Lewati ke konten
PPI / LambungBebas (tanpa resep)

Dexanta

**Dexanta** adalah obat **antasida** kombinasi (**aluminium hidroksida** + **magnesium hidroksida**) yang diperkuat dengan **simetikon** untuk meredakan gejala akibat **asam lambung berlebih**, seperti **mual**, **nyeri ulu hati**, **kembung**, dan rasa penuh pada perut. Aluminium/magnesium hidroksida bekerja **menetralkan asam lambung**, sedangkan simetikon membantu **memecah gelembung gas** di saluran cerna. Dexanta merupakan **obat bebas** yang tersedia dalam bentuk **tablet kunyah** dan **suspensi**.

Nama generik
Aluminium hidroksida + Magnesium hidroksida + Simetikon (Simethicone)
Nama dagang
Dexanta
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 1 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Meredakan gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung (mual, nyeri ulu hati, rasa panas, dan rasa penuh pada lambung)
  • Gastritis (radang dinding lambung)
  • Tukak lambung dan tukak usus dua belas jari (duodenum)
  • Perut kembung karena gas berlebih di saluran cerna (efek simetikon yang memecah gelembung gas)

Dosis

Dewasa
Ikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan atau sesuai anjuran dokter/apoteker. Untuk tablet kunyah, kunyah tablet hingga halus sebelum ditelan; untuk suspensi, kocok dahulu dan gunakan sendok takar. Antasida umumnya diminum saat gejala muncul, yaitu di antara waktu makan dan menjelang tidur. Jangan melebihi dosis yang dianjurkan.
Anak
Penggunaan pada anak sebaiknya sesuai petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter. Jangan memberikan tanpa konsultasi terlebih dahulu.
Lansia
Dapat digunakan sesuai aturan pakai, namun perlu kehati-hatian pada lansia dengan gangguan fungsi ginjal. Konsultasikan dengan dokter bila ragu.

Efek Samping

  • Konstipasi (sembelit), terutama dari kandungan aluminium hidroksida
  • Diare atau feses lebih lunak, terutama dari kandungan magnesium hidroksida
  • Mual atau rasa tidak nyaman pada perut
  • Perubahan warna feses
  • Pada penggunaan dosis tinggi atau jangka panjang, terutama pada penderita gangguan ginjal, dapat terjadi penumpukan aluminium/magnesium dan gangguan keseimbangan elektrolit

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hipersensitivitas (alergi) terhadap aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, simetikon, atau komponen lain dalam produk
  • Gangguan ginjal berat, karena berisiko terjadi penumpukan aluminium dan magnesium

Interaksi dengan Obat Lain

  • Antasida dapat menurunkan penyerapan obat lain seperti antibiotik golongan tetrasiklin dan kuinolon, zat besi, serta digoksin — beri jarak minum sekitar 1–2 jam dari obat lain
  • Dapat memengaruhi kadar atau efektivitas beberapa obat yang absorpsinya dipengaruhi keasaman lambung; tanyakan kepada apoteker bila sedang mengonsumsi obat rutin lain

Peringatan Penting

  • Segera konsultasikan ke dokter bila gejala tidak membaik atau menetap lebih dari 2 minggu
  • Gunakan dengan hati-hati pada penderita gangguan ginjal dan pada mereka yang menjalani diet rendah garam/fosfat
  • Beri jarak waktu minum dengan obat lain agar penyerapannya tidak terganggu
  • Meski termasuk obat bebas dan bisa dibeli tanpa resep, tetap ikuti aturan pakai pada kemasan dan jangan gunakan berlebihan
  • Pastikan produk memiliki izin edar BPOM yang sah dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Dexanta obat apa?

Dexanta adalah obat antasida kombinasi yang mengandung aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, dan simetikon. Obat ini digunakan untuk meredakan gejala akibat asam lambung berlebih, seperti mual, nyeri ulu hati, kembung, serta gejala pada gastritis dan tukak lambung/usus dua belas jari. Aluminium/magnesium hidroksida menetralkan asam lambung, sedangkan simetikon membantu memecah gelembung gas di saluran cerna.

Apakah Dexanta bisa dibeli tanpa resep dokter?

Ya, Dexanta umumnya tergolong obat bebas (OTC) yang dapat dibeli tanpa resep di apotek. Meski begitu, gunakan sesuai aturan pakai pada kemasan dan konsultasikan ke dokter atau apoteker bila gejala tidak membaik dalam 2 minggu atau bila Anda memiliki kondisi khusus seperti gangguan ginjal. Pastikan pula produk memiliki izin edar yang sah dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id.

Bagaimana cara minum Dexanta yang benar?

Ikuti petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker. Untuk tablet kunyah, kunyah tablet hingga halus sebelum ditelan; untuk bentuk suspensi, kocok dahulu dan gunakan sendok takar. Antasida umumnya diminum saat gejala muncul, yaitu di antara waktu makan dan menjelang tidur. Beri jarak sekitar 1–2 jam dengan obat lain agar penyerapannya tidak terganggu, dan jangan melebihi dosis yang dianjurkan.

Referensi Medis

  1. 1. Alodokter - Dexanta (manfaat, dosis, dan efek samping)
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi izin edar obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.