Lewati ke konten
Operasi & Tindakan

Operasi Wasir (Hemoroidektomi): Stapler vs Konvensional

Wasir derajat 1-2 bisa diobati tanpa operasi. Tapi derajat 3-4 atau yang sering kambuh - operasi adalah jalan terbaik untuk hidup tanpa nyeri.

Tim Redaksi Sehatku
Direview dr. Bambang Setiawan, Sp.B5 menit baca18 Mei 2026Diperbarui 18 Mei 2026
Pemeriksaan medis untuk diagnosis wasir derajat berat

Wasir (hemoroid) = pembesaran pembuluh darah di sekitar anus dan rektum. Indonesia: 30% dewasa pernah mengalami wasir simptomatik.

Derajat wasir

Internal (di dalam anus)

  • Derajat 1: hanya pendarahan, tidak menonjol
  • Derajat 2: menonjol saat BAB, masuk sendiri
  • Derajat 3: menonjol saat BAB, harus didorong masuk
  • Derajat 4: menonjol terus-menerus, tidak bisa dimasukkan

Eksternal (di luar anus)

  • Tonjolan terlihat dari luar
  • Bisa thrombosed (gumpalan darah) - nyeri sangat berat
Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz cashless di 1500+ rumah sakit Indonesia. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

✓ Cashless 1500+ RS✓ Klaim cepat✓ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Pilihan non-bedah dulu

Derajat 1-2 (konservatif)

  1. Perubahan gaya hidup
  • Serat 25-35 g/hari (sayur, buah, sereal)
  • Air 2-3 L/hari
  • Tidak mengejan saat BAB
  • Jangan duduk lama di toilet (max 5 menit)
  • Olahraga rutin
  1. Salep / suppositoria: Faktu, Anusol, Borraginol
  2. Sitz bath (rendam air hangat 10-15 menit, 3x sehari)
  3. Obat oral: micronized purified flavonoid fraction (Daflon)

Prosedur minimal invasif (derajat 1-3)

  • Rubber band ligation - karet kecil dipasang di pangkal wasir, jatuh dalam 5-7 hari
  • Sclerotherapy - injeksi zat pengeras
  • Infrared coagulation - panas inframerah

Outpatient procedure, tanpa anestesi atau lokal.

Jenis operasi wasir

Indikasi operasi

  • Derajat 3-4
  • Kambuh setelah pengobatan konservatif
  • Wasir besar dengan gejala berat
  • Wasir thrombosed eksternal (operasi dalam 72 jam)

1. Hemoroidektomi konvensional (Milligan-Morgan / Ferguson)

  • Gold standard
  • Wasir dipotong, pembuluh diikat
  • Hasil paling permanen (kambuh <5%)
  • ⚠️ Nyeri pasca operasi lebih berat (7-14 hari)
  • Anestesi: spinal atau umum
  • Rawat inap 1-3 hari

2. Stapler hemorrhoidopexy (PPH - Procedure for Prolapse and Hemorrhoids)

  • Alat stapler bulat memotong jaringan rektum bagian atas
  • Tidak ada sayatan di kulit anus (zona tidak peka nyeri)
  • Pemulihan lebih cepat & nyeri lebih ringan
  • Lebih mahal (alat ~Rp 5-15 juta)
  • Risiko kambuh sedikit lebih tinggi (5-10%)
  • Tidak cocok untuk wasir eksternal

3. Ligasi arteri hemoroid Doppler (HAL-RAR)

  • Pakai Doppler USG untuk lokasi arteri
  • Arteri diikat (tanpa potong jaringan)
  • Pemulihan tercepat, nyeri minimal
  • Cocok untuk derajat 2-3
  • Kambuh 5-15%

Pemulihan & manajemen nyeri

Konvensional (paling nyeri)

HariAktivitas
0-3Nyeri berat - opioid + paracetamol + NSAID. Sitz bath 3-4x sehari.
4-7Nyeri turun sedang. Hindari konstipasi (laxatives gentle).
7-14BAB pertama biasanya nyeri - banyak air, makanan lunak.
14-28Sudah bisa kerja kantor.
4-6 mingguPulih penuh, kembali olahraga.

Stapler / HAL-RAR

  • Nyeri ringan-sedang 3-7 hari
  • Kembali kerja dalam 1 minggu
  • Olahraga setelah 2-3 minggu

Pencegahan kambuh

  • Diet tinggi serat seumur hidup
  • Hidrasi cukup
  • Tidak duduk lama (terutama di toilet)
  • Olahraga rutin
  • Hindari mengejan
  • Berhenti merokok & batasi alkohol
  • Turunkan BB jika obesitas

Asuransi kesehatan keluarga dari Allianz

Cashless 1500+ RS · Klaim 24 jam · Konsultasi gratis

Lihat Detail

Referensi Medis

  1. 1. ASCRS Clinical Practice Guidelines for Hemorrhoids
  2. 2. PABI - Pedoman Bedah

Disclaimer medis: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi sebelum mengambil keputusan terkait perawatan.

Bagikan artikel ini

Penulis

Direview oleh

BS
dr. Bambang Setiawan, Sp.B

Spesialis Bedah Umum

Direview: 15 Mei 2026