Lewati ke konten
BronkodilatorResep dokter

Teofilin

Teofilin adalah obat **bronkodilator** golongan **metilxantin** yang berisi zat aktif **teofilin anhidrat**. Obat ini dipakai untuk melegakan dan mencegah penyempitan saluran napas (bronkospasme) pada **asma bronkial** dan **Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)**, sehingga gejala mengi, sesak napas, dan batuk akibat saluran napas menyempit dapat mereda. Teofilin termasuk **obat keras** yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter karena rentang dosis amannya sangat sempit.

Nama generik
Teofilin (theophylline anhidrat)
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 9 Agustus 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Penanganan dan pencegahan bronkospasme reversibel (penyempitan saluran napas yang bisa pulih) pada asma bronkial
  • Meredakan gejala pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), termasuk bronkitis kronis dan emfisema
  • Membantu mengurangi keluhan mengi (wheezing), sesak napas, dan batuk yang disebabkan oleh penyempitan otot polos bronkus
  • Penanganan apnea of prematurity (henti napas pada bayi prematur) di fasilitas kesehatan, di bawah pengawasan dokter spesialis
  • Catatan penting: pedoman tata laksana asma terkini tidak lagi menempatkan teofilin sebagai pilihan utama, termasuk untuk serangan (eksaserbasi) asma, karena efek samping dan interaksi obatnya luas. Teofilin kini umumnya hanya dipakai sebagai terapi tambahan atau alternatif bila obat lain tidak memadai, sesuai penilaian dokter

Dosis

Dewasa
Dosis teofilin untuk dewasa wajib ditentukan oleh dokter dan tidak bisa disamakan antarpasien. Teofilin tersedia dalam beberapa bentuk (tablet/kaplet/kapsul lepas cepat, tablet lepas lambat atau SR/retard, dan sirup) dengan kekuatan berbeda-beda, sehingga aturan pakainya berbeda pula. Ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter. Tablet lepas lambat (SR/retard) harus ditelan utuh, tidak boleh digerus, dikunyah, atau dibelah kecuali dokter/apoteker menyatakan boleh. Jangan menambah atau mengurangi dosis sendiri.
Anak
Pemberian teofilin pada anak, termasuk pada bayi prematur dengan apnea, hanya boleh atas resep dan pengawasan dokter. Anak memerlukan perhitungan dosis berdasarkan berat badan dan usia, serta pemantauan ketat karena risiko toksisitas. Jangan memberikan sediaan dewasa kepada anak dan jangan menakar sirup dengan sendok makan biasa — gunakan alat takar yang disertakan sesuai anjuran dokter atau apoteker.
Lansia
Pasien lanjut usia umumnya membersihkan teofilin dari tubuh lebih lambat, sehingga lebih mudah mengalami kadar berlebih dan efek samping. Dokter biasanya memulai dari dosis lebih rendah dan memantau lebih ketat, terutama bila ada gangguan hati, gagal jantung, atau konsumsi obat lain. Selalu ikuti resep dokter dan sampaikan seluruh obat yang sedang dikonsumsi.

Efek Samping

  • Mual, muntah, nyeri ulu hati, dan gangguan lambung
  • Sakit kepala dan pusing
  • Sulit tidur (insomnia), gelisah, atau mudah tersinggung
  • Tangan gemetar (tremor) dan rasa gugup
  • Jantung berdebar (palpitasi) atau denyut jantung cepat
  • Diare
  • Sering buang air kecil
  • Efek serius akibat kadar teofilin berlebih dalam darah: aritmia (gangguan irama jantung), muntah hebat, kebingungan, dan kejang — kondisi ini merupakan kegawatdaruratan; segera cari pertolongan medis

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi atau hipersensitivitas terhadap teofilin maupun turunan metilxantin lain (misalnya aminofilin)
  • Pasien dengan kondisi jantung tertentu, seperti gangguan irama jantung (aritmia) yang tidak terkontrol, tanpa penilaian dan pengawasan dokter
  • Penggunaan bersamaan dengan sediaan metilxantin lain (mis. aminofilin) tanpa arahan dokter, karena berisiko menyebabkan kelebihan dosis
  • Kondisi lain yang menurut dokter membuat teofilin tidak aman, seperti tukak lambung aktif, epilepsi yang tidak terkontrol, atau hipertiroidisme, memerlukan penilaian dokter sebelum obat diberikan

Interaksi dengan Obat Lain

  • Antibiotik siprofloksasin dan golongan kuinolon lain: dapat meningkatkan kadar teofilin dalam darah sehingga risiko keracunan meningkat
  • Eritromisin dan antibiotik makrolida lain: dapat meningkatkan kadar teofilin dalam darah
  • Simetidin (obat lambung): memperlambat pembuangan teofilin sehingga kadarnya naik
  • Merokok (termasuk berhenti merokok mendadak): kebiasaan merokok mempercepat pembuangan teofilin, sedangkan berhenti merokok dapat membuat kadar teofilin naik dan menimbulkan efek samping
  • Obat lain yang memengaruhi kerja hati atau kadar teofilin, termasuk beberapa antiepilepsi, antijamur, dan rifampisin, dapat menaikkan atau menurunkan kadar teofilin
  • Konsumsi kafein berlebihan (kopi, teh kental, minuman energi) dapat memperkuat efek samping seperti jantung berdebar, gelisah, dan sulit tidur
  • Karena daftar interaksi teofilin sangat panjang, selalu beri tahu dokter dan apoteker semua obat, suplemen, dan jamu yang sedang Anda gunakan

