang. Umumnya sembuh sendiri dalam 1-2 minggu.