Operasi amandel adalah salah satu operasi anak paling umum. Tapi tidak semua amandel besar perlu diangkat - ada indikasi medis yang jelas.
Tim Redaksi Sehatku
Direview dr. Bambang Setiawan, Sp.B5 menit baca18 Mei 2026Diperbarui 18 Mei 2026
Amandel (tonsil) adalah jaringan limfoid di belakang tenggorokan, bagian dari sistem imun. Tidak setiap amandel besar harus diangkat - operasi punya indikasi spesifik.
Kapan amandel butuh diangkat?
Kriteria Paradise (untuk infeksi berulang)
7 episode radang amandel berat dalam 1 tahun, atau
5 episode/tahun selama 2 tahun, atau
3 episode/tahun selama 3 tahun
Setiap episode harus terdokumentasi dengan:
Demam >38.3°C
Limfadenopati leher
Tonsillar exudate (nanah di amandel)
Positif strep test atau kultur
Indikasi lain
Obstructive Sleep Apnea (OSA) karena amandel besar (paling sering pada anak - mendengkur keras, sleep apnea)
Abses peritonsillar (kuinsi) berulang
Kanker amandel atau curiga ganas
Halitosis berat karena debris di amandel (jarang)
Kesulitan menelan akibat amandel sangat besar
TIDAK indikasi operasi
Amandel besar tanpa gejala
1-2 episode radang amandel per tahun
Bau mulut tanpa sebab spesifik amandel
"Sering pilek" / ISPA umum
Proteksi Kesehatan
Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi
Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.
Nyeri mungkin MEMBURUK sebentar saat scab (keropeng) putih mulai terbentuk
Tetap minum cairan agresif - dehidrasi adalah komplikasi #1
Mulai makan lunak (bubur, kentang puree, telur orak-arik dingin, yogurt)
Bisa istirahat di rumah, jangan ke sekolah/kerja
Hari 7-14
Scab mulai lepas (hari 5-10) - risiko pendarahan
Nyeri perlahan berkurang
Tetap makan lunak, hindari pedas, panas, keras (roti kering, keripik)
Hindari aktivitas fisik berat
Setelah 14 hari
Tenggorokan sembuh penuh
Sudah bisa makan normal
Kembali sekolah/kerja
Olahraga setelah 3 minggu
Tips makanan
❌ Hindari: pedas, panas, asam (jeruk, tomat), kering & tajam (kerupuk, roti kering, keripik), berserat keras (steak, sayur mentah)
Komplikasi & tanda bahaya
🚨 Segera ke IGD
Pendarahan dari mulut (lebih dari sedikit air ludah berdarah)
Demam >39°C dengan dehidrasi
Tidak bisa minum sama sekali >12 jam
Sesak napas atau suara serak berat
Nyeri menjalar ke telinga dengan demam tinggi (abses)
Pendarahan pasca tonsilektomi
Primer: <24 jam (jarang, di RS) - emergency
Sekunder: hari 5-10, saat scab lepas - 1-5% pasien
Jika minor (air ludah merah muda): observasi, jangan kumur kuat
Jika lebih: ke IGD segera
Komplikasi jarang
Infeksi
Perubahan suara (sementara, jarang permanen)
Kerusakan gigi saat intubasi
Bekas luka di langit-langit lunak
Setelah tonsilektomi, imunitas turun?
Tidak. Sistem imun punya banyak komponen lain (kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang). Studi panjang tidak menunjukkan peningkatan infeksi setelah tonsilektomi.
Asuransi kesehatan keluarga dari Allianz
Cashless 1500+ RS · Klaim 24 jam · Konsultasi gratis
Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.