Taxilan
**Taxilan** adalah obat keras produksi Pharos Indonesia yang mengandung **Sukralfat 500 mg/5 mL** dalam bentuk suspensi oral. Obat ini termasuk golongan **pelindung mukosa lambung** (sitoprotektif, bukan PPI) yang bekerja membentuk lapisan pelindung di atas luka atau tukak untuk mengobati **tukak lambung**, tukak usus dua belas jari, dan **gastritis kronis**, sekaligus melindungi jaringan dari paparan asam lambung.
- Nama generik
- Sukralfat
- Nama dagang
- Taxilan
Indikasi (Untuk apa)
- Pengobatan tukak lambung (ulkus peptikum) aktif
- Pengobatan tukak usus dua belas jari (ulkus duodenum)
- Terapi gastritis kronis
- Pencegahan perdarahan saluran cerna akibat stress ulcer pada pasien tertentu
- Membantu penyembuhan sekaligus melindungi mukosa lambung dari asam lambung, pepsin, dan garam empedu
Dosis
Efek Samping
- Konstipasi (sembelit) — efek samping yang paling sering terjadi
- Mulut kering
- Mual atau gangguan pencernaan (dispepsia)
- Diare, kembung, atau rasa tidak nyaman pada perut
- Pusing atau sakit kepala
- Ruam kulit atau gatal (jarang)
Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)
- Riwayat hipersensitivitas (alergi) terhadap sukralfat atau komponen obat
- Gagal ginjal kronis atau gangguan ginjal berat, karena risiko akumulasi aluminium yang dapat menyebabkan toksisitas dan nefropati
Interaksi dengan Obat Lain
- Menurunkan penyerapan berbagai obat bila diminum bersamaan, misalnya antibiotik golongan kuinolon (ciprofloxacin, levofloxacin), tetrasiklin, digoksin, fenitoin, ketokonazol, levotiroksin, dan warfarin — beri jarak minimal 2 jam
- Antasida sebaiknya tidak diminum dalam rentang 30 menit sebelum atau sesudah Taxilan karena dapat mengurangi efektivitasnya
- Sukralfat membutuhkan suasana asam lambung untuk aktif, sehingga obat penekan asam dapat menurunkan kerjanya
Peringatan Penting
- Termasuk obat keras, hanya boleh digunakan dengan resep dokter dan tidak boleh dipakai untuk pengobatan sendiri tanpa pengawasan tenaga medis
- Gunakan hati-hati pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal karena risiko penumpukan aluminium
- Hati-hati pada penderita diabetes, karena suspensi dapat memengaruhi kontrol gula darah pada sebagian pasien
- Pada pasien kritis atau yang menggunakan selang makan (NGT) terdapat risiko pembentukan bezoar
- Paling efektif diminum saat perut kosong; kocok suspensi terlebih dahulu sebelum digunakan
- Segera hubungi dokter atau ke IGD bila muncul tanda bahaya seperti tinja berwarna hitam (melena), muntah darah atau muntah menyerupai ampas kopi, nyeri ulu hati hebat, sulit menelan, atau penurunan berat badan drastis — gejala ini dapat menandakan komplikasi tukak yang serius dan bukan sekadar sakit maag biasa
- Selalu periksa nomor izin edar BPOM di cekbpom.pom.go.id sebelum membeli, dan konsultasikan penggunaannya dengan dokter atau apoteker
Kategori Ibu Hamil (FDA)
Pertanyaan Umum
Taxilan obat apa?
Taxilan adalah obat keras berisi Sukralfat 500 mg/5 mL dari Pharos Indonesia. Obat ini bekerja sebagai pelindung mukosa lambung yang membentuk lapisan pelindung di atas luka atau tukak, sehingga digunakan untuk mengobati tukak lambung, tukak usus dua belas jari, dan gastritis kronis.
Apakah Taxilan sama dengan obat maag PPI seperti omeprazole?
Tidak. Meski sama-sama untuk masalah lambung, Sukralfat pada Taxilan bukan PPI. Sukralfat tidak menurunkan produksi asam lambung, melainkan melapisi dan melindungi permukaan tukak. Karena itu Taxilan paling efektif diminum saat perut kosong, sekitar 1 jam sebelum makan.
Bagaimana cara aman membeli dan menggunakan Taxilan?
Taxilan termasuk obat keras sehingga hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Sebelum membeli, pastikan produk memiliki nomor izin edar resmi dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id, lalu ikuti dosis serta durasi pemakaian yang ditentukan dokter atau apoteker.
Referensi Medis
Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.