Lewati ke konten
PPI / LambungBebas (tanpa resep)

Waisan

Waisan adalah obat **antasida kombinasi** berbentuk granul sachet yang berisi **hydrotalcite 200 mg**, **magnesium hidroksida (Mg(OH)2) 150 mg**, dan **simetikon 50 mg** per sachet 1 gram. Obat ini dipakai untuk meredakan gejala **kelebihan asam lambung** seperti nyeri atau perih di ulu hati, mual, rasa panas di dada (**heartburn**), perut kembung, dan rasa penuh yang menyertai **gastritis**, **tukak lambung**, serta **tukak usus dua belas jari**. Hydrotalcite dan magnesium hidroksida bekerja lokal menetralkan serta mengikat asam yang sudah ada di lambung, sedangkan simetikon memecah gelembung gas penyebab kembung. Waisan diproduksi oleh PT Bintang Toedjoe dan termasuk **obat bebas** (penandaan lingkaran hijau pada kemasan) sehingga bisa dibeli tanpa resep. Sebelum membeli, pastikan nomor izin edar pada kemasan benar-benar terdaftar lewat cekbpom.pom.go.id.

Nama generik
Hydrotalcite 200 mg + Magnesium hidroksida (Mg(OH)2) 150 mg + Simetikon (simethicone) 50 mg per sachet granul 1 gram
Nama dagang
Waisan
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 9 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Meredakan gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung, termasuk nyeri atau perih di ulu hati dan rasa panas di dada (heartburn)
  • Membantu mengurangi keluhan pada gastritis (radang dinding lambung)
  • Membantu meredakan gejala tukak lambung (gastric ulcer) dan tukak usus dua belas jari (duodenal ulcer) sebagai terapi simtomatik
  • Mengatasi rasa kembung, perut terasa penuh, dan banyak gas berkat kandungan simetikon yang memecah gelembung gas di saluran cerna
  • Meredakan mual yang menyertai naiknya asam lambung

Dosis

Dewasa
Dewasa dan anak di atas 12 tahun: umumnya 3-4 kali sehari 1-2 sachet granul 1 gram. Sumber lain menyebut cukup 1 sachet setiap kali minum, sehingga takaran yang tertera pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker adalah acuan utama. Granul biasanya diminum saat keluhan muncul, di antara waktu makan, dan sebelum tidur. Jangan melebihi dosis maksimal pada label dan jangan dipakai terus-menerus lebih dari 2 minggu tanpa pemeriksaan dokter.
Anak
Anak-anak: umumnya 3-4 kali sehari 1/2-1 sachet, mengikuti petunjuk pada kemasan. Untuk anak usia kecil, anak dengan gangguan ginjal, atau anak dengan keluhan lambung yang berulang, konsultasikan dulu ke dokter sebelum memberikan antasida.
Lansia
Lansia: tidak ada takaran khusus; gunakan dosis efektif terendah sesuai label. Karena aluminium (dari hydrotalcite) dan magnesium dibuang lewat ginjal, lansia dengan penurunan fungsi ginjal sebaiknya memakai Waisan hanya atas pertimbangan dokter dan tidak untuk jangka panjang.

Efek Samping

  • Diare atau tinja lebih lunak, efek khas dari komponen magnesium hidroksida
  • Sembelit (konstipasi), efek khas dari komponen aluminium dalam hydrotalcite; pada kombinasi antasida kedua efek ini sering saling mengimbangi
  • Mual, kram atau rasa tidak nyaman di perut
  • Rasa kapur atau perubahan rasa di mulut setelah minum granul
  • Penggunaan berlebihan jangka panjang dapat mengganggu keseimbangan mineral, misalnya kadar fosfat yang menurun
  • Jarang namun serius pada penderita gangguan ginjal berat: penumpukan magnesium (hipermagnesemia) dengan gejala lemas, mengantuk, dan denyut jantung melambat, atau penumpukan aluminium
  • Reaksi alergi seperti gatal, ruam, atau bengkak pada wajah dan bibir (segera hentikan dan cari pertolongan medis)

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat hipersensitif atau alergi terhadap hydrotalcite, magnesium hidroksida, simetikon, atau komponen lain dalam sediaan
  • Gangguan ginjal berat atau gagal ginjal, karena magnesium dan aluminium dapat menumpuk di dalam tubuh
  • Kadar fosfat darah rendah (hipofosfatemia), karena antasida yang mengandung aluminium dapat mengikat fosfat di saluran cerna
  • Nyeri perut hebat yang belum diketahui penyebabnya, dugaan sumbatan usus, atau curiga usus buntu; keluhan seperti ini perlu diperiksa dokter lebih dulu

Interaksi dengan Obat Lain

  • Antasida dapat menurunkan penyerapan banyak obat lain. Beri jarak minimal 1-2 jam antara Waisan dan obat lain, atau ikuti saran apoteker
  • Antibiotik golongan tetrasiklin dan kuinolon (misalnya siprofloksasin, levofloksasin): penyerapannya berkurang jika diminum bersamaan sehingga efek antibiotik bisa melemah
  • Suplemen zat besi, obat tiroid levotiroksin, dan digoksin: kadarnya dalam darah dapat menurun bila diminum berdekatan dengan antasida
  • Antijamur golongan azol seperti ketokonazol dan itrakonazol butuh suasana asam untuk diserap, sehingga efeknya berkurang jika lambung dinetralkan
  • Obat bersalut enterik atau lepas lambat dapat pecah lebih awal karena keasaman lambung berkurang (pH naik) setelah minum antasida; tanyakan ke apoteker sebelum menggabungkannya
  • Beri tahu dokter atau apoteker semua obat resep, obat bebas, herbal, dan suplemen yang sedang dipakai sebelum menambahkan Waisan

