Lewati ke konten
Operasi & Tindakan

Operasi Katarak: Prosedur 15 Menit yang Kembalikan Penglihatan

Katarak adalah penyebab kebutaan #1 di Indonesia, tapi 100% bisa diobati dengan operasi 15 menit. Sayangnya banyak lansia menunda hingga buta total.

Tim Redaksi Sehatku
Direview dr. Bambang Setiawan, Sp.B6 menit baca18 Mei 2026Diperbarui 18 Mei 2026
Pemeriksaan mata pra operasi katarak oleh dokter mata

Katarak = kekeruhan lensa mata alami akibat penuaan. Indonesia punya 3 juta penderita katarak dengan 1.8 juta belum dioperasi (PERDAMI 2024). Phacoemulsification adalah teknik standar emas - operasi 15 menit, langsung pulang.

Apa itu katarak?

Lensa mata yang jernih perlahan keruh → cahaya tidak masuk dengan baik → penglihatan kabur, silau, warna pudar.

Penyebab

  • Penuaan (90%) - mulai usia 60+
  • Diabetes - katarak lebih dini & lebih cepat
  • Trauma mata
  • Steroid jangka panjang
  • Radiasi UV berat (petani, nelayan tanpa kacamata)
  • Genetik (katarak kongenital pada anak - jarang)

Gejala progresif

  • Penglihatan buram bertahap (tidak hilang tiba-tiba)
  • Silau, terutama lampu kendaraan malam hari
  • Warna terlihat pudar atau kekuningan
  • Double vision di satu mata
  • Sering ganti kacamata, tapi tidak terbaca pun
  • Pupil terlihat keputihan (advanced)

Kapan harus operasi?

Indikasi operasi

  • Susah baca koran, HP
  • Susah menyetir / takut nyetir malam
  • Susah lihat wajah orang
  • Susah berjalan / takut jatuh

Tidak perlu menunggu "matang" seperti zaman dulu. Phacoemulsification lebih aman pada katarak awal-sedang.

Tes pre-op

  • Visus (ketajaman penglihatan)
  • Slit lamp examination
  • USG mata (cek struktur belakang)
  • A-scan untuk kalkulasi kekuatan IOL
  • Refraksi otomatis
  • Tonometri (tekanan mata)
  • Cek penyakit lain: diabetes, hipertensi, glaucoma
Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless 1500+ RS✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Jenis lensa intraokular (IOL)

Lensa katarak diganti dengan lensa buatan permanent. Pilihan:

1. Monofokal (BPJS standar)

  • Fokus pada satu jarak (jauh atau dekat, biasanya jauh)
  • Tetap butuh kacamata baca
  • Paling murah
  • Hasil sangat baik untuk penglihatan utama

2. Toric

  • Untuk pasien dengan astigmat
  • Koreksi silinder + kekuatan lensa
  • Tambahan biaya Rp 3-7 juta

3. Multifokal

  • Fokus jauh + dekat sekaligus
  • Tidak butuh kacamata baca
  • Risiko silau & lingkaran cahaya saat malam
  • Premium - tambahan Rp 10-30 juta

4. Extended Depth of Focus (EDOF)

  • Antara monofokal & multifokal
  • Penglihatan menengah-jauh tanpa kacamata
  • Lebih sedikit silau dari multifokal
  • Premium - tambahan Rp 10-20 juta

Prosedur operasi

Phacoemulsification (standar 95% kasus)

  1. Anestesi tetes mata (lokal, sadar penuh, tidak sakit)
  2. Sayatan kecil 2-3 mm di kornea
  3. Robek kapsul lensa depan (capsulorhexis)
  4. Ultrasound hancurkan lensa keruh dan disedot keluar
  5. IOL dimasukkan terlipat lewat sayatan, lalu terbuka di tempat lensa lama
  6. Sayatan menyembuhkan diri tanpa jahitan

Durasi: 10-20 menit per mata.

ECCE (Extracapsular Cataract Extraction)

  • Teknik lama, untuk katarak sangat matang
  • Sayatan lebih besar (10-12 mm) dengan jahitan
  • Masih dipakai di daerah dengan keterbatasan alat

Pemulihan pasca operasi

Hari operasi

  • Pulang setelah 1-2 jam observasi
  • Mata ditutup pelindung
  • Mulai tetes mata antibiotik + anti-radang dalam beberapa jam

Minggu 1

  • Wajib: tetes mata sesuai jadwal (3-4x sehari)
  • Wajib: pelindung mata saat tidur
  • Hindari menyiram mata dengan air keras
  • Hindari membungkuk dalam (>90°)
  • Hindari angkat berat
  • Tidak boleh berenang, sauna
  • Penglihatan mulai membaik dari hari 1-3

Minggu 2-4

  • Lanjut tetes mata (dosis turun)
  • Sudah boleh nyetir (cek dokter)
  • Refraksi final - kacamata baru jika butuh
  • Bisa kerja kembali (jika kerja kantor)

Minggu 6+

  • Stabil penuh
  • Mata kedua bisa dioperasi jika juga katarak
  • Tidak perlu kontrol rutin kecuali ada keluhan

🚨 Tanda komplikasi (langsung ke RS)

  • Nyeri mata berat
  • Penglihatan tiba-tiba memburuk
  • Kemerahan & nanah
  • Kelopak mata bengkak berat
  • Floaters baru (titik melayang) + kilatan cahaya - curiga retinal detachment
Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless 1500+ RS✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Referensi Medis

  1. 1. PERDAMI - Pedoman Katarak
  2. 2. AAO - Cataract in the Adult Eye Practice Pattern

Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.

Bagikan artikel ini

Penulis

Direview oleh

BS
dr. Bambang Setiawan, Sp.B

Spesialis Bedah Umum

Direview: 15 Mei 2026