Lewati ke konten
KortikosteroidResep dokter

Scandexon

**Scandexon** adalah obat **kortikosteroid** (golongan glukokortikoid) dengan kandungan zat aktif **deksametason** yang dibuat oleh PT Tempo Scan Pacific. Obat ini bekerja sebagai **antiinflamasi** dan **imunosupresan**, sehingga digunakan untuk mengatasi **peradangan**, **reaksi alergi**, dan gangguan sistem imun seperti artritis reumatoid, asma bronkial, dermatitis alergika, serta sindrom nefrotik. Scandexon termasuk **obat keras** yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Nama generik
Dexamethasone (deksametason)
Nama dagang
Scandexon
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 11 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Meredakan peradangan pada artritis reumatoid dan penyakit rematik lainnya
  • Mengatasi reaksi alergi berat, termasuk dermatitis alergika
  • Membantu penanganan asma bronkial dan gangguan pernapasan yang berkaitan dengan alergi
  • Terapi sindrom nefrotik
  • Gangguan imunologi dan kondisi peradangan yang tidak berespons terhadap terapi lain, sesuai penilaian dokter

Dosis

Dewasa
Dosis ditentukan oleh dokter sesuai jenis dan tingkat keparahan penyakit. Ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter; umumnya diminum sesudah makan untuk mengurangi gangguan lambung. Jangan menambah, mengurangi, atau menghentikan dosis tanpa anjuran dokter.
Anak
Penggunaan pada anak harus atas resep dan pengawasan dokter. Dosis disesuaikan dengan berat badan dan kondisi anak, dan tidak boleh diberikan sembarangan.
Lansia
Gunakan dengan pengawasan dokter. Lansia lebih rentan terhadap efek samping seperti osteoporosis, hipertensi, dan peningkatan gula darah, sehingga dosis serta durasi perlu diperhatikan.

Efek Samping

  • Peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan
  • Retensi cairan sehingga muncul pembengkakan (edema)
  • Peningkatan kadar gula darah
  • Gangguan lambung, mual, atau meningkatnya risiko tukak lambung
  • Sulit tidur, gelisah, atau perubahan suasana hati
  • Penipisan tulang (osteoporosis) dan kulit mudah memar pada penggunaan jangka panjang
  • Peningkatan risiko infeksi karena penekanan sistem imun

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi terhadap deksametason atau komponen lain dalam obat
  • Infeksi jamur sistemik yang tidak terkontrol
  • Pemberian vaksin hidup selama menjalani terapi dengan dosis imunosupresif

Interaksi dengan Obat Lain

  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen, meningkatkan risiko perdarahan dan tukak lambung
  • Obat antidiabetes, karena deksametason dapat menaikkan gula darah dan menurunkan efektivitasnya
  • Diuretik, karena dapat menambah risiko kadar kalium rendah
  • Vaksin hidup, karena respons imun dapat menurun
  • Rifampisin, fenitoin, atau fenobarbital yang dapat menurunkan efek deksametason
  • Antikoagulan seperti warfarin, sehingga efek pengenceran darah perlu dipantau

Peringatan Penting

  • Scandexon termasuk obat keras dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter
  • Jangan menghentikan obat secara mendadak setelah pemakaian lama; dosis harus diturunkan bertahap sesuai arahan dokter
  • Gunakan dengan hati-hati pada penderita diabetes, hipertensi, tukak lambung, osteoporosis, infeksi aktif, atau gangguan kejiwaan
  • Kortikosteroid dapat menutupi gejala infeksi sehingga infeksi menjadi sulit terdeteksi
  • Ibu hamil dan menyusui hanya boleh menggunakan atas pertimbangan dan pengawasan dokter
  • Selalu periksa keaslian nomor izin edar BPOM di cekbpom.pom.go.id sebelum menggunakan obat

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Scandexon obat apa?

Scandexon adalah obat kortikosteroid dengan kandungan deksametason yang diproduksi oleh PT Tempo Scan Pacific. Obat ini berfungsi sebagai antiinflamasi dan imunosupresan untuk mengatasi peradangan, reaksi alergi, serta gangguan sistem imun seperti artritis reumatoid, asma bronkial, dermatitis alergika, dan sindrom nefrotik. Scandexon termasuk obat keras yang wajib menggunakan resep dokter.

Apakah Scandexon harus dengan resep dokter?

Ya. Scandexon tergolong obat keras sehingga hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter. Jangan menggunakannya untuk mengobati diri sendiri. Untuk memastikan produk asli dan terdaftar, periksa nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.

Apakah Scandexon boleh dihentikan secara mendadak?

Tidak dianjurkan. Setelah pemakaian dalam jangka waktu tertentu, penghentian deksametason yang mendadak dapat menimbulkan reaksi tubuh yang berbahaya. Dosis biasanya perlu diturunkan bertahap sesuai petunjuk dokter. Ikuti selalu petunjuk pada kemasan atau resep dokter dan konsultasikan bila muncul efek samping.

Referensi Medis

  1. 1. KlikDokter - Scandexon (Dexamethasone 0,5 mg, Golongan Obat Keras, PT Tempo Scan Pacific)
  2. 2. Cek BPOM - Verifikasi Nomor Izin Edar Obat
  3. 3. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional (Deksametason)

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.