Peringatan Penting

  • Waisan adalah antasida kerja lokal yang menetralkan asam yang sudah ada di lambung, bukan obat yang menekan produksi asam. Karena itu efeknya cepat tetapi bersifat sementara dan tidak menyembuhkan penyebab keluhan
  • Jangan gunakan lebih dari 2 minggu berturut-turut tanpa evaluasi dokter. Keluhan lambung yang menetap perlu dicari penyebabnya, termasuk kemungkinan infeksi Helicobacter pylori atau tukak
  • Segera periksa ke dokter bila muncul tanda bahaya: muntah darah, BAB hitam seperti aspal, nyeri dada, sulit atau nyeri saat menelan, muntah terus-menerus, penurunan berat badan tanpa sebab, atau anemia
  • Beri tahu dokter atau apoteker bila Anda punya riwayat alergi obat, terutama terhadap antasida, hydrotalcite, magnesium hidroksida, atau simetikon, sebelum memakai Waisan
  • Penderita penyakit ginjal, gagal jantung, atau yang sedang menjalani diet rendah garam atau rendah magnesium harus berkonsultasi dengan dokter sebelum memakai produk ini, karena kandungan aluminium dan magnesium dikeluarkan lewat ginjal
  • Ibu hamil dan menyusui sebaiknya bertanya lebih dulu kepada dokter atau apoteker sebelum menggunakan Waisan
  • Pastikan produk memiliki nomor izin edar BPOM yang masih aktif dengan mengeceknya di cekbpom.pom.go.id; jangan membeli obat tanpa izin edar atau dari penjual yang tidak jelas
  • Waisan termasuk obat bebas sehingga boleh dibeli tanpa resep. Berbeda dengan itu, obat keras (lingkaran merah dengan huruf K) hanya boleh diperoleh dan digunakan dengan resep dokter serta tidak boleh dipakai untuk pengobatan sendiri, meskipun keluhannya terasa mirip
  • Simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Belum diklasifikasi

Pertanyaan Umum

Waisan obat apa?

Waisan adalah obat antasida kombinasi berbentuk granul sachet 1 gram yang berisi hydrotalcite 200 mg, magnesium hidroksida (Mg(OH)2) 150 mg, dan simetikon 50 mg. Obat ini dipakai untuk meredakan gejala kelebihan asam lambung pada gastritis, tukak lambung, dan tukak usus dua belas jari, seperti nyeri atau perih di ulu hati, mual, rasa panas di dada, kembung, dan perut terasa penuh. Hydrotalcite dan magnesium hidroksida menetralkan serta mengikat asam lambung, sedangkan simetikon memecah gelembung gas sehingga kembung berkurang. Produsennya adalah PT Bintang Toedjoe.

Apakah Waisan bisa dibeli tanpa resep dokter?

Ya. Waisan termasuk obat bebas dengan penandaan lingkaran hijau pada kemasan, sehingga dapat dibeli di apotek tanpa resep dokter. Meski begitu, tetap baca aturan pakai pada kemasan dan pastikan nomor izin edarnya terdaftar melalui cekbpom.pom.go.id sebelum membeli. Perlu diingat, obat yang berlogo lingkaran merah dengan huruf K (obat keras) berbeda statusnya dan hanya boleh dibeli serta digunakan dengan resep dokter, bukan untuk pengobatan sendiri. Bila keluhan lambung tidak membaik dalam sekitar 2 minggu, berulang terus, atau Anda punya penyakit ginjal, sebaiknya periksa ke dokter alih-alih meneruskan pengobatan sendiri.

Kapan Waisan sebaiknya diminum dan kapan harus berhenti serta ke dokter?

Sebagai antasida, Waisan umumnya diminum saat gejala muncul, di antara waktu makan, dan sebelum tidur, dengan takaran sesuai yang tertera pada kemasan atau anjuran dokter dan apoteker. Beri jarak sekitar 1-2 jam dengan obat lain, terutama antibiotik tetrasiklin atau kuinolon, suplemen zat besi, levotiroksin, digoksin, dan antijamur azol, karena antasida dapat mengurangi penyerapannya. Hentikan pemakaian dan segera ke dokter bila muncul muntah darah, BAB berwarna hitam, nyeri perut hebat, sulit menelan, berat badan turun tanpa sebab, atau bila keluhan tidak membaik setelah sekitar 2 minggu pemakaian. Efek yang mungkin muncul antara lain diare atau sebaliknya sembelit.

Obat Terkait (PPI / Lambung)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Kondisi yang Umumnya Ditangani

Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan PPI / Lambung — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. PT Bintang Toedjoe - Halaman produk resmi Waisan
  2. 2. BPOM RI - Cek Produk Obat Terdaftar
  3. 3. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.