Arkavit
**Arkavit** adalah **suplemen multivitamin** berisi **vitamin B kompleks** (B1, B2, B3, B5, B6, dan B12) yang membantu memenuhi kebutuhan vitamin B harian dan **memelihara daya tahan tubuh**, terutama pada masa pemulihan setelah sakit. Varian **Arkavit-C** menambahkan **Vitamin C 500 mg** yang berperan sebagai antioksidan. Arkavit berstatus **suplemen makanan** (bukan obat keras) dan dijual bebas.
- Nama generik
- Vitamin B kompleks (Vitamin B1/thiamine, B2/riboflavin, B3/niacin, B5/asam pantotenat, B6/pyridoxine, B12/cyanocobalamin); varian Arkavit-C dengan tambahan Vitamin C
- Nama dagang
- Arkavit
Indikasi (Untuk apa)
- Membantu memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks harian
- Membantu memelihara daya tahan tubuh dan stamina, terutama pada masa pemulihan setelah sakit
- Mendukung metabolisme energi dari karbohidrat, protein, dan lemak melalui peran vitamin B1, B2, B3, dan B5
- Mendukung fungsi sistem saraf yang normal melalui peran vitamin B6 dan B12
- Membantu proses pembentukan sel darah merah (vitamin B12 dan B6)
- Pada varian Arkavit-C, tambahan vitamin C membantu memelihara daya tahan tubuh dan berperan sebagai antioksidan
Dosis
Efek Samping
- Umumnya ditoleransi dengan baik; efek samping jarang terjadi pada dosis anjuran
- Mual atau rasa tidak nyaman pada lambung, terutama bila diminum saat perut kosong
- Urine berwarna kuning terang akibat riboflavin (vitamin B2) — hal ini normal dan tidak berbahaya
- Sensasi hangat, kemerahan, atau gatal pada kulit (flushing) akibat niacin (vitamin B3)
- Reaksi alergi (jarang) seperti ruam, gatal, atau bengkak
- Pada varian dengan vitamin C dosis tinggi: gangguan lambung ringan; konsumsi berlebihan jangka panjang dapat meningkatkan risiko batu ginjal
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Hipersensitivitas atau alergi terhadap salah satu komponen vitamin dalam produk
- Riwayat alergi terhadap vitamin C untuk varian Arkavit-C
Interaksi dengan Obat Lain
- Vitamin B6 dosis tinggi dapat menurunkan efektivitas obat levodopa (untuk penyakit Parkinson)
- Vitamin C dosis tinggi (pada varian Arkavit-C) dapat memengaruhi penyerapan zat besi dan beberapa obat
- Beri tahu dokter atau apoteker bila Anda sedang mengonsumsi obat rutin agar terhindar dari interaksi yang tidak diinginkan
Peringatan Penting
- Suplemen ini bukan pengganti makanan bergizi seimbang, melainkan hanya melengkapi kebutuhan nutrisi
- Jangan mengonsumsi melebihi dosis yang dianjurkan pada kemasan
- Konsultasikan ke dokter bila sedang hamil, menyusui, atau memiliki kondisi medis tertentu (misalnya penyakit ginjal)
- Meskipun dijual bebas, hentikan penggunaan dan konsultasikan ke dokter bila timbul reaksi alergi
- Selalu periksa nomor izin edar di cekbpom.pom.go.id — Arkavit terdaftar sebagai suplemen dengan nomor izin berawalan "SD". Obat keras memerlukan resep dokter, sedangkan Arkavit tidak, namun tetap gunakan secara bijak
- Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari jangkauan anak-anak
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Arkavit obat apa?
Arkavit adalah suplemen multivitamin yang berisi vitamin B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6, dan B12). Suplemen ini membantu memenuhi kebutuhan vitamin B harian dan memelihara daya tahan tubuh, terutama pada masa pemulihan setelah sakit. Tersedia juga varian Arkavit-C yang ditambah Vitamin C 500 mg.
Apakah Arkavit termasuk obat keras dan butuh resep dokter?
Tidak. Arkavit berstatus suplemen makanan yang dijual bebas (OTC), ditandai nomor izin edar BPOM berawalan "SD", sehingga tidak memerlukan resep dokter. Anda dapat memverifikasi keaslian nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.
Apa perbedaan Arkavit dan Arkavit-C?
Arkavit reguler berisi vitamin B kompleks saja, sedangkan Arkavit-C adalah varian yang ditambah Vitamin C 500 mg untuk mendukung daya tahan tubuh sebagai antioksidan. Pilih sesuai kebutuhan dan ikuti petunjuk pada kemasan atau anjuran apoteker.
Obat Terkait (Suplemen & Vitamin)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.