Peringatan Penting

  • Teofilin memiliki indeks terapi yang sangat sempit: selisih antara dosis yang bermanfaat dan dosis yang meracuni sangat tipis. Kadar sedikit di atas batas terapeutik sudah dapat memicu aritmia dan kejang. Karena itu teofilin tidak boleh dipakai untuk swamedikasi atau ditebus berdasarkan pengalaman orang lain
  • Dokter mungkin meminta pemeriksaan kadar teofilin dalam darah untuk memastikan dosis tetap aman. Ikuti jadwal kontrol dan pemeriksaan yang dianjurkan
  • Segera hubungi tenaga medis jika muncul tanda kelebihan dosis seperti muntah terus-menerus, jantung berdebar hebat, kebingungan, tremor berat, atau kejang
  • Hentikan penggunaan dan segera cari pertolongan medis bila muncul tanda reaksi alergi, seperti ruam atau gatal yang luas, bengkak pada wajah, bibir, atau lidah, serta sesak napas yang justru memberat setelah minum obat
  • Teofilin bukan obat pereda serangan asma mendadak. Untuk serangan asma akut, gunakan obat pelega kerja cepat sesuai instruksi dokter dan segera cari pertolongan medis bila sesak tidak membaik
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat, gangguan hati, gagal jantung, demam tinggi, infeksi paru, tukak lambung, epilepsi, gangguan tiroid, atau sedang hamil dan menyusui, karena kondisi tersebut memengaruhi keamanan dan dosis teofilin
  • Teofilin juga dijual dalam produk kombinasi (misalnya bersama efedrin) dengan nama dagang berbeda-beda. Komposisi produk kombinasi tidak sama dengan teofilin tunggal — selalu baca komposisi pada kemasan dan tanyakan pada apoteker
  • Teofilin termasuk obat keras sehingga pembeliannya memerlukan resep dokter. Pastikan produk yang Anda gunakan terdaftar resmi dengan mengecek nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id
  • Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau resep dari dokter

Kategori Ibu Hamil (FDA)

Kategori C - hati-hati

Pertanyaan Umum

Teofilin obat apa?

Teofilin adalah obat bronkodilator golongan metilxantin dengan zat aktif teofilin anhidrat. Obat ini bekerja melemaskan otot polos di saluran napas (bronkus) sehingga saluran napas melebar dan udara lebih mudah masuk. Teofilin dipakai untuk menangani dan mencegah bronkospasme pada asma bronkial dan PPOK (termasuk bronkitis kronis dan emfisema), serta meredakan mengi, sesak napas, dan batuk akibat penyempitan saluran napas. Teofilin sendiri adalah nama zat aktif (generik), bukan merek dagang, sehingga diproduksi oleh banyak perusahaan farmasi dengan berbagai nama dagang. Teofilin termasuk obat keras yang harus ditebus dengan resep dokter.

Apakah Teofilin bisa dibeli bebas tanpa resep dokter?

Tidak. Teofilin diperlakukan sebagai obat keras yang memerlukan resep dokter. Alasan utamanya, teofilin memiliki indeks terapi yang sangat sempit — kadar dalam darah yang sedikit terlalu tinggi saja sudah bisa memicu gangguan irama jantung dan kejang — serta memiliki interaksi obat yang sangat banyak. Karena itu dosis dan pemantauannya harus ditentukan dokter. Sebagian produk kombinasi yang mengandung teofilin dapat memiliki penggolongan berbeda pada kemasannya, tetapi cara paling aman adalah menganggap teofilin sebagai obat keras dan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker lebih dulu. Pastikan pula produknya terdaftar resmi dengan mengecek nomor izin edar di cekbpom.pom.go.id.

Apakah Teofilin masih menjadi obat utama untuk asma?

Tidak lagi. Pedoman klinis terkini sudah tidak menempatkan teofilin sebagai pilihan utama untuk asma, termasuk untuk terapi serangan (eksaserbasi) asma. Alasannya adalah profil efek sampingnya yang cukup berat dan interaksi obatnya yang luas, sementara tersedia pilihan lain yang lebih aman dan lebih efektif. Saat ini teofilin umumnya hanya digunakan sebagai terapi tambahan atau alternatif pada kasus tertentu berdasarkan pertimbangan dokter. Jika Anda sedang menggunakan teofilin, jangan menghentikannya sendiri — diskusikan dengan dokter yang merawat apakah ada pilihan terapi yang lebih sesuai untuk kondisi Anda.

Obat Terkait (Bronkodilator)

Lihat daftar lengkap di indeks obat.

Kondisi yang Umumnya Ditangani

Daftar ini menunjukkan kondisi yang umumnya ditangani dengan obat golongan Bronkodilator — bukan anjuran pengobatan. Diagnosis dan pilihan obat harus ditentukan dokter.

Tools kesehatan terkait

Coba kalkulator gratis yang relevan dengan topik ini.

Referensi Medis

  1. 1. PIONAS BPOM — Monografi Teofilin
  2. 2. Cek BPOM — Verifikasi nomor izin edar obat
  3. 3. Alomedika — Indikasi dan Dosis Teofilin

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.