Lewati ke konten
PPI / LambungResep dokter

Cimetidine

**Cimetidine** (Simetidin) adalah obat **penurun asam lambung** golongan **antagonis reseptor H2** yang dipakai untuk mengatasi tukak lambung, tukak usus dua belas jari (ulkus duodenum), **GERD**/refluks asam, esofagitis, serta sakit maag (dispepsia) akibat kelebihan asam lambung. Karena tergolong **obat keras**, Cimetidine hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Nama generik
Cimetidine (Simetidin)
Nama dagang
Cimetidine
Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 15 Juli 2026

Indikasi (Untuk apa)

  • Mengobati tukak lambung (ulkus peptikum) dan tukak usus dua belas jari (ulkus duodenum)
  • Mengatasi GERD (penyakit refluks gastroesofageal) dan esofagitis refluks
  • Meredakan dispepsia atau sakit maag akibat kelebihan asam lambung
  • Menangani kondisi hipersekresi asam patologis seperti Sindrom Zollinger-Ellison

Dosis

Dewasa
Cimetidine tersedia dalam kekuatan tablet 200 mg dan 400 mg serta sediaan injeksi. Dosis untuk setiap pasien ditentukan oleh dokter sesuai kondisi dan tingkat keparahan. Ikuti petunjuk pada kemasan atau resep dokter, dan jangan mengubah dosis sendiri.
Anak
Penggunaan pada anak harus di bawah pengawasan dokter, dengan dosis yang disesuaikan menurut berat badan dan usia. Jangan memberikan tanpa anjuran dokter.
Lansia
Pasien lanjut usia atau yang memiliki gangguan fungsi ginjal mungkin memerlukan penyesuaian dosis. Gunakan sesuai arahan dokter.

Efek Samping

  • Diare, mual, atau gangguan pencernaan ringan
  • Pusing, sakit kepala, atau rasa lelah
  • Ruam kulit
  • Pembesaran jaringan payudara pada pria (ginekomastia), umumnya pada pemakaian dosis tinggi atau jangka panjang
  • Kebingungan atau linglung, terutama pada lansia dan pasien dengan gangguan ginjal

Kontraindikasi (Tidak boleh untuk)

  • Riwayat alergi (hipersensitivitas) terhadap cimetidine atau antagonis reseptor H2 lainnya

Interaksi dengan Obat Lain

  • Cimetidine dapat menghambat enzim hati (sitokrom P450) sehingga meningkatkan kadar obat lain seperti warfarin (pengencer darah), fenitoin, dan teofilin, yang berisiko menimbulkan efek samping
  • Beri tahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang Anda konsumsi untuk mencegah interaksi obat

Peringatan Penting

  • Gejala tukak dan maag bisa menyerupai gejala kanker lambung; kemungkinan keganasan perlu disingkirkan oleh dokter sebelum pengobatan jangka panjang
  • Gunakan dengan hati-hati pada gangguan fungsi ginjal atau hati, lansia, serta ibu hamil dan menyusui — selalu konsultasikan dengan dokter
  • Cimetidine adalah obat keras yang memerlukan resep dokter; pastikan produk memiliki izin edar dengan mengecek nomor registrasi di cekbpom.pom.go.id

Pertanyaan Umum

Cimetidine obat apa?

Cimetidine (nama generik Simetidin) adalah obat penurun asam lambung golongan antagonis reseptor H2. Obat ini digunakan untuk mengobati tukak lambung, tukak usus dua belas jari, GERD/refluks asam, esofagitis, dan sakit maag akibat kelebihan asam lambung. Cimetidine termasuk obat keras sehingga harus dibeli dan digunakan dengan resep dokter.

Apakah Cimetidine sama dengan obat PPI seperti omeprazole?

Tidak sama. Meski keduanya sama-sama menurunkan asam lambung, Cimetidine bekerja sebagai antagonis reseptor H2, sedangkan omeprazole adalah penghambat pompa proton (PPI). Mekanisme kerjanya berbeda, sehingga pemilihan obat sebaiknya ditentukan oleh dokter sesuai kondisi Anda.

Apakah Cimetidine bisa dibeli bebas tanpa resep?

Tidak. Cimetidine berstatus obat keras dan hanya boleh diperoleh serta digunakan dengan resep dokter. Untuk memastikan keaslian dan keamanan produk, periksa nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id sebelum digunakan.

Referensi Medis

  1. 1. PIONAS BPOM — Antagonis Reseptor-H2 (kelas 1.3.1)
  2. 2. Alodokter — Cimetidine
  3. 3. Cek BPOM — verifikasi izin edar obat

Disclaimer medis: Informasi obat ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker. Selalu baca aturan pakai di kemasan dan ikuti anjuran tenaga medis berlisensi. Jangan menghentikan obat resep tanpa konsultasi.