Demam pada Anak: Kapan Harus ke Dokter? Panduan Lengkap Orang Tua
Kesehatan Anak
Demam pada Anak: Kapan Harus ke Dokter? Panduan Lengkap Orang Tua
Demam adalah mekanisme pertahanan tubuh — bukan musuh. Tapi orang tua perlu tahu kapan cukup tunggu di rumah, dan kapan harus segera ke dokter. Panduan ini bantu kamu ambil keputusan tepat.
Tim Redaksi Sehatku
Direview dr. Sari Putri, Sp.A8 menit baca25 Mei 2026Diperbarui 25 Mei 2026
Demam adalah respons imun normal — saat suhu tubuh naik, banyak patogen (virus, bakteri) tidak bisa berkembang biak dengan efektif. Demam sendiri bukan penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit.
Kecemasan orang tua sering menyebabkan "fever phobia" — takut berlebihan terhadap demam yang sebetulnya masih dalam batas aman dan bisa ditangani di rumah. Di sisi lain, ada tanda bahaya tertentu yang memerlukan penanganan segera.
Berapa Suhu yang Disebut Demam?
Tempat Ukur
Normal
Demam
Rektal (paling akurat)
36.6-38°C
≥38°C
Oral
35.5-37.5°C
≥37.5°C
Aksila (ketiak)
34.7-37.3°C
≥37.2°C
Telinga (tympanic)
35.8-38°C
≥38°C
Untuk bayi <3 bulan: pengukuran rektal paling direkomendasikan (paling akurat).
Untuk anak >3 tahun: termometer digital oral atau telinga sudah cukup akurat.
Tanda Bahaya — Segera ke IGD
Usia anak adalah penentu utama kapan harus ke IGD.
Bayi <3 Bulan
SEMUA demam ≥38°C pada bayi <3 bulan = pergi ke IGD anak sekarang, tanpa menunggu. Sistem imun bayi sangat imatur — infeksi berat (meningitis, sepsis) bisa berkembang sangat cepat.
Bayi 3-6 Bulan
Demam ≥39°C
Tampak sakit berat, sangat lemas, sulit dibangunkan
Semua Usia — Gejala Berbahaya
🚨 Kejang (konvulsi) — apalagi pertama kali, durasi >5 menit, atau berulang dalam 24 jam
🚨 Ruam kemerahan berbintik tidak menghilang saat ditekan (petechiae/purpura = kemungkinan meningitis meningokokus — darurat!)
🚨 Kesadaran menurun: sulit dibangunkan, tidak responsif, sangat mengantuk tidak wajar
🚨 Tanda dehidrasi berat: tidak kencing >8 jam, mulut sangat kering, ubun-ubun cekung (bayi), tidak ada air mata saat menangis
🚨 Kaku leher: sulit menundukkan kepala (kemungkinan meningitis)
🚨 Demam berlangsung >5 hari
🚨 Demam yang turun lalu naik lagi setelah sempat normal 2-3 hari (bisa tanda komplikasi atau infeksi kedua)
Proteksi Kesehatan
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.