Lewati ke konten
Obat BatukResep dokter

Longatin

**Longatin** adalah **obat batuk** yang mengandung **Noscapine (Noskapin)**, yaitu **antitusif** (penekan refleks batuk) untuk meredakan **batuk kering tidak berdahak** akibat flu, pilek, bronkitis, laringitis, atau trakeitis. Noscapine merupakan alkaloid opium yang bersifat **non-narkotik**, sehingga tidak menimbulkan efek analgesik maupun ketergantungan. Longatin varian 50 mg tergolong **obat keras** yang memerlukan resep dokter.

Nama generik
Noscapine (Noskapin)
Nama dagang
Longatin
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 11 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Meredakan batuk kering (tidak berdahak/non-produktif)
  • Batuk yang disebabkan bronkitis akut maupun kronis
  • Batuk akibat laringitis dan trakeitis (radang laring dan trakea)
  • Batuk yang menyertai flu dan pilek

Dosis

Dewasa
Longatin tersedia dalam kapsul kekuatan 25 mg dan 50 mg. Ikuti dosis yang tertera pada kemasan atau resep dokter; jangan menambah dosis atau memperpanjang pemakaian tanpa anjuran tenaga medis.
Anak
Penggunaan pada anak harus atas petunjuk dokter. Jangan memberikan obat ini kepada anak tanpa konsultasi medis terlebih dahulu.
Lansia
Gunakan sesuai anjuran dokter. Pasien lanjut usia sebaiknya dipantau terhadap efek mengantuk dan pusing.

Efek Samping

  • Mengantuk atau rasa kantuk ringan
  • Sakit kepala atau pusing
  • Mual atau gangguan pencernaan ringan
  • Reaksi alergi seperti ruam kulit atau gatal (jarang)
  • Hidung tersumbat atau rhinitis ringan

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Hipersensitif atau alergi terhadap Noscapine
  • Batuk berdahak (produktif), karena obat ini menekan refleks batuk yang justru dibutuhkan untuk mengeluarkan dahak

Interaksi dengan Obat Lain

  • Warfarin dan antikoagulan lain: Noscapine dapat meningkatkan efek pengencer darah sehingga menambah risiko perdarahan
  • Obat penekan sistem saraf pusat seperti sedatif, obat tidur, atau alkohol: dapat menambah efek mengantuk

Peringatan Penting

  • Hindari penggunaan pada ibu hamil, terutama trimester pertama, kecuali atas anjuran dokter
  • Konsultasikan kepada dokter bila digunakan saat menyusui
  • Segera hubungi dokter bila batuk berlanjut lebih dari 7 hari, atau disertai demam tinggi, ruam, maupun sakit kepala yang menetap
  • Jangan gunakan untuk batuk berdahak; obat ini hanya ditujukan untuk batuk kering
  • Longatin varian 50 mg adalah obat keras yang hanya boleh dibeli dengan resep dokter
  • Pastikan produk memiliki nomor izin edar BPOM yang dapat dicek di cekbpom.pom.go.id

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Longatin obat apa?

Longatin adalah obat batuk yang mengandung zat aktif Noscapine (Noskapin), yaitu antitusif atau penekan refleks batuk. Longatin digunakan untuk meredakan batuk kering tidak berdahak yang menyertai flu, pilek, bronkitis, laringitis, atau trakeitis. Meskipun Noscapine tergolong alkaloid opium, obat ini bersifat non-narkotik dan tidak menimbulkan efek analgesik maupun ketergantungan.

Apakah Longatin harus dengan resep dokter?

Longatin beredar dalam dua kekuatan. Varian 50 mg tergolong obat keras sehingga wajib dengan resep dokter, sedangkan varian 25 mg umumnya diklasifikasikan sebagai obat bebas terbatas. Untuk memastikan status golongan serta keaslian produk, cek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id dan tebus sesuai ketentuan yang berlaku.

Apakah Longatin bisa untuk batuk berdahak?

Tidak. Longatin ditujukan untuk batuk kering (tidak berdahak). Karena Noscapine bekerja dengan menekan refleks batuk, penggunaannya pada batuk berdahak justru dapat menghambat pengeluaran dahak. Bila batuk Anda disertai dahak, konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk mendapatkan jenis obat yang lebih sesuai.

Referensi Medis

  1. 1. Alodokter - Longatin (Noscapine, antitusif)
  2. 2. Cek BPOM - Badan Pengawas Obat dan Makanan RI
  3. 3. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.