Lewati ke konten
Penyakit Kritis

Difteri

Juga dikenal sebagai: difteri, diphtheria

Infeksi **bakteri** berbahaya yang bisa mematikan, ditandai **selaput abu-abu** di tenggorokan dan dapat **menyumbat jalan napas**. Kegawatan medis.

Disusun Tim Redaksi SehatkuDiperbarui 5 Juni 2026
Pemeriksaan tenggorokan

Ringkasan

Difteri adalah infeksi bakteri Corynebacterium diphtheriae yang berbahaya dan bisa mematikan. Ciri khasnya adalah munculnya selaput (membran) abu-abu tebal di tenggorokan atau amandel yang dapat menyumbat jalan napas. Bakteri ini menghasilkan racun (toksin) yang bisa merusak jantung dan saraf. Penyakit ini sangat menular lewat percikan napas, pernah memicu Kejadian Luar Biasa (KLB) di Indonesia, dan tergolong kegawatan. Jika dicurigai difteri, jangan tunda ke rumah sakit.

Gejala

  • Demam dan nyeri menelan
  • Selaput/membran abu-abu tebal di tenggorokan atau amandel
  • Leher bengkak (bull neck)
  • Badan lemas, suara serak, dan napas berbunyi
  • Sesak napas bila jalan napas tersumbat

Penyebab

  • Bakteri Corynebacterium diphtheriae
  • Bakteri menghasilkan racun (toksin) yang merusak jaringan, jantung, dan saraf
  • Sangat menular lewat percikan napas dan kontak erat

Faktor Risiko

  • Imunisasi DPT tidak lengkap atau belum booster
  • Anak-anak dan kontak erat penderita
  • Tinggal/berkumpul di lingkungan padat dengan cakupan imunisasi rendah

Kapan Harus ke Dokter?

  • Segera ke rumah sakit (DARURAT) bila ada selaput abu-abu di tenggorokan
  • Sesak napas, napas berbunyi, atau leher bengkak (bull neck)
  • Nyeri menelan hebat disertai demam dan lemas
  • Jangan tunda, ini kegawatan yang bisa mematikan

Pengobatan

  • Penanganan DARURAT di rumah sakit, bukan rawat jalan
  • Pemberian antitoksin difteri (ADS) untuk menetralkan racun
  • Antibiotik untuk membunuh bakteri
  • Isolasi pasien untuk mencegah penularan
  • Pemantauan ketat fungsi jantung dan saraf serta dukungan jalan napas bila perlu

Pencegahan

  • Imunisasi DPT (difteri-pertusis-tetanus) lengkap sesuai jadwal, termasuk booster
  • Pemeriksaan dan profilaksis untuk kontak erat penderita
  • Etika batuk, pakai masker, dan cuci tangan untuk menekan penularan

Estimasi Biaya

Penanganan rawat inap, ADS, dan isolasi tergolong mahal; vaksin DPT tersedia gratis lewat program imunisasi pemerintah.

๐Ÿ’ก Strategi finansial untuk biaya pengobatan jangka panjang? Cek panduan dana darurat kesehatan di panduankeuangan.id

Proteksi Kesehatan

Lindungi Keluarga dari Biaya Rumah Sakit yang Tinggi

Asuransi kesehatan Allianz dengan sistem cashless di rumah sakit rekanan Allianz. Konsultasikan kebutuhan keluarga Anda dengan agen tersertifikasi, gratis, tanpa kewajiban beli.

โœ“ Cashless di RS rekananโœ“ Klaim cepatโœ“ Konsultasi gratis
Konsultasi Gratis

Pertanyaan Umum

Apakah difteri berbahaya?

Ya, difteri tergolong kegawatan yang bisa mematikan. Racunnya dapat menyumbat jalan napas serta merusak jantung dan saraf, sehingga butuh penanganan darurat di rumah sakit. Jangan tunda mencari pertolongan.

Bagaimana cara mencegah difteri?

Pencegahan utama adalah imunisasi DPT yang lengkap dan tepat waktu, termasuk booster. Kontak erat penderita juga perlu diperiksa dan mendapat profilaksis sesuai anjuran petugas kesehatan.

Apakah difteri bisa diobati di rumah?

Tidak. Difteri harus ditangani di rumah sakit dengan antitoksin (ADS), antibiotik, dan isolasi. Bila Anda melihat selaput abu-abu di tenggorokan disertai demam dan nyeri menelan, segera ke fasilitas kesehatan.

Referensi Medis

  1. 1. Kemenkes
  2. 2. IDAI
  3. 3. WHO - Diphtheria

Disclaimer medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan tenaga medis berlisensi.