Rantin
Rantin adalah obat untuk mengatasi **asam lambung berlebih** yang mengandung **ranitidin hidroklorida** 150 mg, sebuah **antagonis reseptor H2**. Rantin bekerja menurunkan produksi asam lambung sehingga dipakai untuk **tukak lambung**, tukak duodenum, dan refluks (**GERD**). Rantin termasuk **obat keras** (golongan K) yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.
- Nama generik
- Ranitidin hidroklorida (ranitidine HCl)
- Nama dagang
- Rantin
Indikasi (Untuk apa)
- Tukak lambung (ulkus gaster) jinak dan tukak duodenum
- Refluks esofagitis / GERD (asam lambung naik ke kerongkongan)
- Dispepsia kronis dengan keluhan nyeri ulu hati akibat asam lambung berlebih
- Sindrom Zollinger-Ellison (kondisi produksi asam lambung sangat berlebih)
- Pencegahan tukak akibat stres dan perdarahan saluran cerna bagian atas
- Mengurangi produksi asam lambung pada kondisi yang membutuhkan penurunan asam
Dosis
Efek Samping
- Sakit kepala
- Pusing
- Sembelit (konstipasi) atau diare
- Mual
- Ruam pada kulit
- Jarang: gangguan irama jantung, peningkatan enzim hati, atau reaksi alergi berat
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Hipersensitif (alergi) terhadap ranitidin atau salah satu komponen obat
- Memiliki riwayat porfiria akut
Interaksi dengan Obat Lain
- Dapat menurunkan penyerapan obat yang membutuhkan suasana asam lambung, seperti ketokonazol dan itrakonazol
- Dapat memengaruhi kadar obat lain seperti warfarin, teofilin, dan midazolam
- Beri tahu dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang Anda konsumsi
Peringatan Penting
- Rantin adalah obat keras (golongan K) yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter
- Kemungkinan kanker lambung perlu disingkirkan lebih dulu, karena ranitidin dapat menyamarkan gejalanya
- Produk ranitidin (termasuk Rantin) pernah ditarik BPOM pada 2019-2020 karena dugaan cemaran NDMA; sebagian produk kemudian dinyatakan aman dan diizinkan beredar kembali setelah kajian ulang. Pastikan status izin edar dan nomor BPOM terkini melalui cekbpom.pom.go.id
- Konsultasikan ke dokter bila gejala tidak membaik, atau bila Anda memiliki gangguan ginjal maupun hati
- Ibu hamil dan menyusui sebaiknya menggunakan obat ini hanya atas anjuran dokter
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Rantin obat apa?
Rantin adalah obat untuk mengatasi asam lambung berlebih. Kandungannya adalah ranitidin hidroklorida 150 mg, yaitu antagonis reseptor H2 yang menurunkan produksi asam lambung. Rantin dipakai untuk tukak lambung, tukak duodenum, dan refluks (GERD), serta termasuk obat keras yang perlu resep dokter.
Apakah Rantin sama dengan obat maag PPI seperti omeprazole?
Tidak persis sama. Rantin (ranitidin) adalah antagonis reseptor H2, sedangkan omeprazole adalah penghambat pompa proton (PPI). Keduanya sama-sama menurunkan asam lambung tetapi melalui mekanisme yang berbeda, sehingga pemilihan obat sebaiknya atas anjuran dokter.
Apakah Rantin aman dan masih beredar?
Produk ranitidin termasuk Rantin sempat ditarik BPOM pada 2019-2020 karena dugaan cemaran NDMA. Sebagian produk kemudian dinyatakan aman dan diizinkan beredar kembali setelah kajian ulang. Untuk memastikan, cek status izin edar dan nomor BPOM terbaru di cekbpom.pom.go.id dan gunakan hanya dengan resep dokter.
Obat Terkait (PPI / Lambung)
Lihat daftar lengkap di indeks obat.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.