Lewati ke konten
KortikosteroidResep dokter

Desoximetasone

Desoximetasone adalah **kortikosteroid topikal** (oles) berbahan aktif **desoksimetason 0,25%** dalam bentuk **krim** atau **salep**. Obat ini dipakai untuk meredakan **peradangan**, **gatal**, dan **reaksi alergi** pada kelainan kulit seperti **eksim/dermatitis** dan **psoriasis**. Termasuk **obat keras** yang hanya boleh digunakan dengan **resep dokter**.

Nama generik
Desoximetasone (desoksimetason) 0,25% (setara 2,5 mg per gram)
Nama dagang
Desoximetasone
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 17 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Meredakan peradangan dan gatal pada kelainan kulit yang responsif terhadap kortikosteroid
  • Berbagai tipe eksim/dermatitis, termasuk dermatitis kontak
  • Psoriasis (bercak kulit menebal dan bersisik)
  • Dermatosis alergi akut maupun kronis yang responsif terhadap steroid

Dosis

Dewasa
Oleskan tipis pada area kulit yang bermasalah 1-2 kali sehari (bila perlu hingga 3 kali sehari), atau ikuti petunjuk pada kemasan maupun resep dokter. Gunakan hanya selama durasi yang dianjurkan dan jangan pada area luas dalam jangka panjang tanpa arahan dokter.
Anak
Penggunaan pada anak harus atas anjuran dan pengawasan dokter. Kulit anak lebih mudah menyerap steroid, sehingga dosis, luas area, dan lama pemakaian perlu dibatasi sesuai resep. Jangan digunakan tanpa petunjuk dokter.
Lansia
Ikuti petunjuk dokter. Gunakan seperlunya pada area terbatas karena kulit lansia lebih tipis dan rentan mengalami penipisan (atrofi).

Efek Samping

  • Rasa perih, terbakar, atau gatal di area yang diolesi
  • Kulit kering, iritasi, atau kemerahan setempat
  • Penipisan kulit (atrofi), guratan/striae, dan pelebaran pembuluh darah halus (telangiektasia) pada pemakaian lama
  • Perubahan warna kulit (hipopigmentasi), jerawat akibat steroid, atau dermatitis perioral
  • Folikulitis (radang folikel rambut) atau tumbuh rambut berlebih setempat
  • Pada pemakaian luas, lama, atau dengan perban tertutup dapat terjadi penyerapan sistemik dan gangguan hormon (supresi kelenjar adrenal)

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi/hipersensitif terhadap desoksimetason atau komponen sediaan
  • Infeksi kulit yang tidak diobati akibat bakteri, jamur, atau virus (mis. herpes, cacar air, TBC kulit) pada area yang akan diolesi
  • Rosasea, dermatitis perioral, dan jerawat (akne) — kortikosteroid dapat memperburuknya

Interaksi dengan Obat Lain

  • Hindari memakai kortikosteroid oles lain pada area yang sama tanpa arahan dokter untuk mencegah efek berlebihan
  • Beri tahu dokter jika sedang memakai produk kulit lain (mis. pelembap, obat jerawat, atau antiseptik) pada area yang sama
  • Pemakaian pada area luas, jangka panjang, atau dengan penutup oklusif meningkatkan penyerapan ke dalam tubuh sehingga risiko interaksi sistemik dapat naik

Peringatan Penting

  • Hanya untuk pemakaian luar — hindari kontak dengan mata, mulut, dan selaput lendir
  • Jangan digunakan pada wajah, lipatan kulit, atau area luas dalam jangka panjang kecuali atas arahan dokter, karena berisiko menipiskan kulit
  • Jangan menutup area yang diolesi dengan perban ketat/oklusif kecuali diinstruksikan dokter
  • Hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter bila timbul iritasi berat, tanda infeksi, atau kondisi tidak membaik setelah pemakaian sesuai anjuran
  • Termasuk obat keras — hanya digunakan dengan resep dokter. Pastikan produk memiliki izin edar BPOM dengan mengecek nomor registrasinya di cekbpom.pom.go.id

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Desoximetasone obat apa?

Desoximetasone adalah kortikosteroid topikal (obat oles) dengan bahan aktif desoksimetason 0,25% (setara 2,5 mg per gram) yang tersedia dalam bentuk krim dan salep. Obat ini digunakan untuk meredakan peradangan, gatal, dan reaksi alergi pada kelainan kulit yang responsif terhadap kortikosteroid, seperti eksim/dermatitis dan psoriasis. Desoximetasone termasuk obat keras dan hanya boleh dipakai dengan resep dokter.

Apakah Desoximetasone bisa dibeli bebas tanpa resep?

Tidak. Desoximetasone adalah obat keras yang penggunaannya harus dengan resep dan pengawasan dokter. Penggunaan kortikosteroid oles yang tidak tepat (terlalu lama, area terlalu luas, atau untuk kondisi yang salah seperti infeksi) dapat menimbulkan efek samping seperti penipisan kulit. Pastikan juga produk terdaftar resmi dengan mengecek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.

Bagaimana cara memakai krim atau salep Desoximetasone?

Oleskan tipis-tipis pada area kulit yang bermasalah, umumnya 1-2 kali sehari (bila perlu hingga 3 kali sehari) atau sesuai petunjuk pada kemasan maupun resep dokter. Cuci tangan sebelum dan sesudah pemakaian, hindari area mata dan selaput lendir, serta jangan menutup dengan perban ketat kecuali diarahkan dokter. Jangan menggunakan lebih lama dari yang dianjurkan.

Referensi Medis

  1. 1. PIONAS BPOM - Desoximetasone (monografi resmi)
  2. 2. Medicastore - Desoximetasone 0.25% Krim
  3. 3. Cek BPOM - Verifikasi izin edar obat

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.