Lewati ke konten
KortikosteroidResep dokter

Eltazon

**Eltazon** adalah **obat keras** yang mengandung **prednison 5 mg**, sebuah **kortikosteroid** (glukokortikoid) dengan efek **antiinflamasi** dan **imunosupresan**. Obat ini dipakai untuk mengatasi berbagai kondisi **peradangan** serta reaksi **alergi/autoimun**, seperti radang tenggorokan berat, artritis reumatoid, asma bronkial, dan lupus eritematosus sistemik (SLE). Karena termasuk **obat keras**, Eltazon hanya boleh digunakan dengan **resep dokter**. Obat ini diproduksi oleh PT Ifars Pharmaceutical Laboratories.

Nama generik
Prednison (prednisone) 5 mg
Nama dagang
Eltazon
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Meredakan peradangan dan reaksi alergi yang membutuhkan kortikosteroid, mis. radang tenggorokan berat
  • Membantu pengelolaan artritis reumatoid dan penyakit sendi inflamasi lain
  • Demam reumatik dengan karditis
  • Asma bronkial yang memerlukan terapi kortikosteroid
  • Lupus eritematosus sistemik (SLE) dan penyakit autoimun/jaringan ikat lain
  • Gangguan kolagen dan kulit yang bersifat inflamasi
  • Berbagai kondisi inflamasi/imunologis lain sesuai penilaian dokter

Dosis

Dewasa
Dosis kortikosteroid bersifat individual tergantung jenis dan beratnya penyakit. Ikuti dosis yang tertera pada kemasan atau resep dokter. Umumnya digunakan dosis efektif terendah, dan pada pemakaian lebih lama dosis diturunkan bertahap (tapering) — jangan dihentikan mendadak.
Anak
Hanya digunakan atas pengawasan dokter karena kortikosteroid dapat mengganggu pertumbuhan. Dosis disesuaikan berat badan dan kondisi anak oleh dokter; jangan memberi sendiri tanpa anjuran.
Lansia
Perlu pemantauan lebih ketat terhadap efek samping seperti osteoporosis, hipertensi, dan kenaikan gula darah. Dosis mengikuti anjuran dokter.

Efek Samping

  • Peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan
  • Retensi cairan, pembengkakan (edema), dan wajah membulat (moon face)
  • Peningkatan gula darah dan tekanan darah
  • Gangguan lambung hingga risiko tukak, terutama bila dikombinasi OAINS
  • Sulit tidur (insomnia) dan perubahan suasana hati
  • Mudah mengalami infeksi karena penekanan sistem imun
  • Penipisan kulit, mudah memar, dan penyembuhan luka melambat
  • Pada pemakaian jangka panjang: osteoporosis, katarak, dan gangguan hormon adrenal

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat hipersensitivitas terhadap prednison atau komponen obat
  • Infeksi jamur sistemik yang tidak terkontrol
  • Infeksi berat/aktif yang tidak diobati secara memadai
  • Pemberian vaksin hidup selama terapi dosis imunosupresif

Interaksi dengan Obat Lain

  • OAINS (mis. ibuprofen, natrium diklofenak): meningkatkan risiko iritasi dan tukak lambung
  • Obat antidiabetes dan insulin: efeknya dapat berkurang karena prednison menaikkan gula darah
  • Antikoagulan seperti warfarin: respons dapat berubah, perlu pemantauan
  • Diuretik dan obat penurun kalium lain: meningkatkan risiko hipokalemia
  • Penginduksi enzim hati (rifampisin, fenitoin, karbamazepin): dapat menurunkan kadar prednison
  • Vaksin hidup: efektivitas menurun dan risiko meningkat selama imunosupresi

Peringatan Penting

  • Termasuk obat keras — hanya digunakan dengan resep dokter dan tidak untuk pengobatan sendiri.
  • Jangan menghentikan pemakaian secara mendadak; penghentian dilakukan bertahap sesuai arahan dokter untuk menghindari gejala putus obat.
  • Gunakan hati-hati pada penderita diabetes, hipertensi, tukak lambung, osteoporosis, gangguan psikiatri, atau infeksi.
  • Pemakaian jangka panjang meningkatkan risiko infeksi, osteoporosis, dan gangguan kelenjar adrenal — perlu pemantauan rutin.
  • Beri tahu dokter atau apoteker bila memiliki riwayat alergi terhadap prednison/kortikosteroid, serta semua obat lain yang sedang digunakan.
  • Segera cari pertolongan medis bila muncul tanda reaksi alergi berat (ruam luas, bengkak wajah/bibir, sesak napas), tanda infeksi serius (demam tinggi, menggigil), nyeri perut hebat atau BAB berwarna hitam, gangguan penglihatan, atau perubahan suasana hati yang berat.
  • Selalu verifikasi nomor registrasi produk di cekbpom.pom.go.id sebelum menggunakan, dan pastikan obat diperoleh dari sumber resmi.
  • Informasikan ke dokter bila sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui.

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Eltazon obat apa?

Eltazon adalah obat keras berisi prednison 5 mg, yaitu kortikosteroid (glukokortikoid) dengan efek antiinflamasi dan imunosupresan. Obat ini digunakan untuk mengatasi peradangan dan kondisi alergi/autoimun seperti radang tenggorokan berat, artritis reumatoid, asma bronkial, serta lupus (SLE). Eltazon diproduksi oleh PT Ifars Pharmaceutical Laboratories dan hanya boleh dipakai dengan resep dokter.

Apakah Eltazon bisa dibeli bebas tanpa resep?

Tidak. Eltazon tergolong obat keras sehingga pembeliannya wajib dengan resep dokter. Jangan menggunakan atau menghentikannya sendiri tanpa arahan tenaga medis. Anda juga dapat memverifikasi status registrasi produk di cekbpom.pom.go.id.

Bolehkah Eltazon dihentikan secara tiba-tiba?

Sebaiknya tidak. Kortikosteroid seperti prednison biasanya perlu dihentikan secara bertahap (tapering) sesuai petunjuk dokter, terutama setelah pemakaian beberapa waktu, untuk menghindari gejala putus obat. Ikuti selalu petunjuk pada kemasan atau resep dokter.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. KlikDokter - Eltazon (prednison 5 mg, Ifars, obat keras)
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi Registrasi Obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.